Jumat, 08 Februari 2019 0 komentar

3 Jumadil Akhir 1440 H (8 Februari 2019)

بسم الله الرّحمن الرّحيم


  1. Dalam kitab Tanbihul Ghafilin disebutkan bahwa setiap harinya bumi menyeru kepada penghuninya dengan 5 seruan yaitu:
    1. Wahai penghuni bumi kamu berjalan diatas punggungku dan perutku sebagai tempat kembalimu
    2. Wahai penghuni bumi kamu mengambil semua yang ada pada punggungku sebagai makanan dan dalam perutku kamu akan menjadi makanan dari ulat-ulat.
    3. Wahai penghuni bumi kamu tertawa dan bersuka cita diatas punggungku tetapi dalam perutku kamu akan menangis dan berduka cita
    4. Wahai penghuni bumi kamu bersorak sorai diatas punggungku tetapi dalam perutku kamu akan bersedih dengan kepedihan
    5. Wahai penghuni bumi kamu berbuat dosa dan maksiat diatas punggungku tapi dalam perutku kamu akan merasakan pedihnya siksaan. (13:44 WIB)
  2. Sesungguhnya apa yang diciptakan Allah SWT dilangit dan bumi ini semua sebagai amanat yang harus mentaati apa yang diperintah oleh Allah SWT, begitu juga manusia. (13:45 WIB)
  3. Hakikatnya orang yang bermaksiat diatas bumi ini setiap kakinya menginjak tanah, bumi ini teriak dan berdoa memohon izin kepada Allah SWT untuk menenggelamkan mereka didalam tanah. (13:46 WIB)
  4. Perhatikanlah langkahmu dimuka bumi ini apakah langkahmu itu menuju kebenaran atau keburukan, kelak bumi yang kau pijak akan menjadi saksi akan langkahmu selama masa hidup. (13:48 WIB)
  5. Ketahuilah setiap rejeki yang datang padamu sesungguhnya itu dari Allah SWT bukan dari usahamu. (13:50 WIB)
  6. Sesungguhnya setiap pandangan itu ibarat memiliki 70 busur panah yang mampu mebinasakan, maka jagalah pandanganmu agar dirimu selamat dari busur panah tersebut. (13:53 WIB)
  7. Sesungguhnya kemulian itu didapatkan dengan melalui banyak penderitaan, yaitu menderita dengan selalu menghitung amal ibadahnya, gelisah akan keadaannya kelak di hari akhirat. (13:55 WIB)
  8. Sesungguhnya banyak sekali Allah SWT memberikan peringatan kepada manusia sebagai pelajaran, tetapi manusia tidak mampu melihatnya disebabkan hatinya telah tertutup. (13:57 WIB)
  9. Tanda manusia itu dibukakan pintu penerimaan oleh Allah SWT yaitu semakin bersemangat dia dalam beribadah kepada Allah SWT. (13:57 WIB)
  10. Manusia yang selalu rindu berdzikir kepada Allah SWT hakikatnya Allah SWT menghendaki dirimu untuk selalu menghadap kepadaNya. (13:58 WIB)
  11. Banyaknya manusia itu mengetahui akan tujuannya menuju kepada jalan Allah SWT, tetapi saat hatinya berpaling menginginkan sesuatu selainNya maka tidak akan sampai. (14:00 WIB)
  12. Mengerti tujuan dan jalan tidaklah menjamin manusia itu akan sampai kepada Allah SWT, walaupun dia tahu tujuannya tetapi hati tidak menuju kepadaNya maka berbeloklah dia, lebih celaka lagi mereka yang tidak mengetahui tujuan hidupnya. (14:01 WIB)
  13. Sesungguhnya bumi ini sangat senang dipijak oleh orang yang setiap langkahnya dia bersholawat kepada baginda Nabi Muhammad SAW. (14:03 WIB)
  14. Orang yang beriman itu sangatlah mengerti akan arti kesucian. Tidak hanya suci dalam bentuk badannya saja, tetapi perilakunya juga suci yaitu mampu memisahkan mana yang baik dan buruk, mana yang bersih dan mana yang kotor. (14:06 WIB)
  15. Manusia yang malu kepada Allah SWT dia malu untuk meminta rezeki, melainkan doanya hanyalah meminta ampun kepada Allah SWT. (14:09 WIB)
  16. Jika seseorang dalam hidupnya dalam 3 fase ini maka keberuntungan yang besar akan menjadi miliknya
    1. Pada fase hidup, dimana apabila sepanjang hidup ia selalu mempergunakan untuk taat beribadah kepada Allah SWT, maka keberuntungan hidup menjadi miliknya.
    2. Pada fase kematian, dimana jika suatu sakaratul maut datang menjemput dalam keadaan mempersaksikan bahwasanya tidak ada Tuhan selain Allah SWT, maka keberuntungan maut menjadi miliknya
