Senin, 23 Juli 2018 0 komentar

7 Dzulqaidah 1439H (20 Juli 2018)

بسم الله الرّحمن الرّحيم

1. Abu Dzar Al-Ghifari: "Ilmu adalah huruf yang tak terungkap kecuali dengan perbuatan, perbuatan adalah huruf yang tak terungkap kecuali dengan keikhlasan, keikhlasan adalah huruf yang tak terungkap kecuali dengan kesabaran, kesabaran adalah huruf yang tak terungkap kecuali penyerahan total kepada Allah SWT. (13:54 WIB)

2. Ilmu adalah penyerahan diri kepada Allah SWT, selama manusia itu tidak menyerahkan diri maka bukan orang berilmu, dan bentuk penyerahan diri adalah meletakkan segala sesuatunya adalah milik Allah SWT. (13:55 WIB)

3. Tidak ada didunia ini yang bergerak selain mendapatkan ijin dari Allah SWT, tetapi yang mengetahui hal tersebut adalah orang yang benar-benar meletakkan urusannya kepada Allah SWT. (13:56 WIB)

4. Sesungguhnya orang yang ditipu hendaknya dia tidak marah, karena hakikatnya dia adalah orang yang menipu Allah SWT sehingga mahlukNya menipu dirinya. (13:58 WIB)

5. Sesungguhnya orang yang menipu itu dia akan celaka dunia akhirat. (14:01 WIB)

6. Orang yang menipu dan bersiasat sesungguhnya dia telah bersekutu dengan setan. (14:02 WIB)

7. Hidup ini bukanlah sekarang, hidup ini ibarat mimpi, kelak kau akan terjaga yaitu di akhirat, disanalah kehidupanmu yang sesungguhnya dan tidak memiliki batas waktu. (14:03 WIB)

8. Orang yang ikhlas adalah bentuk menyerahkan diri kepada Allah SWT, yaitu mengetahui segala sesuatunya itu berasal dari Allah SWT. (14:03 WIB)

9. Orang yang bahagia itu adalah orang yang bertakwa, disebabkan dia mengetahui kekayaan itu dari hati dan selalu merasa cukup. (14:07 WIB)

10. Hati yang kaya adalah hati yang bebas, sedangkan hati yang miskin adalah hati yang selalu merasa beban didalamnya. (14:08 WIB)

11. Taubat itu adalah pembersih dosa, selama manusia itu memiliki banyak dosa maka tidak akan bermanfaatlah ilmu itu. (14:11 WIB)

12. Al-Qur'an dan Hadits itu suci maka tidak akan masuk kedalam yang kotor, maka apabila dirimu hendak menguasai ilmu hendaknya dirimu mensucikan diri terlebih dahulu baik secara lahir dan batin. (14:12 WIB)

13. Bisa jadi manusia suci secara dhahir tetapi sesungguhnya didalam batinnya memiliki kekotoran, maka sucikanlah dengan bertaubat agar ilmu itu sampai kedalam hatimu. (14:12 WIB)

14. Imam Abdullah Al-Haddad: Taubat itu ada 3 tingkatan yaitu pertama penyesalan, kedua bertekad tidak mengulangi lagi, yang terakhir adalah menambahkan amal soleh. (14:13 WIB)

15. Mustahil manusia itu dapat menambahkan amal soleh dan menghindari perbuatan maksiat selama dia belum membersihkan hatinya. (14:14 WIB)

16. Banyak manusia mengaku meyakini jaminan Tuhannya tetapi sesungguhnya hatinya meyakini dunia ini jaminan, sehingga saat dunia ini diambil dari tangannya lenyaplah pula keyakinan akan Tuhannya. (14:15 WIB)

17. Taubat yang sesungguhnya itu hanya dimiliki oleh para Auliya' Allah, sehingga dia mengetahui segala sesuatunya berasal dari Allah SWT dan akan kembali kepada Allah SWT. (14:15 WIB)

18. Manusia itu hendaknya meminta ampun dengan banyak beristighfar kepada Allah SWT sehingga kamu mengetahui tiada daya dan upaya selain pertolongan Allah SWT, barulah apa yang dari Allah SWT akan kembali kepada Allah SWT. (14:16 WIB)

19. Apabila dirimu merasa alim dan paling baik, ketahuilah sesungguhnya iblis juga memiliki sifat merasa lebih baik, maka kembalikanlah hatimu agar mengetahui bahwa tiada daya dan upaya melainkan pertolongan itu dari Allah SWT. (14:18 WIB)

20. Sesungguhnya iblis telah berjanji akan menggoda manusia, iblis dapat melihat manusia tetapi manusia tidak dapat melihat iblis, tentulah manusia banyak kalah melawan iblis, maka kembalikanlah urusan tersebut kepada Allah SWT. (14:19 WIB)

21. Sumpah Rasulullah SAW agar manusia itu selamat dan sukses, perbanyaklah sedekah, maafkan orang yang telah mendzalimi dirimu, dan hindari perbuatan meminta kepada selain Allah SWT. (14:22 WIB)

22. Untuk menuju kebaikan itu tidak harus memiliki kebaikan yang sama, karena sesungguhnya ilmu itu memiliki cabang, maka pilihlah kebaikan yang sanggup kamu lakukan. (14:26 WIB)

23. Orang yang beriman dia tidak akan takut manusia tidak memujinya, tetapi lebih takut Allah SWT tidak memandangnya. (14:27 WIB)

24. Buat apa kamu dipuji baik oleh manusia tetapi sesungguhnya buruk dihadapan Allah SWT. (14:28 WIB)

25. Sesungguhnya kebaikan itu ada dua, baik menurut pandangan manusia atau baik menurut pandangan Allah SWT, maka pilihlah kebaikan menurut pandangan Allah SWT. (14:29 WIB)

