Jumat, 14 Februari 2020 0 komentar

20 Jumadil Akhir 1441 H / 14 Februari 2020

بسم الله الرّحمن الرّحيم

  1. Diam itu adalah ibadah tanpa jerih payah, dan perhiasan tanpa emas dan permata, membuat pelakunya mendapatkan kewibawaan tanpa keuasaan, dan dia menjadi benteng tanpa pagar. Diam adalah kekayaan tanpa harta, sebuah kemuliaan tanpa merendahkan, dan dai memberikan istirahat malaikat pencatat (13:28 WIB)
  2. Hendaknya manusia itu berkata yang manfaat / mengandung hikmah, apabila tidak bisa maka hendaknya diam. (13:30 WIB)
  3. Manusia lebih baik diam, andaikan dia banyak bicara hendaknya banyak mengandung nasehat dan amal-amal sholeh. (13:31 WIB)
  4. Banyak bicara itu mengeraskan hati, dan banyak unsur kebohongan didalamnya. (13:32 WIB)
  5. Bicaralah sesuatu itu sesuai dengan apa yang telah dianjurkan oleh Al-Qur'an dan Sunnah Rasulullah SAW. Karena sesuatu perbuatan tanpa dilandasi keduanya pasti akan mengandung dosa dan keburukan. (13:34 WIB)
  6. Sesungguhnya orang yang banyak bicara itu dekat dengan neraka, karena banyak penduduk neraka itu masuk disebabkan lisannya yang tidak terjaga. (13:35 WIB)
  7. Sesungguhnya seorang tamu yang masuk kedalam rumahmu itu oleh Allah akan dimasukkan juga seribu berkah, dan ketika dia pulang, maka seribu dosamu juga ikut keluar. Apabila tamunya adalah seorang yang dhalim maka dia akan membawa kedhalimanmu sehingga kamu di ampuni, tetapi apabila sesama mukmin maka akan ditambahkan keimanan keduanya. (13:47 WIB)
  8. Hendaknya sering-seringlah kamu menerima tamu, niscaya keberkahan dan ampunan akan selalu meliputimu, dan hendaknya menyediakan hidangan untuk tamunya, walaupun itu hanya segelas air. (13:52 WIB)
  9. Tidak disebut murid yang tidak mengikuti wirid-wirid dari Gurunya. Dan mengikuti amalan apa yang telah diajarkan. (13:56 WIB)
  10. Belajarlah kamu atas apa yang tidak kamu ketahui, dan janganlah kamu merasa memahami sesuatu padahal kamu tidak memahaminya. (13:59 WIB)
  11. Banyak manusia yang gugur amalnya karena hal yang sepele, bisa jadi amal yang banyak gugur hanya perkara wudhunya yang tidak sempurna. (14:02 WIB)
  12. Syukur itu merupakan derajat yang mulia dan pangkat yang tinggi. (14:01 WIB)
  13. Barangsiapa yang banyak berlama-lama dalam urusan dunia, niscaya dia kelak akan berlama-lama berada dalam kesakitan. (14:04 WIB)
  14. Orang yang kurang bersyukur itu matinya pasti akan buruk / su'ul khotimah, karena Tuhannya dia adalah hawa nafsu. (14:06 WIB)
  15. Tidak disebut orang yang ahli dunia, orang yang sibuk dengan dunia tetapi tahu caranya menyeimbangkan akhiratnya. (14:06 WIB)
  16. Barangsiapa yang mencari dunia tetapi tidak mau mengimbanginya dengan akhirat, seperti halnya memotong hartanya untuk akhiratnya. (14:07 WIB)
  17. Sesungguhnya Allah menganjurkan manusia untuk mengeluarkan harta yang dimilikinya sebagai penebus waktu yang banyak digunakan mencari dunia. Dan barangsiapa yang tidak mau mengeluarkan hartanya, tentu kelak yang akan dikeluarkan akan lebih besar dan dalam kesakitan. (14:09 WIB)
  18. Sungguh orang yang beruntung selalu membersihkan dirinya dengan banyak berdzikir kepada Allah SWT sebagai bagian dari mencuci batinnya, dan mengeluarkan zakat sebagai pembersih dari harta yang dimilikinya. (14:11 WIB)
  19. Sesungguhnya manusia itu pada umumnya apabila ditambahkan hartanya bukan malah banyak mengeluarkan justru dia akan semakin pelit dalam memberi. Itulah tanda-tanda dia telah masuk dalam tipuan iblis. (14:12 WIB)
  20. Semakin banyak orang yang meminta kepadamu, maka akan semakin banyak Allah SWT akan memberimu. (14:13 WIB)
  21. Janganlah kamu menunda kebaikan, karena sama saja kamu memundurkan segala urusanmu dengan Tuhanmu, dan termasuk orang yang khianat dengan Allah. Maka akan dihamburkan segala urusannya. (14:14 WIB)
  22. Orang yang pemurah itu diberikan dua kekayaan, yaitu kayanya hati dan kayanya harta. Dan orang yang bakhil juga siksanya dua, siksa hati dan siksa dunianya. (14:15 WIB)
  23. Mudahkanlah segala urusan orang lain, niscaya kamu akan dimudahkan juga urusanmu oleh Allah SWT. (14:16 WIB)
  24. Orang yang selalu menginginkan harta dan dunia itu pasti rendah, karena harta dan dunia itu Allah jadikan rendah dan hina, maka kamu akan menjadi apa yang kamu tuju. (14:23 WIB)