    3. Pada fase kiamat, dimana pada hari kebangkitan ia dibangkitkan dengan kabar gembira, bahwa ia mendapatkan tempat surga, maka inilah keberuntungan yang sesungguhnya. (14:23 WIB)
  17. Barangsiapa yang membaca maulid dan mengerti akan sejarah yang terkandungnya tetapi tidak menerapkan dalam kehidupannya mustahil dia akan berjumpa dengan Nabi Muhammad SAW. (14:32 WIB)
  18. Janganlah kamu melakukan sesuatu yang tidak bermakna dan tidak ada artinya. (14;36 WIB)
  19. Imam Abdullah bin Alwi Al-Haddad: Janganlah kamu memilih persahabatan sebelum kamu punah dengan mereka yang secara fisik menjadikan kamu kagum. (14:38 WIB)
  20. Bergaullah dengan orang yang selalu mengingatkanmu akan akhirat dan mati, dan jangan duduk dan bergaul dengan orang yang cinta dunia niscaya kau akan tertipu. (14:39 WIB)
  21. Sesungguhnya Allah SWT itu menukarkan nikmatnya dunia ini dengan nikmat ibadah sehingga semua nikmat dunia ini akan menjadi hambar. (14:43 WIB)
  22. Menghilangkan sifat iri hati adalah dengan menggabungkan ilmu dan amal. (14:46 WIB)
  23. Apabila manusia itu menyadari akan kekurangan dirinya niscaya dia tidak akan melihat keburukan orang lain. (14:47 WIB)
  24. Apabila manusia itu tidak merasa memiliki kekurangan didalam dirinya niscaya dia akan melihat kekurangan orang lain. (14:47 WIB)
  25. Sesungguhnya yang disebut barokah tidaklah selalu urusan banyaknya rejeki, tetapi bentuk barokah adalah keselamatan. (14:57 WIB)
  26. Barangsiapa sepi perniagaannya ketahuilah itu bentuk Allah SWT memberikan kamu waktu untuk memperbanyak ibadah. (14:58 WIB)
  27. Hidup itu bukan untuk enak-enak, barangsiapa merasa nyaman dengan hidupnya sesungguhnya dia telah durhaka kepada Allah SWT. (15:00 WIB)
  28. Ditutupnya bantuan manusia kepadamu sesungguhnya agar kamu hanya mengharapkan pertolongan dari Allah SWT. (15:02 WIB)
  29. Salah satu akhlaq Rasulullah SAW adalah menghargai kelebihan orang lain yang tidak dimilikinya. (15:16 WIB)
  30. Janganlah kamu tertipu akan orang yang kafir dan murtad tetapi mati dengan tersenyum, bisa jadi dia telah berbuat baik semasa hidupnya sehingga Allah SWT membalasnya dengan lembut mencabut nyawanya, tetapi ruhnya tetaplah disiksa. (15:22 WIB)
  31. Sesungguhnya doa yang dari kerabatmu itu tidaklah tertolak, sedangkan doa dirimu sendiri masih terhalang karena memiliki banyak kepentingan. (15:31 WIB)
  32. Yang disebut orang dunia adalah orang yang menukar nilai akhirat dengan harga dunia, sedangkan orang akhirat dia tetap menjaga nilai akhiratnya. (15:44 WIB)
  33. Barangsiapa yang benar-benar menjaga kehormatan Al-Qur'an niscaya dia akan menjadi orang yang mulia, sedangkan yang meremehkan mukjizat Al-Qur'an memang dia termasuk orang yang remeh. (15:47 WIB)
  34. Berhati-hatilah terhadap kelalaian hatimu saat membaca kitabullah Al-Qur'an. (15:47 WIB)
  35. Syeikh Abdul Qadir Al-Jailani berkata: Bila seorang Guru sibuk dengan sesuatu yang halal niscaya muridnya akan berurusan dengan sesuatu yang subhat, dan apabila gurunya berurusan dengan subhat niscaya muridnya akan berurusan dengan haram, dan apabila gurunya berurusan dengan yang haram niscaya muridnya dhalim semua. (15:59 WIB)
  36. Apabila kamu hendak menghukum seseorang karena kesalahannya dan dosanya, maka hukumlah terlebih dahulu dirimu sendiri terlebih dahulu. (16:19 WIB)
  37. Seorang imam hendaknya berdoa untuk meminta ampunan kepada Allah SWT atas segala sesuatu yang menjadi tanggung jawabnya. (16:21 WIB)
  38. Barangsiapa yang banyak melakukan kesalahan kemudian menyadarinya hendaklah dia memperbanyak shalawat kepada Nabi Muhammad SAW. (16:25 WIB)
Jumat, 01 Februari 2019 0 komentar