26. Orang yang banyak ibadah dan banyak manusia memujinya tetapi hatinya menginginkan dunia, walaupun malaikat bisa jadi tertipu oleh banyaknya ibadah, tetapi dia tidak akan mampu menipu Allah SWT apa yang ada didalam hatinya. (14:30 WIB)

27. Janganlah kamu melawan iblis dengan amal ibadahmu, sesungguhnya iblis itu telah beribadah lebih dulu daripadamu, bahkan iblis adalah ahlinya ibadah niscaya kamu akan kalah, maka letakkanlah urusanmu kepada Allah SWT. (14:32 WIB)

28. Siapa yang menanam akhirat Allah SWT akan menambahkan kebaikannya, tetapi bagi yang menanam dunia maka ambillah sekedarnya saja dan kelak bangkrut didunia. (14:33 WIB)

29. Di akhir zaman ini manusia akan berlomba membangun masjid yang besar dan mewah, tetapi
kebanyakan dibangun dengan harta yang tidak baik. (14:34 WIB)

30. Hendaknya manusia itu belajar ilmu sampai mengenal Allah SWT, bahkan saat dia sudah mengenal Allah SWT hendaknya dia menyempurnakannya lagi. (14:35 WIB)

31. Hidup ini ibarat seorang musafir yang sedang menunggu kematian setiap hembusan nafasnya. (14:39 WIB)

32. Selama manusia itu menjadi murid meskipun awal, tengah ataupun lama janganlah kamu merasa lebih hebat dari yang lainnya, tanamkan dirimu selalu merasa kurang ilmu, dhalim, dan selalu belajar untuk mengenal Allah SWT. (14:43 WIB)

33. Seringlah kamu menghitung amal perbuatanmu dengan cara menanyakan dirimu untuk apa kamu hidup dan dihidupkan oleh Allah SWT didunia ini, dan janganlah kamu mengkoreksi atau mengkritik orang lain tetapi koreksilah dirimu dan nafsumu. (14:44 WIB)

34. Hidup adalah amanat Allah SWT, setiap aspek dalam kehidupan merupakan amanat, maka tanamkanlah pada dirimu merasa bodoh sehingga terus beriyadhoh melatih diri. (14:45 WIB)

35. Imam Ghazali: "Allah SWT memberikan aku panjang umur mungkin saja aku masih banyak dosa, sehingga diberi kesempatan untuk memohon ampun dan bertaubat kepada Allah SWT." (14:46 WIB)

36. Andaikan manusia itu menghitung dosa-dosanya dan membandingkannya dengan amalnya tidaklah akan selamat walaupun banyak ibadah, maka ketahulah jangan mengandalkan amalmu tetapi rahmat Allah SWT yang lebih besar. (14:48 WIB)

37. Apabila dosa itu sudah diampuni oleh Allah SWT maka segala sesuatu hal tidaklah menjadi sulit melainkan Allah SWT akan mempermudah segala urusannya. (14:49 WIB)

38. Jalankan segala hal ibadah yang kita mampu, dan jangan pernah menguranginya atau merubahnya. (14:50 WIB)

39. Apabila berhubungan dengan ibadah kepada Allah SWT jangan sekali-kali kamu menawar karena itu bentuk tawaran dari Allah SWT kepadamu. (14:52 WIB)

40. Janganlah kamu menawar apa yang diminta oleh ulama kepadamu, karena hakikatnya itu Allah SWT yang meminta kepadamu melalui lidah seorang yang soleh. (14:53 WIB)

41. Tidak akan manusia itu dapat mengenal Allah SWT selama dia tidak mendengar nasihat para ulama, niscaya dia hanya akan mendengarkan hawa nafsunya dan tertipu oleh rayuan iblis. (14:54 WIB)

42. Rasulullah SAW bersabda: "Dalam pandangan Allah SWT aku adalah orang yang paling mulia diantara semuanya baik yang paling awal dan paling akhir. HR. Tirmidzi" (14:56 WIB)

43. Manusia itu tidak akan menganggap sesuatu hal yang besar itu selama tidak mengetahui nilainya. (15:15 WIB)

44. Sesungguhnya umat Rasulullah SAW itu 70.000 yang masuk surga tidak melalui hisab, dan diantaranya membawa 1000 orang lagi bagi yang mengikutinya dan begitu seterusnya. (15:27 WIB)

45. Betapa banyak orang yang mati dalam kebodohan tetapi dibangkitkan dalam keadaan alim, sedangkan begitu sebaliknya banyak yang dalam hidupnya dalam kealiman tetapi dibangkitkan dalam kebangkrutan di akhirat. (15:28 WIB)

46. Para Nabi dan Wali itu sholat dikubur  mereka sebagaimana mereka sholat dirumah mereka sendiri. (15:30 WIB)

47. Rasulullah SAW bersabda: "Barangsiapa yang mati dalam keadaan mencari ilmu maka Allah SWT akan mengutus dua malaikat untuk mengajarinya ilmu ma'rifat sehingga kelak dia bangun dihari kiamat dalam kuburnya dalam keadaan alim." (15:36 WIB)

48. Apabila manusia bersungguh-sungguh dalam menuntut ilmu maka dunia akan menyerah kepadamu. (15:40 WIB)

49. Sesungguhnya apabila hawa nafsu sudah membelenggu manusia maka akan menjadi penghalang masuknya nasehat para ulama. (15:41 WIB)