  25. Barangsiapa yang cita-citanya adalah dunia maka akan diakhirkan bangkrut, dan barangsiapa yang dunia ini menjadi sarana maka akan selamat. (14:26 WIB)
  26. Tuntutlah ilmu agar saat kamu memiliki harta ilmu yang akan menjaganya, tetapi apabila kamu mencari harta tanpa memiliki ilmu maka kamu akan yang menjaga hartamu, niscaya kamu akan lelah dan diterkam oleh dunia itu sendiri. (14:27 WIB)
  27. Sesungguhnya orang yang cinta dunia itu ibarat dia sedang menuju kawanan singa, terbuang waktunya dalam perjalanan, masa tuanya dia bersembunyi dari kawanan singa diatas pohon yang ada ditepi jurang yang sedang digerogoti tinggal menunggu lapuk dan jatuh menuju kematian. (14:32 WIB)
  28. Urusilah duniamu dengan syariat muamalah, dan kejarlah urusan akhiratmu dengan hakikat menyembah kepada Tuhanmu, niscaya dunia dan akhiratmu tidak akan terganggu satu sama lain. (14:34 WIB)
  29. Perbaikilah urusan akhiratmu niscaya Allah akan memperbaiki urusan duniamu, tetapi apabila manusia sibuk memperbaiki urusan dunianya, maka urusan dunia tidak akan selesai urusan dengan Tuhannya terlupakan, rugilah keduanya. (14:35 WIB)
  30. Mengamalkan apa saja tanpa memiliki ilmu itu pasti akan tersesat, dan ilmu itu adalah pedoman, tetapi manusia tidak menggunakannya, malas mencarinya, tidak mau bersusah payah dalam menempuhnya. (14:39 WIB)
  31. Sesungguhnya untuk meraih cita-cita itu harus dengan sabar, karena menempuhnya tidak mudah dan membutuhkan waktu yang sangat panjang. (14:40 WIB)
  32. Ada 3 pangkal dosa;
    1. kesombongan yang bermula dari kesombongan iblis manakala diperintahkan oleh Allah SWT untuk sujud kepada Nabi Adam as. sehingga jadilah dia terkutuk.
    2. kerakusan yang bermula dari Nabi Adam as. manakala diperbolehkan baginya untuk menikmati segala buah yang ada di surga kecuali buah kuldi, tapi karena rakus iapun melanggarnya dan dikeluarkan dari surga. 
    3. kedengkian yang dimulai dari qobil kepada habil, sehingga ia rela membunuh saudaranya sendiri. (14:43 WIB)
  33. Kerakusan anak Adam era sekarang adalah bagaimana dia terjerumus dalam urusan riba, dengan banyak alasan. Sesungguhnya dia termasuk orang yang tidak bersyukur dan bersabar maka terjerumus dalam kesesatan. (14:44 WIB)
  34. Nasib yang buruk itu dirubah dengan akal, takdir yang buruk dirubah dengan doa. Maka rubahlah nasibmu dengan akalmu, rubahlah takdirmu dengan doa. (14:56 WIB)
  35. Orang yang tidak sungguh-sungguh dalam merubah nasib dan takdirnya dan mengatakan pasrah, sesungguhnya dia termasuk orang yang putus asa, orang yang putus asa itu dibenci oleh Allah SWT. Dan tidaklah disebut pasrah tanpa melakukan ikhtiar. (14:58 WIB)
  36. Sesungguhnya orang yang selalu menggantungkan kepada orang lain, dia termasuk orang yang mati akalnya. (14:59 WIB)
  37. Manusia itu ada 3 macam, yaitu kurang akal, setengah akal, dan berakal. Orang yang kurang akal itu selalu memburu urusan duniawi, sedangkan orang yang setengah akal adalah orang yang bekerja untuk membeli akhiratnya, dan orang yang berakal adalah yang mempersiapkan akhiratnya sebagai bekal kelak di akhirat. (15:01 WIB)
  38. Barangsiapa selama dalam urusannya karena Allah SWT dan Rasulullah maka janganlah takut akan perihal urusan rejeki. (15:01 WIB)
  39. Ilmu yang tidak disampaikan dan tidak menjadi manfaat adalah bentuk hukuman dari Allah SWT bagi penuntut ilmu yang gagal. (15:02 WIB)
  40. Orang celaka adalah orang yang merasa puas dan cukup dengan amalnya. (15:21 WIB)
  41. Jagalah urusan makananmu, ketahuilah asal-usulnya walaupun sifatnya halal, tetapi apabila didapatkan dari cara yang haram maka akan menjadi haram. Dan akan tertolak doanya selama 40 hari. (15:28 WIB)
  42. Disebut orang yang keramat adalah orang yang doanya mudah terkabul, dan terkabulnya doa itu disebabkan oleh makanan-makanan yang halal. (15:50 WIB)
  43. Sesungguhnya bentuk sedekah itu tidaklah selalu dalam bentuk uang, tetapi saling mendoakan juga termasuk sedekah. Maka apabila kamu tidak memiliki harta dan hendak sedekah maka bacalah tasbih yang keutamaannya melebihi dari 2 gunung emas. (15:55 WIB)
  44. Kedudukan orang yang sedekah itu lebih tinggi dari orang yang berdoa. Karena sedeka itu sifat Allah, dan doa adalah sifat hamba. (15:59 WIB)
  45. Sesungguhnya orang yang bertakwa adalah orang yang mampu mendekat kepada Waliyullah. (16:06 WIB)
0 komentar