26 Jumadil Awal 1440 H (1 Februari 2019)

بسم الله الرّحمن الرّحيم


  1. Seorang Ulama Hikmah: Ketika banyaknya manusia sibuk dengan 6 perkara maka kau harus sibuk dengan 6 perkara pula
    1. Jika mereka sibuk dengan memperbanyak amal maka sibukkanlah dirimu dengan menyempurnakan serta memperbaiki amal.
    2. Jika mereka sibuk dengan melakukan sunnah-sunnah maka sibukkanlah pula dirimu dengan menyempurnakan atau menyelesaikan yang wajib (fardhu.)
    3. Jika mereka sibuk dengan pembangunan / perbaikan lahiriyah, maka sibukkanlah dirimu dengan memperbaiki batin.
    4. Jika mereka sibuk mengorek kesalahan orang maka sibukkanlah dirimu dengan mengorek diri sendiri.
    5. Jika mereka sibuk membangun kemakmuran dunia, maka sibukkanlah dirimu dengan membangun kemakmuran di akhirat.
    6. Jika mereka sibuk dengan mencari muka atau pujian manusia, maka sibukkanlah dirimu dengan mencari keridhoan Allah SWT. (13:50 WIB)
  2. Setiap orang yang menuju amal hendaknya menguatkan tauhid bukan menguatkan dalil, karena tauhid adalah bentuk memutuskan kebenaran yang sesungguhnya, dan kebenaran itu hakikatnya adalah petunjuk dari Allah SWT. (13:53 WIB)
  3. Bagi orang tauhid apabila dia menggantungkan kepada sesama mahluknya, maka gugurlah segala amal ibadahnya. (13:55 WIB)
  4. Janganlah kamu bingung akan sebutan orang kepadamu, tetapi letakkanlah bagaimana dirimu ini dapat bermanfaat kepada orang lain, maka itulah yang disebut amanah. (13:57 WIB)
  5. Apabila manusia itu berani meninggalkan segala apa yang dimilikinya, hendaknya dia mengetahui bahwa segala hal itu adalah bentuk titipan Allah SWT, maka gunakanlah sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan. (13:58 WIB)
  6. Syahadat adalah komitmen atas janji kita kepada Allah SWT atas apa yang telah difardhukan, tetapi kebanyakan manusia melaksanakan sunnahnya tetapi justru meninggalkan fardhunya, dan ketahuilah menuntut ilmu itu hukumnya fardhu 'ain. (14:00 WIB)
  7. Yang disebut orang Alim adalah mereka yang takut kepada Allah SWT. (14:01 WIB)
  8. Kuatkanlah akan tauhid, janganlah mencari dalil, banyak dalil tanpa tauhid tidak ada artinya, karena bentuk tauhid adalah memutuskan segala sesuatu mana yang baik dan mana yang benar. (14:03 WIB)
  9. Apabila manusia itu buntu masalah rezekinya periksalah akan dosa-dosamu, dan apabila kamu banyak hutang mintalah untuk diberikan kemudahan melunasi lebih dahulu dan banyak memohon ampun jangan meminta rezeki untuk dirimu sendiri. (14:08 WIB)
  10. Janganlah kamu sibuk dengan sebutan dan pujian akan dirimu, jadikanlah dirimu mengetahui dan mengakui akan dosa-dosa yang telah ditutup rapat dan disembunyikan
  11. Yahya bin Katsir berkata: Belajarlah niat karena sesungguhnya niat itu lebih berat dibandingkan dengan amal. (14:12 WIB)
  12. Sebagian Ulama berkata: Perdagangan niat adalah perdagangan para ulama. (14:12 WIB)
  13. Guru sejati itu selalu memerintahkan muridnya untuk selalu menguatkan niat, bunuhlah niat yang selain kepada Allah SWT. (14:14 WIB)
  14. Sesungguhnya niat orang mukmin itu lebih baik dari amalnya, sedangkan orang yang munafik amalnya lebih baik dari niatnya. (14:14 WIB)
  15. Tatalah niatmu sebelum beribadah, apakah sudah benar menuju kepada Allah SWT, apakah sudah terbebas dari segala macam penyakit hati. (14:15 WIB)
  16. Apabila manusia itu niatnya menuju kepada Allah SWT, maka segala sesuatunya niscaya pasti akan mudah tidak ada yang sulit. (14:17 WIB)
  17. Cinta kepada ilmu adalah hutang yang dipinjamkan oleh ilmu itu sendiri. (14:19 WIB)
  18. Apabila manusia itu mengaji ilmu pasti dia akan merasa kehausan, dan masih banyak yang belum dipahami. (14:20 WIB)
  19. Apabila manusia itu benar menuju kepada Allah SWT, dan datang keyakinan dalam hatinya maka kematian tidak lagi menjadi sesuatu yang ditakutkan. (14:21 WIB)
  20. Sesungguhnya Allah SWT tidak menjadikan hatinya dua rongga didalamnya. (14:30 WIB)
  21. Ilmu tidak akan memberikan dirinya kepadamu sampai kamu memberikan segala daya dan upayamu untuk mendapatkannya. (14:32 WIB)
  22. Bersyukurlah apabila dirimu diberikan keyakinan didalam hatimu oleh Allah SWT, niscaya tidak ada kesusahan dalam dirimu. (14:35 WIB)
  23. Ali bin Abi Thalib: Termasuk hak seorang Guru atas dirimu adalah, kamu mengucapkan salam kepada orang-orang awam dan mengucapkan salam khusus untuk Gurumu yang berbeda dengan salam yang kamu ucapkan kepada mereka. (14:37 WIB)
  24. Nasehat Rasulullah SAW kepada Sayyidina Ali bin Abi Tahlib: Seharunsya setiap manusia merasa sedih dengan 5 hal
    1. Merasa sedih atas dosa-dosa yang lampau
    2. Apakah kebaikan-kebaikan yang pernah dilakukannya diterima oleh Allah SWT atau tidak