50. Manusia yang paling hina dan tercela adalah mereka yang takut miskin. (15:41 WIB)

51. Bagi penuntut ilmu mengenal Allah SWT itu hukumnya wajib, sedangkan bagaimana manusia itu mengenal Allah SWT sedangkan dia tidak mengenal diri disebabkan banyak dosa-dosanya. (15:42 WIB)

52. Wahai penuntut ilmu janganlah kamu berbicara pahala sebelum kamu mengamalkan ilmu, karena sesungguhnya pahala itu didapat dari ilmu yang kau amalkan. (15:45 WIB)

53. Sedikit ilmu yang diamalkan lebih dicintai daripada banyak ilmu tapi tidak ada amal sama sekali. (15:46 WIB)

54. Seorang ulama berpendapat: "Allah SWT sendiri akan mencabut mailakat maut dan malaikat syuhada, begitu juga ruh orang yang membaca ayat kursi setiap selesai sholat, dan orang yang ahli lapar didunia." (15:47 WIB)

55. Sadarlah wahai manusia bahwa umurmu itu sangat singkat, dan kematian selalu mengejarmu, dan ingat kamu tidak memiliki bekal apa-apa untuk menghadap Tuhanmu. (15:57 WIB)

56. Rasulullah SAW bersabda: "Sesungguhnya kalian akan melihat Tuhan kalian seperti melihat bulan dimalam bulan purnama" (16:02 WIB)

57. Sedihlah kamu dengan dosa-dosa yang telah kamu perbuat tapi janganlah kamu bersedih dengan takdir yang menimpa dirimu. (16:06 WIB)
Senin, 16 Juli 2018 0 komentar

29 Syawal 1439H (13 Juli 2018)

بسم الله الرّحمن الرّحيم

1. Sungguh beruntung orang yang membersihkan jiwanya dan terus menerus berdzikir kepada Allah SWT. (13:44 WIB)

2. Apabila manusia itu sudah membersihkan jiwanya pasti dia akan terus berdzikir kepada Allah SWT. (13:44 WIB)

3. Hati itu ibarat cermin, setiap waktu akan dihinggapi debu, apabila tidak rajin dibersihkan maka akan tampak buram, maka bersihkanlah hatimu setiap saat. (13:46 WIB)

4. Setiap hal yang kotor didunia ini selalu memiliki pembersihnya, pembersih kaki adalah digunakan untuk berjalan menuju majelis, pembersih harta yaitu berzakat, pembersih dhahir adalah berwudhu, dan masih banyak contoh yang lainnya. (13:47 WIB)

5. Sesungguhnya Allah SWT jadikan ruh itu suci karena berasal dari ruh Nabi Muhammad SAW. (13:51 WIB)

6. Hakikat ruh itu berasal dari Nabi Muhammad SAW, sedangkan dhahir kita berasal dari Nabi Adam, maka barangsiapa menyakiti hati seseorang sesungguhnya dia telah melukai Nabi Muhammad SAW, sedangkan yang menyakiti tubuh atau secara fisik hakikatnya dia telah menyakiti Nabi Adam as. (13:52 WIB)

7. Musuh yang pertama manusia adalah hawa nafsu, lalu syaithon bin iblis, kemudian dunia. (13:54 WIB)

8. Sesungguhnya para sahabat itu tidak segan-segan dalam membunuh hawa nafsunya, tetapi untuk umat setelahnya cukuplah menundukkan hawa nafsu saja. (13:57 WIB)

9. Yahya bin Muadz: "Orang yang bijaksana tidak akan memilih dunia dan meninggalkan akhirat." (13:59 WIB)

10. Orang yang bijaksana dia mengetahui bahwa dunia ini fana' dan mengambil sekedar saja sebagai alat kehidupan yang menuju kematian, dan dia tahu bahwa akhirat ini adalah yang kekal, sedangkan orang yang bodoh dia memburu dunia ini sampai melupakan kematian. (14:04 WIB)

11. Dunia ini memusingkan kepala padahal manusia tahu bahwa dunia ini tidaklah abadi, dan sedikit sekali yang pusing karena akhiratnya. (14:05 WIB)

12. Sesungguhnya banyak manusia yang menginginkan akhirat tetapi perilaku mereka sesungguhnya menginginkan dunia. (14:05 WIB)

13. Abu Bakar Ash-Shiddiq: "Daratan adalah lisan, lautannya adalah hati, apabila lisan itu rusak menangislah manusia. Dan Apabila hati itu rusak menangislah malaikat." (14:08 WIB)

14. Seorang Hukama mengatakan: "Nafsu itu dapat mengakibatkan raja-raja itu menjadi budak, sedangkan sabar seorang budak dapat menjadi raja." (14:12 WIB)

15. Barangsiapa menginginkan ilmu mengenal Allah SWT niscaya engkau akan diperbudak Allah SWT yaitu menjadi Abdullah atau hamba Allah SWT. (14:12 WIB)

16. Ketahuilah segala sesuatu yang kau cintai dan inginkan yang berlebihan akan dapat memperbudakmu, cinta dunia maka dunia akan memperbudakmu, maka cintailah Allah SWT agar engkau menjadi hamba Allah SWT. (14:13 WIB)

17. Orang yang cinta pada dunia disebabkan dia tidak mengenal diri dan terus menerus menuruti keinginan hawa nafsunya. (14:13 WIB)

18. Sumber semua kesalahan adalah cinta dunia, sedangkan sumber fitnah adalah tidak mau membayar zakatnya." (14:16 WIB)

19. Jangan pernah menolak orang yang meminta kepadamu, bisa jadi itu adalah Allah SWT yang memerintahkan malaikat untuk mengingatkanmu. (14:18 WIB)