Manaqib KH. Abdul Qodir bin Muhammad Hasan Al-Banjari / Guru Tuha

بسم الله الرّحمن الرّحيم


KH Abdul Qodir bin Muhammad Hasan Al-Banjari / Guru Tuha

KH. ABDUL QODIR BIN MUHAMMAD HASAN AL-BANJARI / GURU TUHA". (Beliau lahir di Tunggul Irang Martapura pada Tahun1891, dan beliau wafat pada hari Sabtu 19 Juni 1978) beliau adalah pimpinan Pondok Pesantren Darussalam Martapura periode keempat (Tahun 1940 s/d 1959)

Beliau dikenal sebagai sesepuh di Pondok Pesantren Darussalam dan seringkali dipanggil dengan sebutan Guru Tuha. Beliau adalah orang yang menjadi tangan kanan waktu itu oleh KH. Muhammad Kasyful Anwar saat menjabat sebagai pimpinan Pondok Pesantren Darussalam tahun 1922 s/d 1940 dan kemudian menggantikan sebagai pimpinan setelah KH. Muhammad Kasyful Anwar wafat dari tahun 1940 s/d 1959.

PENDIDIKAN BELIAU
Beliau mengaji di Martapura diantaranya adalah dengan KH. Abdur Rahman (Guru Adu) Tunggul Irang, dan KH. Muhammad Kasyful Anwar. Beliau juga mengaji keluar daerah, seperti di Pulau Madura dengan KH.Kholil Bangkalan, dan di Pulau Jawa dengan KH. Hasyim Asy'ari Tebuireng Jombang, dan sempat pula belajar di kota Makkah Al Mukarromah.