    3. Memikirkan apa yang terjadi dimasa yang akan datang
    4. Membayangkan seandainya dia masuk neraka
    5. Dia tidak mengetahui apakah Allah SWT ridha atau murka kepadanya (14:41 WIB)
  25. Orang yang selalu merasa baik sesungguhnya dia sudah terjerumus dalam kesesatan, karena barangsiapa yang berbuat kebaikan pasti akan tampak dosanya. (14:42 WIB)
  26. Sesungguhnya orang yang berbuat baik tetapi tidak tampak dosa-dosanya, sesungguhnya itu adalah bentuk bertambahnya dosa. (14:43 WIB)
  27. Menambah kebaikan itu sejatinya untuk menutup keburukan, maka semakin kamu mengerjakan kebaikan akan tampak dosa-dosamu, dan itu bentuk Allah SWT sedang menutupi dan menghapus dosamu. (14:44 WIB)
  28. Barangsiapa yang berbuat kebaikan tidak tampak keburukannya tetapi justru merasa baik, maka kamu termasuk orang yang lengah, dan pastilah akan mengurangi kebaikan itu karena kebodohannya. (14:46 WIB)
  29. Gelisahlah dirimu walaupun sudah banyak beramal, karena belum tentu amalmu itu telah sampai dan diterima oleh Allah SWT. (14:46 WIB)
  30. Kebaikan yang dilakukan karena ingin mendapatkan pujian manusia niscaya dia akan mati dalam keadaan su'ul khotimah. (14:49 WIB)
  31. Habib Abdullah bin Alwi Al-Haddad: Ketahuilah bahwa berlemah lembut dalam setiap perkara merupakan perkara yang dianjurkan dan dicintai menurut syariat dan logika, dengan sikap ini akan membawa bermacam kebaikan yang tidak dapat diwujudkan apabila dengan kekasaran, lemah lembut adalah sifat para hamba Allah SWT. (14:58 WIB)
  32. Apabila manusia itu tidak bisa diberikan nasehat sesungguhnya dia termasuk orang yang suka membantah, dan orang kafir itu salah satu tandanya adalah suka membantah. (15:01 WIB)
  33. Fudail bin Iyadh: Ya Allah dengan amal ibadah seperti apa sehingga aku dapat berhak mengamalkannya dan senantiasa aku dekat kepadamu. (15:12 WIB)
  34. Tanda-tanda amal ibadah yang diterima adalah merasa bahagia dalam dirinya, dan tanda-tanda yang tidak diterima adalah merasa berat dan tidak ikhlas karena ingin dipandang manusia. (15:13 WIB)
  35. Apabila Allah SWT telah melepas lidahmu untuk meminta kepadaNya, itulah tanda bahwa Allah SWT akan memberimu. (15:14 WIB)
  36. Dahulukanlah cintamu kepada Allah SWT, niscaya setiap mahluknya akan mencintaimu, dan apabila kamu mendahulukan cinta kepada mahluk niscaya akan membuat Allah dan RasulNya cemburu sehingga mengambil cinta dari dirimu dan tidak ada lagi mahluk yang akan mencintaimu. (15:17 WIB)
  37. Barangsiapa yang mencinati sesuatu niscaya dia akan menyebut terus menerus sampai dibawa mati. (15:18 WIB)
  38. Rasulullah SAW bersabda: Orang yang beribadah secara ikhlas selama 40 hari maka akan tampaklah sumber hikmah didalam hatinya melalui lisan. (15:30 WIB)
  39. Sesungguhnya bentuk dosa itu adalah kegelisahan, ketahuilah gelisah itu adalah hukuman dari Allah SWT. (15:34 WIB)
  40. Sesungguhnya Allah SWT tidak pernah menghukum seorang hamba, tetapi hamba itu sendiri yang mencari hukuman atas kesalahan dirinya sendiri. (15:34 WIB)
  41. Sesungguhnya Allah SWT tidak pernah menutup pintu rejeki, tetapi manusia itu sendiri yang menutup pintu rejekinya dengan menumpuk dosa-dosanya yang disembunyikan atau bahkan tidak disadarinya. (15:35 WIB)
  42. Cintanya Allah SWT kepadamu niscaya akan membuka pintu-pintu rezeki yang tidak disangka-sangka. (15:37 WIB)
  43. Keajaiban seseorang itu bukanlah ukuran selamat, setiap orang yang telah nampak keramatnya belum tentu dia lepas dari hawa nafsu dan mempunyai iman yang sempurna.
  44. Jangan bergaul dengan orang yang bodoh niscaya akan tampak kebodohanmu, tinggalkanlah yang bodoh menuju keselamatan Tuhanmu, karena sahabatmu adalah ukuran dari imanmu. (15:49 WIB)
  45. Pandanglah dengan siapa kamu memiliki teman, maka sejatinya seperti itulah dirimu sesungguhnya. (15:49 WIB)
  46. Janganlah menuntut Tuhan karena terlambat memenuhi keinginanmu, akan tetapi tuntutlah dirimu supaya tidak terlambat memenuhi kewajiban kepada Tuhanmu. (15:50 WIB)
  47. Karunia Allah SWT itu datang sesuai kesiapannya, dan bersinarnya cahaya ilahi sesuai dengan sucinya hati. (15:52 WIB)
  48. Sesungguhnya ikhlas itu adalah cahaya, semakin senang dia beribadah apabila ikhlas, sampai-sampai dia lupa akan hajat-hajatnya. (15:53 WIB)
  49. Mulut itu setiap saat dapat berbicara tetapi hati sungguh sangat sulit melaksanakan, maka mulailah segala sesuatu itu dari hati. (15:53 WIB)
  50. Orang lalai apabila waktu pagi memandang apa yang akan dikerjakan, sedangkan orang berakal dia memandang apa yang akan dilakukan Allah SWT kepada dirinya. (15:57 WIB)
Jumat, 25 Januari 2019 0 komentar