20. Rasulullah SAW bersabda: "Jika engkau telah melakukan sesuatu kejelekan, maka berbuatlah kebaikan setelahnya niscaya Allah SWT akan menggugurkannya yang secara tersembunyi dengan yang tersembunyi, dan yang terang-terangan dengan yang terang-terangan." (14:20 WIB)

21. Manusia itu tidaklah selalu baik dan tidak selalu buruk, maka dia harus mengetahui bagaimana agar kebaikannya dapat menutupi keburukannya dan memiliki keuntungan didalam amal perbuatannya. (14:21 WIB)

22. Sesungguhnya manusia itu wajar apabila melakukan kesalahan, tetapi yang menjadi masalah adalah apakah manusia itu mengetahui bagaimana dia menutupi kekurangannya itu dengan menambahkan kebaikannya. (14:21 WIB)

23. Manusia yang berbuat keburukan hendaknya menambahkan kebaikannya, karena barangsiapa yang menambahkan sesuatu pasti mengurangi sesuatu, maka barangsiapa yang mengurangi kebaikannya pastilah menambah keburukannya. (14:22 WIB)

24. Orang yang rugi adalah orang yang tidak menambah amal kebaikan, dan orang yang tidak menutupi keburukannya dengan menambahkan amal kebaikan. (14:23 WIB)

25. Janganlah kamu sekali-kali menipu Allah SWT, sesungguhnya Allah SWT mengetahui apa yang terlintas didalam hati dan akal pikiranmu. (14:24 WIB)

26. Manusia itu sesungguhnya letaknya kesalahan, dosa, kelalaian, kelemahan, kecuali Nabi Muhammad SAW. (14:28 WIB)

27. Sesungguhnya Allah SWT menjadikan segala sesuatunya itu melalui proses, tetapi manusia itu sendiri yang tergesa-gesa, banyak dari mereka ingin mengenal Allah SWT tetapi tidak mau riyadhah melatih diri untuk mendekat kepada Allah SWT. (14:46 WIB)

28. Manusia di akhir zaman ini banyak yang mengingat dan mengidolakan orang kafir, tetapi sedikit sekali yang mengingat dan mengidolakan Nabi Muhammad SAW dan keluarganya. (14:48 WIB)

29. Janganlah kau menemani orang yang dalim karena akan membawa sial dan tidak berkah. (14:48 WIB)

30. Hikmah yang paling besar adalah didalam musibah, sehingga kamu belajar dan mengetahui untuk lebih berhati-hati. (14:52 WIB)

31. Barangsiapa yang bergaul dengan orang kaya, Allah SWT akan menambahkan rasa cinta kepada dunia didalam hatinya dan kerakusan. (14:52 WIB)

32. Barangsiapa yang bergaul dengan orang fakir Allah SWT akan menambahkan rasa syukur didalam hatinya. (14:53 WIB)

33. Barangsiapa yang bergaul dengan penguasa Allah SWT akan mengeraskan hatinya dan menambahkan sifat takabur. (14:53 WIB)

34. Barangsiapa yang bergaul dengan perempuan Allah SWT akan menambahkan kebodohan dan birahi. (14:54 WIB)

35. Barangsiapa yang bergaul dengan anak-anak Allah SWT akan jadikan dia menjadi seorang yang senang bermain-main. (14:54 WIB)

36. Barangsiapa yang bergaul dengan orang fasik maka dia akan cenderung melakukan dosa dan melalaikan tobat. (14:55 WIB)

37. Barangsiapa yang bergaul dengan orang yang soleh maka akan bertambah rasa cinta dan taat kepada Allah SWT. (14:55 WIB)

38. Barangsiapa yang bergaul dengan ulama maka akan bertambah ilmu dan pengetahuannya. (14:56 WIB)

39. Sesungguhnya Allah SWT menghimpun manusia dan mengelompokkannya sesuai dengan amal mereka dan apa yang menjadi kesukaannya. (14:57 WIB)

40. Ilmu tauhid itu ilmu mengenal Allah SWT, sedangkan ilmu syariat adalah ilmu yang belajar mengenal Allah SWT. (15:13 WIB)

41. Sesungguhnya rahmat Allah SWT itu diberikan kepada orang yang berbuat baik. (15:27 WIB)

42. Manusia dapat beribadah disebabkan rahmat Allah SWT. (15:27 WIB)

43. Disebut orang yang baik karena berbuat baik. (15:28 WIB)

44. Barangsiapa meninggalkan dunia maka akan dicintai Allah SWT, barangsiapa meninggalkan maksiat dan dosa maka akan dicintai malaikat, barangsiapa melepaskan diri dari sifat tamak maka akan dicintai manusia. Begitu juga sebaliknya. (15:30 WIB)

45. Abdullah bin Mas'ud: "Manusia itu dirugikan karena kenikmatan dan sering difitnah dengan pujian, sering manusia itu tertipu dengan ditutupinya aib oleh Allah SWT. (15:35 WIB)

46. Manusia tertipu dengan kenikmatan disebabkan dia hilang rasa syukurnya terlalu cinta dan sibuk dengan pemberian Allah SWT. (15:35 WIB)

47. Apabila manusia menyangkamu baik tetapi sebetulnya kamu tidak baik maka celakalah kamu, lebih baik kau disangka buruk tetapi sesungguhnya kamu baik, maka sembunyikanlah kebaikanmu semata-mata untuk Allah SWT. (15:38 WIB)

48. Jadilah kamu orang yang selalu menutupi keburukan orang lain, niscaya segala keburukanmu akan ditutupi oleh Allah SWT. (15:40 WIB)

49. Keadilan itu diletakkan pada kebijaksanaan, manusia tidak akan dapat adil selama tidak memiliki kebijkasanaan yaitu memerlukan pertimbangan yang matang dalam mengambil keputusannya. (15:43 WIB)

50. Orang yang banyak bicara dan ketawa dipastikan memiliki hati yang keras dan mata yang kering. (15:47 WIB)

51. Kemuliaan itu tidak disebabkan banyak hartanya, kedudukannya, ilmunya, tetapi kemuliaan itu dari ketakwaan kepada Allah SWT. (15:47 WIB)

52. Tanamkan pada dirimu jiwa dan hati yang suka menolong dan pemurah walaupun dirimu sendiri dalam kekurangan. (15:48 WIB)

53. Hilangkanlah sifat-sifat iri dan dengki dalam dirimu niscaya kemanapun kamu melangkah dibumi ini rezeki Allah SWT terhampar kepadamu. (15:49 WIB)

54. Barangsiapa yang suka menolong orang pasti akan ditolong orang, barangsiapa yang menebar kasih sayang pastilah rahmat Allah SWT akan turun kepadanya. (15:50 WIB)


Minggu, 15 Juli 2018 0 komentar

Sholawat Taghfir (Habib Sholeh bin Muhsin Al-Hamid)

بسم الله الرّحمن الرّحيم


IJAZAH DARI HABIB SHOLEH BIN MUHSIN AL-HAMID (TANGGUL)

Sholawat Taghfir:

اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلىٰ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَاةً تَغْفِرُ بِهَا الذُّنُوْبُ وَتُصْلِحُ بِهَاالْقُلُوْبُ وَتَنْطَلِقُ بِهَاالعُصُوْبُ وَتَلِيْنُ بِهَاالصُّعُوْبُ وَعَلىٰ اٰلِهِ وَصَحْبِهِ وَمَنْ اِلَيْهِ مَنْسُوْبٌ

ALLAHUMMA SHALLI 'ALAA SAYYIDINAA MUHAMMADIN SHALATAN TAGHFIRU BIHADZ DZUNUUB WA TUSLIHU BIHAL QULUUB WA TANTHALIQU BIHAL 'USHUUB WA TALIINU BIHASH SHU'UUB WA 'ALAA AALIHII WA SHAHBIHII WA MAN ILAIHI MANSUUB.
Ya Allah, Engkau curahkan kesejahteraan kepada junjungan kami Nabi Muhammad SAW dengan sholawat yang mengampuni segala dosa, yang memperbaiki segala hati, yang menyembuhkan segala penyakit, yang memudahkan segala kesusahan, tercurahkan pula kepada keluarganya, para sahabatnya dan orang yang ada bertalian kepada beliau SAW.


Sabtu, 30 Juni 2018 0 komentar

15 Syawal 1439H (29 Juni 2018)

بسم الله الرّحمن الرّحيم

1. orang yang benar-benar berdzikir kepada Allah SWT pasti memiliki petunjuk, tetapi apabila dzikir tadi tidak baik pastilah justru semakin menambah gelisah didalam hatinya. (13:41 WIB)

2. bentuk suatu amalan yang hebat sekalipun apabila tidak memiliki guru dalam mengamalkannya maka tidaklah mempunyai arti. (13:42 WIB)

3. Syeikh Abul Qasim Al-Khusairi: Apabila yang berdzikir adalah orang kafir dalam kekufurannya maka Allah SWT akan mengingatkannya dengan adzab dan siksanya. (13:43 WIB)

4. Orang yang mendapatkan musibah sebetulnya bentuk peringatan Allah SWT agar dia berdzikir kepada Allah SWT atas dosa-dosanya. (13:43 WIB)

5. Bentuk musibah yang ditimpakan disebabkan dia berdzikir dalam kekufuran sebetulnya Allah SWT menggantikan siksanya di akhirat ditukar didunia, sehingga di akhirat dia tidak disiksa. (13:46 WIB)

6. Sesungguhnya ribuan dzikir akan kalah dengan sholat yang hanya dua rakaat sekalipun. (13:48 WIB)

7. Orang yang sholat tetapi dia tidak mengingat mati, sesungguhnya dia belum sholat, maka banyak Auliya' Allah itu berdoa agar dimatikan dalam keadaan sholat. (13:50 WIB)

8. Syeikh Abul Qasim Al-Khusairi: Jika yang berdzikir adalah sang penyimpang, maka Allah SWT mengingatnya dengan azab dan laknatnya. (13:50 WIB)

9. Dzikir yang menyimpang adalah dia berdzikir kepada Allah SWT tetapi perilakunya tidak menuju kepada Allah SWT. (13:50 WIB)

10. orang yang tidak mengerti isi dari Al-Quran pastilah ibadahnya akan menuju kesesatan, semakin dia beribadah maka semakin jauh dari Allah SWT karena tidak berdasarkan pedoman. (13:53 WIB)

11. Sesungguhnya seorang Mursyid itu dia adalah pembimbingmu dalam setiap urusan agama dan duniamu agar segalanya diletakkan kepada tempatnya. (13:57 WIB)

12. Syeikh Abul Qasim Al-Khusairi: Bila yang berdzikir adalah ahli maksiat yang mengakui kesalahannya, maka Allah SWT mengingatnya dengan pengampunannya. (13:59 WIB)

13. Dengan banyaknya seorang hamba berdzikir kepada Allah SWT akan dapat mengikis dosanya secara perlahan. (13:59 WIB)

14. Syeikh Abul Qasim Al-Khusairi: Jika yang berdzikir adalah seorang mukmin dengan imannya, maka Allah SWT akan mengingatnya dengan rahmat dan ridhanya. (14:01 WIB)

15. Kehidupan seorang yang beriman kepada Allah SWT dalam hidupnya penuh dengan berkah dia bergerak dengan mendapatkan petunjuk dan ridha dari Allah SWT. (14:03 WIB)