19 Jumadil Awal 1440 H (25 Januari 2019)

بسم الله الرّحمن الرّحيم


  1. Dari Abdullah bin Amr, bahwasanya Rasulullah SAW bersabda: "tidaklah orang yang sakit itu kecuali amalnya dicatat ketika dia sehat". (13:55 WIB)
  2. Sesungguhnya bagi penuntut ilmu sakit itu adalah bentuk pengampunan dari Allah SWT. (13:57 WIB)
  3. Bagi penuntut ilmu yang istiqomah apabila dia sakit dan berhalangan hadir di majelis ilmu, sakitnya mendapat ampunan, dan aliran pahalanya tetap mengalir dihitung layaknya hadir seperti biasa, dan apabila mati dia termasuk golongan yang mati syahid. (13:58 WIB)
  4. Sesungguhnya orang yang mendapatkan ujian itu mendapatkan hadiah yang besar, karena itu bentuk dari Allah SWT akan menaikkan derajat seorang hamba. (14:05 WIB)
  5. Janganlah kamu berkata 'andaikan aku begini dan begitu', tetapi setiap hal yang telah terjadi katakanlah bahwa ini sudah takdir dari Allah SWT. (14:06 WIB)
  6. Riwayat dari Ibnu Abbas r.a dia berkata : "Tidaklah langit dan bumi yang tujuh itu ditelapak tangan Ar-Rahman melainkan bagai sebutir biji sawi yang ada ditangan seorang diantara kamu. (14:13 WIB)
  7. Apabila sholat hendaknya badan menghadap kiblat dan hati menghadap ke Allah SWT, tetapi kebanyakan hati mereka menghadap selain kepada Tuhannya. (14:21 WIB)
  8. Manusia yang beribadah hanya memikirkan dirinya sendiri, sesungguhnya dia tidak menyembah Tuhannya melainkan dia menyembah dirinya sendiri. (14:25 WIB)
  9. Sesungguhnya tidak akan bisa masuk surga lelaki yang kalah dengan istrinya, apalagi dia membiarkan atas kesalahan-kesalahan yang dilakukan istrinya. (14:27 WIB)
  10. Timbulnya tawadhu' disebabkan banyaknya tawajuh, maka orang yang banyak beribadah pastilah dia orang yang rendah hati. (14:41 WIB)
  11. Janganlah kamu mencari pengaruh atau penghormatan dari sesama manusia, karena sesama manusia itu akan pudar bersama masa. (14:42 WIB)
  12. Sesungguhnya apabila terjadi banyak bencana janganlah kalian meninggalkan doa qunut dan doa selamat. (14:48 WIB)
  13. Aku heran melihat manusia membangun rumah, kantor, toko, tetapi sedikit sekali mereka yang membangun imannya, betapa ruginya mereka membangun sesuatu yang akan ditinggalkan. (14:49 WIB)
  14. Kayakanlah hatimu sebelum kamu kaya dunia, sehingga saat kau diberikan kekayaan tidak satupun yang akan masuk kedalam hatimu. (14:52 WIB)
  15. Sesungguhnya orang yang kaya adalah mereka yang selalu merasa cukup dengan pemberian Allah SWT. (14:52 WIB)
  16. Berpikirlah tentang kematian dan janganlah kamu berpikir tentang kehidupan. (14:56 WIB)
  17. Sesungguhnya orang yang suka menunda-nunda pekerjaan adalah orang yang munafik, dan orang munafik itu mereka bukan orang yang menghargai waktu. (14:58 WIB)
  18. Mengharapkan sesuatu nikmat dari orang lain itu sudah termasuk bersekutu dengan setan, maka mintalah nikmat itu dari Allah SWT. (15:01 WIB)
  19. Sesungguhnya orang yang menuntut ilmu itu apabila mendapatkan nikmat dari ibadahnya niscaya dia akan semakin rajin dalam beribadah kepada Tuhannya. (15:05)
  20. Orang yang datang ke majelis seharunsya dia meminta petunjuk, menyiapkan diri dan niatnya, begitu datang harus memiliki komitmen dan tanggung jawab dalam melaksanakannya. (15:07 WIB)
  21. Bagaimana Allah SWT akan mengabulkan dan memberikan sesuatu apabila doamu tidak memiliki kesungguhan didalam meminta kepadanya. (15:07 WIB)
  22. Sayyidina Ali bin Abi Thalib berkata: "sesungguhnya akal itu ada dihati, rahmat dijantung, sifat kasihan di limpah, dan nafsu di usus." (15:18 WIB)
  23. Orang yang terkena musibah itu adalah orang yang ditinggalkan kebaikan, dan ditambahkan keburukannya. (15:20 WIB)
  24. Berbuat baiklah kamu kepada sesama, tidak disebut orang yang bersyukur kepada Allah SWT yang tidak pernah berterima kasih kepada orang lain. (15:21 WIB)
  25. Janganlah kamu tangan kosong apabila berkunjung ke rumah orang yang alim dan ulama, niscaya kamu termasuk orang yang tidak punya akhlaq. (15:36 WIB)
  26. Sesungguhnya yang disebut Waliyullah adalah mereka golongan kaum yang mengetahui akan jaminan dari Allah SWT. (15:44 WIB)
  27. Sesungguhnya yang menimpa kepada manusia bukan dari Allah SWT, tetapi dari perbuatan jahiliyah tangannya sendiri. (15:47 WIB)
  28. Tunaikanlah apa yang diperintahkan oleh Allah SWT dan senangkan hati baginda Nabi Muhammad SAW niscaya hatimu akan dibuat gembira. (15:49 WIB)
  29. Dari Ubay bin Ka'ab bahwasanya Rasulullah SAW bersabda: "Janganlah kamu mencaci angin apabila kamu melihat sesuatu yang tidak menyenangkan maka berdoalah, 'Ya Allah sesungguhnya kami memohon kepadamu dari kebaikan angin ini, kebaikan apa yang terkandung didalamnya, dan kebaikan dari apa yang diperintahkannya, dan kami berlindung dari keburukan angin ini, dan dari perintah apa yang terkandung didalamnya.'" (15:51 WIB)
  30. Takdir yang diputuskan Allah SWT itu sesungguhnya berasal dari perbuatan yang dilakukan oleh manusia, maka apabila ada takdir buruk menimpamu ketahuilah maksiat apa yang telah kamu lakukan. (15:55 WIB)
  31. Raihlah dunia ini dengan ilmu, dan raihlah akhirat dengan ilmu, dan semua itu membutuhkan proses. (15:59 WIB)
  32. Sesungguhnya meraih dunia dan akhirat itu menggunakan ilmu dan diperbolehkan menguasainya, yang tidak boleh adalah kamu meraih tetapi tidak menggunakan syariat yang telah ditentukan. (16:00 WIB)
  33. Sedikitlah berpikir dan perbanyaklah berdzikir untuk menumbuhkan keyakinan didalam hatimu. (16:23 WIB)
  34. Jadilah kamu orang yang sederhana tetapi kamu memiliki keyakinan yang luar biasa kepada Tuhanmu, dan janganlah kamu menunjukkan kelebihanmu tetapi kamu sama sekali tidak memiliki keyakinan. (16:27 WIB)
Jumat, 18 Januari 2019 0 komentar