16. Apabila Allah SWT sudah ridha kepada seorang hamba, maka apa yang dikerjakannya akan menjadi mudah. (14:03 WIB)

17. ilmu itu janganlah ikut-ikutan, tetapi ketahuilah apa yang dikerjakan, dan tidak memiliki keraguan akan janjinya, sehingga mendapatkan ridha dari Allah SWT. (14:04 WIB)

18. Sesungguhnya sifat manusia yang banyak kekurangannya ini kelak akan ditampakkan kelebihannya, begitu juga yang banyak kelebihannya kelak akan ditampakkan kekurangannya. (14:07 WIB)

19. Barangsiapa mampu menghargai kedudukan orang lain niscaya dimanapun dia berada akan banyak disukai oleh orang. (14:08 WIB)

20. Ilmu itu dipelajari, sekalipun dia orang yang laduni tetaplah membutuhkan proses belajar didalamya. (14:09 WIB)

21. Orang yang laduni bukanlah orang yang langsung pintar, tetapi dia tetap proses belajar hanya saja mendapatkan ilmu yang lebih banyak dan waktu yang singkat. (14:10 WIB)

22. orang yang selalu merasa aman akan dirinya sesungguhnya dia sedang mendapatkan fitnah dari syaithon. (14:12 WIB)

23. Seorang sufi dia tidak akan bingung putus hubungan dengan manusia, dia akan bingung apabila putus dengan Allah SWT. (14;13 WIB)

24. Sesungguhnya orang terdahulu sangatlah berhati-hati terhadap hal yang halal, meninggalkan apa yang menjadi subhat, apalagi yang diharamkan. (14:15 WIB)

25. Di Akhir zaman ini Ilmu tidaklah lagi manfaat, dan amalpun juga dihamburkan seperti debu, maka banyaklah berziarah untuk mendapatkan berkah dan rahmat Allah SWT. (14:15 WIB)

26. Sesungguhnya orang yang selalu berdzikir kepada Allah SWT itu apa yang diucapkan dan diperbuatnya akan sama. Tidak ada tendensi didalam dirinya kecuali semata-mata kepada Allah SWT. (14:21 WIB)

27. Apabila manusia mengucapkan kalimat La Ilaha Ilallah dengan ikhlas Allah SWT akan membentengi hatinya dari segala kesusahan. (14:23 WIB)

28. Barangsiapa yang bertasbih kepada Allah SWT niscaya kehidupannya akan diperbaiki. (14:27 WIB)

29. Segala bentuk amal ibadah yang bagus tentunya akan menampakkan cahaya keindahannya. (14:27 WIB)

30. Dizaman ini janganlah kamu meminta lebih kepada Allah SWT, cukuplah meminta rahmatnya. (14:31 WIB)

31. Barangsiapa yang memuji Allah SWT dalam kondisi apapun niscaya Allah SWT akan menguatkan kedudukannya dalam ketakwaan. (14:34 WIB)

32. Barangsiapa yang memohon ampun kepada Allah SWT dan mengakui kesalahannya, sekalipun dosanya sebesar gunung maka Allah SWT akan mengampuninya dan tidak melihat lagi kesalahannya. (14:37 WIB)

33. Kasih sayang Allah SWT kepada manusia itu tidaklah dapat dihitung, tetapi karena manusia ini dibungkus dengan hawa nafsunya dia tidak mengetahui akan rahmat Tuhannya. (14:48 WIB)

34. Sekalipun dirimu belum memahami ilmu, tetapi teruslah berusaha untuk hadir di majelis maka selama itu pula dirimu akan dicatat sebagai orang yang menuntut ilmu. (14:57 WIB)

35. Sesungguhnya orang yang hatinya lapang dia sepertihalnya samudera, sedangkan orang yang sempit hati ibarat sungai yang dangkal. (15:10 WIB)

36. Syeikh Ahmad Rifa'i : "Derajat tangis terdiri dari 6 arah:
1. Menangis karena malu seperti tangisnya Nabi Adam,
2. Menangis karena kesalahan seperti halnya tangis Nabi Daud,
3. Menangis karena takut seperti halnya Nabi Yahya,
4. Menangis karena kehilangan seperti halnya Nabi Yaqub,
5. Menangis karena kharisma Illahi seperti tangisannya seluruh para Nabi,
6. Menangis Karena rindu dan cinta seperti Nabi Syuaib." (15:19 WIB)

37. Bila seorang hamba menangis karena takut kepada Allah SWT atas masalah umat, sungguh Allah SWT akan memberikan rahmat kepada umat tersebut sebab tangisan hamba tersebut. (15:21 WIB)

38. Kebanyakan manusia menangis memikirkan dirinya, keluarganya, tetapi Nabi Muhammad tangisannya karena kasih sayangnya kepada umat. (15:22 WIB)

39. segala bentuk kebaikan dan amal perbuatan seperti apapun selama itu tidak mengikuti Rasulullah SAW pasti akan tertolak. (15:32 WIB)

40. janganlah kamu mencari dunia tanpa menggunakan tata cara Rasulullah SAW niscaya akan mendapatkan hasil yang tidak baik. (15:35 WIB)

41. Sesungguhnya didalam Al-Qur'an itu lebih banyak perintah untuk bersedekah daripada perintah sholat, karena kedudukan sedekah itu sangatlah tinggi. (15:49 WIB)

42. Sholat adalah bentuk sifat hamba, sedangkan sedekah adalah bentuk sifat Allah SWT. (15:50 WIB)

43. Sodaqoh itu pasti dibalas oleh Allah SWT sekecil apapun, bahkan sekalipun dirimu tidak ikhlas. (15:53 WIB)

44. Sholat tasbih waktu dhuhur adalah hak fakir miskin, sedangkan maghrib sampek isya adalah agar dibebaskan dari segala permasalahan, sedangkan isya sampai subuh adalah waktu untuk merayu Allah SWT. (16:09 WIB)

45. orang yang mencapai derajat tinggi itu sesungguhya bukanlah dari ilmunya atau ibadahnya melainkan dari sedekahnya. (16:09 WIB)

46. Apa yang ada ditanganmu saja sulit untuk dikeluarkan apalagi nanti saat ruh keluar dari tubuhmu. (16:15 WIB)

47. sesuatu yang baik janganlah dipertimbangkan, karena disitulah setan mencegah manusia untuk berbuat baik. (16:28 WIB)

48. Barangsiapa yang mengurangi volume pengeluaran pasti akan menambah volume keburukannya. (16:29 WIB)

Minggu, 24 Juni 2018 0 komentar

8 Syawal 1439 H (22 Juni 2018)

بسم الله الرّحمن الرّحيم

1. Apa yang menjadi kesukaanmu kelak akan menjadi bentuk amalmu, maka segala sesuatu yang terjadi sebetulnya adalah bentuk amalmu. (13:44 WIB)

2. Segala bentuk amanat yang dipegang oleh manusia adalah sebagai bentuk amal ibadahnya. (13:45 WIB)

3. Apabila manusia terhalang dalam melaksanakan amanat sesungguhnya itu bentuk betapa buruk amal ibadahnya. (13:47 WIB)

4. Tidaklah berarti manusia yang banyak beribadah tetapi tidak memiliki keyakinan dalam hatinya. (13:51 WIB)

5. Hendaknya manusia bersyariat dalam keyakinannya tetapi mengetahui hakikatnya bahwa segala sesuatunya berasal dari Allah SWT. (13:52 WIB)

6. Seperti halnya air, walaupun sama airnya tetapi memiliki kandungan yang berbeda begitu pula ibadah, banyak manusia yang beribadah tetapi memiliki kadar yang berbeda. (13:55 WIB)

7. Janganlah kamu mempertanyakan maqommu tajrid atau asbab, tetapi sadarilah dimana kamu berada dan mensyukuri apa yang menjadi kedudukanmu. (14:01 WIB)

8. Apabila memang dirimu hendak menuntut ilmu maka tinggalkanlah segala sesuatu yang dapat mengganggunya. (14:03 WIB)

9. Apabila dirimu berada pada maqom asbab maka syukurilah dengan kedudukanmu itu jangan sekali-kali memaksa untuk merubahnya kepada maqom tajrid. (14:04 WIB)

10. Banyaknya manusia tidak mensyukuri kedudukan asbabnya, dan mereka memaksakan diri untuk memasuki maqom tajrid disebabkan hawa nafsunya. (14:05 WIB)

11. Jadikanlah dirimu selalu mengingat kepada Allah dan Rasulnya, dan bentuk mengingat itu selalu meninggalkan kesan didalam hati. (14:06 WIB)

12. Di akhir zaman ini banyak manusia yang berangan-angan panjang, mereka ingin kaya tetapi tidak mau berusaha keras dan malas. (14:07 WIB)

13. Allah tidak akan salah dalam membagi rezeki, maka apa yang kamu dapatkan hendaknya disyukuri. (14:15 WIB)

14. Orang yang sungguh-sungguh adalah orang yang melepaskan tali ikatan dengan dunia. (14:16 WIB)

15. Sesungguhnya lebih baik orang yang mencuri daripada seseorang yang menjual agamanya demi uang. (14:25 WIB)

16. Rahmat Allah itu selalu diberikan kepada hambanya yang selalu berbuat baik. (14:27 WIB)

17. Orang yang miskin dia akan bingung dengan apa yang hendak diwariskan, sedangkan yang kaya bingung bagaimana membaginya, tetapi sedikit yang bingung akan kehidupan akhiratnya. (14:30 WIB)

18. Memberi itu tidak dihitung dari nilai yang diberikannya, tetapi yang dihitung adalah presentase kekayaanmu. (14:33 WIB)

19. Orang yang mengeluarkan hartanya untuk berjuang di jalan Allah SWT tetapi kurang dari presentasi kekayaannya sesungguhya dia adalah orang yang bakhil. (14:34 WIB)

20. Sesungguhnya banyak manusia yang lupa kepada Tuhannya hanya karena kesenangan yang sesaat padahal hidup didunia ini hanya sesaat juga. (14:43 WIB)

21. Kenapa manusia itu senang mencari kesenangan yang sejenak daripada mencari kebahagiaan yang kekal. (14:43 WIB)

22. Tidak disebut muallaf orang yang masuk islam sesudah 40 hari, maka wajiblah dia belajar agama dan melaksanakan perintah. (14:45 WIB)

23. Bentuk cinta kepada guru itu ada didalam hati bukan hanya memasang dan menyimpan fotonya saja. (14:50 WIB)

24. Bentuk taubat bukanlah ucapan melainkan bentuk taubat adalah merubah dan meninggalkan kebiasaan buruk. (14:51 WIB)

25. Orang yang mengaji tetapi tidak bertaubat sesungguhnya jasadnya masuk surga tetapi jiwanya masuk neraka. (14:52 WIB)

26. Apabila manusia itu mengaji tetapi dihatinya gelisah akan urusan rumah maka pada saat itu hakikatnya dia telah beranjak dari majelis walaupun jasadnya masih di majelis. (14:55 WIB)