12 Jumadil Awal 1440 H (18 Januari 2019)

بسم الله الرّحمن الرّحيم

  1. Niatkanlah dirimu dalam menuntut ilmu untuk mendapatkan ilmu yang manfaat jangan kamu menuntut ilmu ingin menjadi orang alim, ingin menjadi ulama. (13:37 WIB)
  2. Apabila manusia itu niat mencari ilmu yang manfaat pastilah dia mencari ridha Allah SWT dan berbekal mati. (13:37 WIB)
  3. Niat yang kuat dalam menuntut ilmu mengharapkan dagangannya laris, mendapatkan jabatan, atau mencari jodoh pastilah akan mendapatkannya apa yang diniatkan. (13:39 WIB)
  4. Barangsiapa menuntut ilmu dengan niat mencari ridha Allah SWT pastilah akan mendapatkan balasan berupa surga kelak. (13:40 WIB)
  5. Sesungguhnya niat itu adalah ruhnya, maka barangsiapa yang beramal tidak memiliki niat maka ibarat jasad yang tidak memiliki ruh. (13:42 WIB)
  6. Apabila kamu bingung menata niat dengan Gurumu, maka niatkanlah segala sesuatunya untuk menyenangkan hati guru. (13:44 WIB)
  7. Sesungguhnya sumber yang bersih itu dapat menghilangkan yang kotor, maka perbuatan yang baik itu dapat menghapus dosa-dosa. (13:51 WIB)
  8. Ketakutan kita untuk tidak bisa makan besok hari, tidak memiliki harta yang cukup untuk hidup itulah bentuk permainan dunia, maka takutlah kamu tidak dipandang oleh Allah SWT. (13:56 WIB)
  9. Apabila manusia sudah dipandang oleh Allah SWT, dimana saja kamu berada tidak akan bisa lepas dari kasih sayang dan penjagaannya. (13:56 WIB)
  10. Sesungguhnya bagi orang yang beriman ketelitian dan akhlaq itu adalah hal yang utama dalam urusan menjaga kesempurnaan ibadahnya. (14:00 WIB)
  11. Kemuliaan itu diletakkan pada ketakwaan, jagalah dirimu dihadapan manusia. (14:07 WIB)
  12. Berhati-hatilah dengan urusan niat, karena apabila sesuatu itu didasarkan niat yang sudah benar pastilah akan benar sampai akhir. (14:25 WIB)
  13. Aku tidak takut dengan neraka karena sesungguhnya itu adalah mahluk Allah SWT, sedangkan aku tidak menginginkan surga karena aku sudah mendapatkan kenikmatan yang melebihi dari surga yaitu perjumpaan dengan Tuhanku. (14:29 WIB)
  14. Janganlah kamu beramal untuk meminta surga, tetapi beramal itu dengan niat untuk dipandang Allah SWT dan Rasul-Nya. (14:29 WIB)
  15. Sesungguhnya orang yang sudah digembirakan oleh Allah SWT niscaya jasadnya sekalipun tidak akan mudah membusuk, karena hatinya juga tidak memiliki kebusukan. (14:31 WIB)
  16. Lukman Al-Hakim berwasiat kepada anaknya: "Wahai anakku memindahkan batu yang besar itu lebih mudah daripada memberi pengertian orang yang tidak mau mengerti." (14:33 WIB)
  17. Sesungguhnya memindahkan gunung itu lebih mudah daripada merubah tabiat seorang. (14:41 WIB)
  18. Barangsiapa yang sibuk dengan urusan dirinya mustahil dia akan mendengar suara tasbih para malaikat dilangit. (14:45 WIB)
  19. Sesungguhnya orang yang sibuk dengan Allah SWT niscaya dia senantiasa meninggalkan segala urusan yang tidak memberikan manfaat. (14:48 WIB)
  20. Apabila manusia meletakkan semua urusan ibadahnya dengan keikhlasan niscaya dia akan mendapatkan kebaikan yang setimpal. (14:49 WIB)
  21. Sesungguhnya rezeki itu tidaklah selalu urusan pekerjaan, melainkan rezeki itu pemberian dari Allah SWT, banyaklah bersujud kepada Allah SWT apabila kamu ingin diberikan rezeki yang banyak. (15:00 WIB)
  22. Janganlah kamu tertipu dengan sebab, karena apabila Allah SWT sudah berkehendak maka tidak akan ada yang mampu menghalanginya. (15:03 WIB)
  23. Barangsiapa yang berbuat baik niatkanlah untuk menghapus dosa-dosamu bukan untuk menambah pahala, karena sejatinya manusia itu penuh dosa. (15:08 WIB)
  24. Orang yang ahli dunia itu apabila mendapatkan dunia maka susah untuk mengeluarkannya, sedangkan bagi orang akhirat mudah sekali untuk mengembalikan dunia kepada dunia. (15:11 WIB)
  25. Sesungguhnya orang yang paling rugi didunia adalah mereka yang tidak sempat memandang wajah Rasulullah dalam masa hidupnya. (15:13 WIB)
  26. Sesungguhnya ibadah itu membutuhkan komitmen dan janganlah kamu meremehkan perihal urusan ibadah kepada Allah SWT, niscaya kehidupanmu akan menjadi mulia dan tidak diremehkan. (15:17 WIB)
  27. Setiap kebaikan itu pasti memiliki penghalang, dan satu kebaikan memiliki seribu penghalang, tetapi apabila niatmu sudah benar maka Allah SWT akan berikan juga seribu pertolongan jalan keluar. (15:18 WIB)
  28. Sesungguhnya orang yang kaya itu belum tentu merasa kaya, begitu juga orang yang miskin belum tentu dia merasa miskin, karena kaya dan miskin itu sesungguhnya urusan hati bukan pandangan manusia. (15:48 WIB)
  29. Apabila manusia dalam kondisi miskin ingin merubah dirinya menjadi kaya maka hendaknya dia menata hatinya terlebih dahulu untuk menjadi kaya sehingga Allah SWT merubah kondisi hidupnya. (15:50 WIB)
  30. Sesungguhnya kunci kekayaan itu sangatlah mudah yaitu jadilah orang yang qona'ah, yaitu mereka yang tidak memikirkan sesuatu yang tidak dimilikinya. (15:51 WIB)
  31. Mohonlah yang banyak kepada Allah SWT, tumpahkanlah segala keinginanmu niscaya kamu akan dicintai Allah SWT, janganlah kamu bakhil dalam berdoa kepada Tuhanmu. (16:16 WIB)
  32. Orang yang selalu merasa takut kepada Allah SWT niscaya rasa takut dihatinya akan lenyap terhadap dunia. (16:29 WIB)
  33. Apabila kamu miskin terhadap harta dunia, maka kayakanlah dirimu dengan kaya doa, kaya ibadah, kaya ilmu. (16:32 WIB)
  34. Janganlah mencari kebahagiaan yang semu, hakikat nikmat dan kebahagiaan adalah dari Allah SWT. (16:38 WIB)
  35. Manusia yang hatinya bersemayam malaikat Mikail niscaya dia akan senantiasa senang membagi rezeki kepada mahluknya. (16:42 WIB)
Jumat, 11 Januari 2019 0 komentar