27. Ketidakjujuran manusia kepada Tuhannya adalah bentuk maksiat yang paling besar. (14:55 WIB)

28. Seburuk-buruknya manusia yang hidup adalah mereka yang takut akan miskin. (14:56 WIB)

29. Sesungguhnya yang mempersempit ruangan hati adalah kecintaan dirimu kepada dunia. (15:00 WIB)

30. Cinta dunia itu tidak hanya menghinggapi orang yang kaya saja, tetapi siapa saja dapat terjangkiti penyakit cinta dunia sekalipun itu orang miskin. (15:01 WIB)

31. Apabila manusia hatinya luas, maka dunia ini akan menjadi sempit, tetapi apabila dia merasa dunia ini luas maka hatinya akan menjadi sempit. (15:02 WIB)

32. Puasakanlah segala macam keinginanmu bukan hanya masalah perut saja, berikanlah hak-hak orang yang miskin. (15:11 WIB)

33. Sesungguhnya Allah SWT itu memberikan rejeki kepada orang yang beriman itu berlimpah ruah, dan tidak ada seorangpun yang dapat menghitung nikmatnya. (15:18 WIB)

34. Dunia ini adalah permainan apabila tidak pandai bermain dengan dunia maka janganlah bermain niscaya dirimu akan dipermainkan oleh dunia. (15:22 WIB)

35. Hidupkanlah hatimu dengan nasehat, sinarilah dengan tafakkkur, matikanlah nafsumu dengan zuhud, kuatkanlah dengan keyakinan dengan memperbanyak ibadah kepada Allah SWT, hinakanlah dengan kematian, tetaplah dengan fana’, pandanglah bencana-bencana dunia yang menimpa hari ini dan yang telah lalu, waspadalah dengan permainan dunia, hati-hatilah perubahan hari demi hari, ceritakanlah kisah-kisah dahulu kepada keluargamu dan orang-orang yang mau mendengarkan, ingatkanlah apa-apa yang menimpa orang terdahulu, berjalanlah pada negri-negri dan peninggalan mereka, serta lihatlah apa yang mereka lakukan buruk dan baiknya, telitilah orang-orang yang mendustakan agama dan melampaui batas. (15:27 WIB)

36. Orang yang menolong agama Allah SWT itu tidak dilihat dari besar kecilnya tetapi dilihat dari kemauannya dia berbuat baik dijalan Allah SWT. (15:33 WIB)

37. Yang disebut orang gila itu adalah orang yang selalu memikirkan dirinya sendiri, disebabkan dia tidak mengetahui jaminan dari Allah SWT. (15:35 WIB)

38. Mustahil manusia itu akan dapat mengingat Tuhannya selama manusia itu bingung akan keadaan dirinya sendiri. (15:36 WIB)

39. Orang yang sabar itu kedudukannya lebih tinggi daripada mereka yang bersyukur. (15:38 WIB)

40. Rasulullah SAW bersabda: “Setiap sesuatu itu mempunyai pintu dan pintu ibadah itu adalah puasa.” (15:41 WIB)

41. Puasa secara syariat adalah menahan lapar, sedangkan secara hakikat adalah mematikan nafsu terhadap kesenangan dunia. (15:44 WIB)

42. Buah dari berpuasa adalah merasakan manisnya hati bukan kenyangnya perut. (15:46 WIB)

43. Manusia yang beribadah ibarat dia makan, apabila dia mampu merasakan dan mengetahui kelezatannya pastilah dia akan menambahkannya. (15:47 WIB)

44. Setiap mukmin itu hendaknya mempunyai siasat, mereka menjebak orang awam agar mau beribadah dijalan Allah SWT. (15:52 WIB)

45. Manusia di akhir zaman dia selalu senang dengan kebangaan dunia, tetapi tidak bangga terhadap Tuhannya. (16:04 WIB)

46. Rasulullah SAW bersabda: “Beruntunglah orang-orang yang menyendiri, kemudian sahabat bertanya ‘siapakah mereka?’ yaitu mereka yang terlena dalam berdzikir kepada Allah SWT, lantaran dzikir mereka dosanya diampuni dan kelak pada hari kiamat mereka datang dengan keadaan telah diringankan.” (16:07 WIB)

47. Telitilah dalam dzikirmu, apakah dzikirmu itu dzikir memaksa Allah SWT atau mengingat Allah SWT. (16:08 WIB)

48. Hakikat dzikir adalah mengingat Allah SWT, tetapi kebanyakan manusia berdzikir justru mengingat selain Allah SWT. (16:11 WIB)

49. Manusia dapat berdzikir kepada Allah SWT disebabkan mendapatkan bantuan dari Allah SWT, mustahil manusia dapat berdzikir dengan kemampuannya. (16:12 WIB)

50. Apabila manusia berjalan dengan sungguh-sungguh mempraktekkan ‘La Haula Wala Quwwata Illa Billah’ niscaya kamu akan benar-benar mengenal Allah SWT. (16:16 WIB)
Rabu, 08 Februari 2017 0 komentar

Ceramah Agama Tanggal (08 Februari 2017) Bab Taubat

بسم الله الرّحمن الرّحيم

Pengajian Rabu Malam Kamis
Majelis Ta'lim Almunawwarah
Perumahan Permata Megah Asri Blok A/1-3 Sidoarjo
Oleh : Hadratus Syeikh Arifin bin Ali bin Hasan


Kamis, 25 Februari 2016 0 komentar

Pembacaan Maulid Syifa'ush Shuddur Nabi Di Samarinda (25 Februari 2016)

بسم الله الرّحمن الرّحيم

Dokumentasi Pembacaan Maulid Nabi Muhammad SAW Kitab Syifa'ush Shuddur oleh Majelis Ta'lim Almunawwarah




 
;