5 Jumadil Awal 1440 H (11 Januari 2019)

بسم الله الرّحمن الرّحيم

  1. Keserakahan itu terhimpun oleh hawa nafsu dan tipuan iblis sehingga menginginkan akan kesenangan dunia. (14:11 WIB)
  2. Ilmu ini akan di emban oleh setiap kalangan khalaf yang adil, mereka menghapus penyimpangan yang melampaui batas, orang yang rusak, dan orang yang bodoh. (14:15 WIB)
  3. Ulama yang berjalan agama tetapi hatinya selain Allah SWT maka nerakalah tempatnya. (14:17 WIB)
  4. Rasakanlah kehadiran Allah SWT dalam setiap ibadahmu, apabila manusia itu terhalang untuk dapat merasakan kehadiran Tuhannya disebabkan dia terlalu sibuk dengan apa yang selain Allah SWT. (14:26 WIB)
  5. Ingatlah masamu itu didunia ini sangatlah singkat, masa mudamu akan segera habis menjadi tua, maka kau habiskan untuk apa masa mudamu, dan masa tuamu juga akan segera habis menuju kematian, apakah didalam masa tuamu sudah memiliki bekal untuk akhirat. (14:30 WIB)
  6. Orang-orang yang senang melalaikan diri sendiri, rela dengan kedudukan yang hina, kondisi yang renda, itulah orang yang berada pada kedudukan paling rendah yang tidak ada lagi kedudukan dibawahnya dalam hal kebodohan. (14:31 WIB)
  7. Sayyidina Ali bin Abi Thalib: "Janganlah kamu mengikuti orang yang berkoar-koar, dan mereka condong bersama dengan arah angin, mereka tidak diterangi oleh cahaya ilmu dan berlindung pada tiang yang kokoh." (14:32 WIB)
  8. Orang yang tidak memiliki ketetapan didalam hatinya disebabkan dia tidak mengenal Allah SWT. (14:34 WIB)
  9. Sesungguhnya Allah SWT ciptakan sesuatu yang halal didunia ini terlihat sangat nikmat dan yang haram terasa menyulitkan. Padahal nilai dari yang sulit itu sangatlah tinggi di sisi Allah SWT. (14:42 WIB)
  10. Orang yang bijak apabila bangun dari tidur dia memperhatikan terlebih dahulu bagaimana tidurnya, mana mungkin dia mengetahui akan bangunnya tidur apabila tidak mengetahui bagaimana tidurnya. (14:49 WIB)
  11. Hendaknya orang yang mau tidur itu menyelesaikan dulu hak dan kewajibannya terlebih dahulu, dan selalu meninggalkan wasiat sebelum tertidur. (14:50 WIB)
  12. Sesungguhnya amanat itu diberikan oleh guru kepada muridnya tidak melihat kekayaannya tetapi amanat itu diberikan kepada orang yang bertakwa. (14:53 WIB)
  13. Sesungguhnya ulama jahat itu yang menjual ayat Allah akhlaqnya tidak lebih baik dari seorang pelacur, seorang pelacur menjual dirinya sendiri untuk mendapatkan uang, sedangkan seorang ulama jahat dia menjual ayat demi kepentingan dirinya sendiri. (14:57 WIB)
  14. Seburuk-buruk manusia adalah yang meminta kepada manusia, sehingga ulama yang berharap pemberian dari manusia tidaklah lebih bagus dari seorang pelacur. (14:58 WIB)
  15. Janganlah kamu merasa mulia tetapi tanamkanlah rasa berdosa apabila kamu beribadah kepada Tuhanmu. (14:59 WIB)
  16. Sinar hati tidak pernah redup, Allah SWT menerangi alam dengan cahaya mahluknya, dan menerangi hati dengan cahaya sifatnya, maka dari itu cahaya alam akan redup dan terbenam, sedangkan cahaya hati tidak akan redup dan terbenam. (15:08 WIB)
  17. Orang yang menyesal di kuburan itu disebabkan dia tidak memiliki bekal di akhirat. Dan membiarkan dirinya terus berada dalam kebangkrutan. (15:11 WIB)
  18. Aku dapati bahwa manusia yang paling lama susahnya ialah orang-orang pendengki dan yang paling tenang hidupnya adalah orang-orang yang qonaah. (15:19 WIB)
  19. Manusia yang paling rendah kehidupannya adalah manusia yang menolak dunia, dan manusia yang paling besar penyesalannya adalah orang yang berilmu melampaui batas. (15:19 WIB)
  20. Sesungguhnya manusia itu bisa menjadi mulia bukan perkara karena dia berilmu, berharta, dan berkedudukan, tetapi orang yang mulia itu disebabkan ketakwaannya. (15:24 WIB)
  21. Kemuliaan itu tidak didapatkan dengan kekayaan, bisa jadi justru kekayaan itu menjadi kehinaan pada dirimu disebabakn kebodohanmu, dan bisa jadi kemiskinan itu justru menjadikan dirimu mulia di sisi Allah SWT. (15:26 WIB)
  22. Sesungguhnya otak itu bentuk fisik tubuh, tetapi akal itu bentuknya adalah cahaya. (15:39 WIB)
  23. Sesungguhnya semua manusia itu memiliki otak tetapi tidak semua memiliki akal, mereka tidak mengetahui mana yang halal dan haram, maka menuntut ilmu ini untuk menghilangkan kebodohan sehingga menjadi manusia yang setengah akal, sampai menjadi manusia yang akal berbekal mati. (15:41 WIB)
  24. Tidaklah menjadi jaminan seorang yang menjadi ulama, bahkan dia berguru sampai keliling negeri arab adalah orang yang berakal, lihatlah apa yang dikumpulkannya. (15:42 WIB)
  25. Ketika kamu memberikan setan bin jahanam ini kesempatan sedikit saja untuk masuk maka disitulah dia akan segera membangun rumah didalam hatimu. (15:45 WIB)
  26. Sesungguhnya pintu setan itu 69 sedangkan malaikat cuma memiliki 1, bahkan satu-satunya pintu itu oleh manusia tersebut ditutup. (15:46 WIB)
  27. Barangsiapa yang beribadah karena Allah SWT kemudian tangannya lupa meminta kepada Allah SWT niscaya tangannya menjadi tangan Allah SWT. (15:51 WIB)
  28. Sesungguhnya orang yang beribadah itu seperti halnya orang yang sedang menabung, kelak di akhirat akan dipanen semua tabungan yang pernah ditabungnya. Tetapi kebanyakan manusia menjual tabungannya dengan kesenangan dunia. (15:57 WIB)

Kamis, 10 Januari 2019 0 komentar

Syair Tentang Ilmu

بسم الله الرّحمن الرّحيم

Betapa banyaknya manusia tertipu dan merasa senang dengan kehidupan dan betapa banyak manusia yang lalai dan merendahkan ilmu dan agama dan barangsiapa yang mengagungkan dunia pasti akan menghina pada ilmu dan agama dan barangsiapa yang mengagungkan ilmu / ulama' pasti mereka akan merendahkan orang-orang yang cinta dunia.
Minggu, 06 Januari 2019 0 komentar

27 Rabiul Akhir 1440 H (4 Januari 2019)

بسم الله الرّحمن الرّحيم


  1. Dzikir yang bentuknya menggumpal didalam hati hendaknya dikeluarkan dengan mengeraskan bacaan dzikirnya sampai terasa panas dan menghantam hawa nafsunya. (13:45 WIB)
  2. Sebaik-baik manusia itu terkadang masih memiliki sifat binatang ternak, tetapi seburuk-buruk manusia lebih buruk dari binatang buas. (13:47 WIB)
  3. Sesungguhnya ilmu tauhid itu membentuk rasa takut kepada Allah SWT. (13:50 WIB)
  4. Manusia yang awam berdzikir terbatas menyebut Nama Allah SWT tetapi belum mengagungkan. (13:53 WIB)
  5. Sebutlah Nama Allah SWT siang dan malam agar engkau dititipkan Nama tersebut didalam dirimu. (13:55 WIB)
  6. Sesungguhnya manusia yang beribadah kepada Allah SWT tetapi hatinya menginginkan selain Allah SWT tidaklah dia lebih baik dari seekor anjing. (14:04 WIB)
  7. Janganlah kamu mengatakan dirimu baik dan orang lain buruk, bisa jadi dirimu justru yang lebih buruk, dan orang lain yang buruk bisa jadi Allah SWT kasih hidayah sehingga menjadi orang yang baik. (14:12 WIB)
  8. Ilmu itu membutuhkan perjuangan dan usaha yang melelahkan, tidaklah disebut orang yang menuntut ilmu yang hanya makan, tidur, kerja, ibadah tanpa ada penambahan kebaikan didalam hidupnya. (14:15 WIB)
  9. Jadilah dirimu ini selalu merasa miskin dihadapan Allah SWT, dan janganlah kamu duduk dengan orang kaya niscaya hatimu akan mati, duduklah dengan orang yang miskin atau sakit niscaya kamu akan terus bersyukur. (14:20 WIB)
  10. Sesungguhnya orang yang menjadi kaya itu berkat doa orang-orang miskin, maka senanglah memberi orang miskin niscaya akan terus bertambah doa orang miskin itu kepadamu. (14:22 WIB)
  11. Barangsiapa yang mengamalkan segala apa yang diberikan Guru dengan sungguh-sungguh dan penuh harapan akan ridha Allah SWT, niscaya akan terwujud apa yang menjadi hajatnya. (14:25 WIB)
  12. Bagi orang tassawuf haram hukumnya sholat tetapi memikirkan uang. (14:32 WIB)
  13. Barangsiapa yang meremehkan dunia, menganggapnya kecil dan tidak berarti niscaya dunia akan tunduk kepada manusia itu. (14:33 WIB)
  14. Sesungguhnya dunia ini sangatlah fana, apapun yang kamu cintai itu akan berpisah kecuali Allah SWT dan Rasulullah. Maka carilah 3 perkara, ilmu yang manfaat, amal jariyah, dan anak yang soleh. (14:38 WIB)
  15. Sesungguhnya dzikir itu hendaknya mengingat Allah SWT dan sangat buruk apabila dalam kelalaian, niscaya justru akan menambah hati tidak tenang, tetapi itu lebih baik daripada tidak berdzikir sama sekali. (14:43 WIB)
  16. Wahai orang yang lalai dan terpedaya oleh kesibukkan dunia, janganlah kau memikirkan sesuatu yang akan kau tinggalkan, pikirkanlah sesuatu yang akan menjadi tempat singgahmu yang kekal. (14:52 WIB)
  17. Setiap orang yang meninggal itu menurut kebiasaannya, maka jadikanlah hidupmu konsekuensi untuk cinta kepada Nabi Muhammad SAW, agar Rasulullah menjemputmu saat ajal menghampirimu. (14:56 WIB)
  18. Sesungguhnya orang yang paling baik itu adalah orang yang selalu mengajak orang lain menuju jalan kebaikan. (15:02 WIB)
  19. Sesungguhnya manusia itu dapat berdzikir kepada Allah SWT itu berkat rahmat dari Allah SWT bukan dari kemampuan dari manusia itu sendiri. (15:07 WIB)
  20. Manusia yang ikhlas dalam berdzikir, lalu kemudian dia bersyukur atas rahmat Allah SWT yang membuat dia mampu berdzikir, niscaya semua dzikirnya diterima oleh Allah SWT. (15:08 WIB)
  21. Sesungguhnya manusia itu banyak masuk surga berkat rahmat Allah SWT bukan dari ibadahmu. (15:09 WIB)
  22. Sesungguhnya manusia yang banyak ibadah dan merasa dirinya ahli ibadah niscaya dia akan disungkurkan terlebih dahulu kelak di neraka. (15:11 WIB)
  23. Sesungguhnya orang yang tidak cerdas dan memiliki agama tidak akan mendapatkan amanat. (15:26 WIB)
  24. Sayyidina Umar bin Khattab berkata: "Sesungguhnya kesempurnaan taubat apabila engkau selalu ingat akan dosamu, kesempurnaan amalmu harus menghindarkan sombong diri, kesempurnaan syukurmu harus menyadari kekuarangan akan diri sendiri." (15:28 WIB)
  25. Sesungguhnya orang yang menuntut ilmu sungguh-sungguh dijalan Allah SWT itu lebih pahalanya dari 1000 orang haji umroh, dan 1000 orang yang mati syahid. (15:36 WIB)
  26. Janganlah kamu memiliki kesalahan dengan manusia yang lain, dan jangan mencela manusia yang berbuat maksiat, bisa jadi saat dia bertaubat maksiatnya diampuni oleh Allah SWT, tetapi celaanmu itu harus mendapatkan maaf dari orang yang kamu cela. (16:00 WIB)
  27. Janganlah kamu senang membuka aib orang lain, niscaya kelak aibmu akan dibuka oleh orang lain. (16:01 WIB)
  28. Sesungguhnya orang yang bersih hati dan pemurah akan memiliki kedudukan dan derajat yang tinggi. (16:12 WIB)
  29. Barangsiapa yang banyak dosa, niscaya Allah SWT cabut semua nikmat yang ada dalam dirinya, sehingga hartanya tidak manfaat, dan hatinya selalu gelisah. (16:27 WIB)
 
;