SEBAGIAN DARI RIWAYAT HIDUP BELIAU
KH. Abdul Qodir Hasan termasuk murid yang paling disayangi oleh KH. Hasyim Asy'ari dan dipercaya untuk mendirikan cabang NU pertama di luar Pulau Jawa yakni di Kota Martapura, setelah mengikuti Muktamar Nahdlatul Ulama pertama tanggal 21 Oktober di Surabaya. Dari kota Martapura inilah beliau mendirikan dan melantik cabang-cabang organisasi NU di beberapa wilayah di Pulau Kalimantan sebagai rais syuriah pada masa itu.
Di masa kepemimpinannya sebagai pimpinan pondok dan rais NU, beliau melaksanakan pertemuan rutin setiap bulan di aula Pondok Pesantren Darussalam yang dihadiri oleh seluruh tuan-tuan guru yang ada di kota Martapura dan sekitarnya untuk membahas persoalan agama yang timbul di masyarakat (Bahtsul Masa'il) dan ditutup dengan tahlilan, acara ini disebut dengan istilah Lailatul ijtima.
Hasil forum bahtsul masail ini kemudian disebarkan kepada masyarakat sebagai solusi terhadap berbagai persoalan keagamaan dan sosial yang terjadi di masyarakat.

MENYEBAR LUASNYA PONDOK PESANTREN DARUSSALAM DI LUAR KALIMANTAN
Sejak pimpinan KH.Muhammad Kasyful Anwar sampai pimpinan KH. Abdul Qodir Hasan, banyak guru pengajar di Darussalam yang ditugaskan untuk berdakwah dan mengajar agama Islam keluar daerah seperti Sampit, Pontianak, kotawaringin, Kotabaru, Purukcahu dan daerah di luar Kalimantan Selatan lainnya. Para guru yang dikirim tersebut bermukim di tempat-tempat tersebut dan lalu mendirikan madrasah/pesantren-pesantren yang berafiliasi dengan Pondok Pesantren Darussalam Martapura.

MASA PENJAJAHAN
Pada masa pendudukan Jepang Pondok Pesantren Darussalam dipaksa untuk menjadi asrama tentara Jepang, namun oleh Dia proses belajar mengajar masih tetap terus dijalankan dengan disebarkan di rumah-rumah guru pengajar dan terus istiqomah kegiatan sekolah dijalankan seperti itu hingga Jepang keluar dari Martapura tahun 1945.

MASA REVOLUSI KEMERDEKAAN
Pada masa revolusi kemerdekaan Dia bertindak sebagai sesepuh gerakan gerilya di Kalimantan, memberikan semangat dan kekuatan moril bagi para pejuang gerilya yang berusaha mengusir tentara Belanda yang kembali hendak menjajah tanah air. Pada tahun selanjutnya, awal kemerdekaan RI dia turut aktif memulihkan keamanan bersama-sama dengan almarhum KH.Zainal Ilmi Dalam Pagar Martapura.

WAFAT
KH.Abdul Qodir Hasan wafat pada hari Sabtu, tanggal 11 Rajab 1398 H / 17 Juni 1978 M. Tempat pemakaman dia di Kubah KH. Abdul Qodir Hasan di Jalan K.H.M. Kasyful Anwar Pasayangan Martapura.

Sumber: https://majelisalmunawwarah.blogspot.com/2017/02/manaqib-kh-abdul-qodir-bin-muhammad.html
Jumat, 07 Februari 2020 0 komentar

13 Jumadil Akhir 1441 H (7 Februari 2020)

بسم الله الرّحمن الرّحيم


  1. Yang paling ringan adalah ucapan dzikir, mudah diucapkan tetapi memiliki kandungan yang besar, dan dapat mengantarkannya masuk kedalam surga. (13:30 WIB)
  2. Orang yang selalu nyaman adalah orang yang selalu berbuat baik, sehingga orang melihatmu senang dan nyaman. (13:32 WIB)
  3. Orang yang memiliki akhlaq adalah orang yang dapat membuat setiap orang senang apabila berada didekatnya. (13:32 WIB)
  4. Barangsiapa memperbaiki yang tersembunyi maka Allah SWT akan memperbaiki sesuatu yang terlihat. (13:34 WIB)
  5. Sesungguhnya niat yang kecil akan mampu menjadikan pahala amal yang besar, tetapi pahala amal yang besar itu akan menjadi nol apabila tidak memiliki niat. (13:35 WIB)
  6. Musuhmu adalah hawa nafsumu, dan orang yang cerdas dia akan berusaha mencari cara bagaimana menundukkan dan mengalahkannya. (13:36 WIB)
  7. Sesungguhnya dalam beribadah itu hendaknya terbebas dari sifat paksaan, karena sesuatu yang terpaksa atau dipaksa itu mengandung sifta dhalim. (13:42 WIB)
  8. Sesuatu hal yang berusaha untuk menyaingi sesuatu dari Gurunya niscaya dia termasuk murid yang tidak memiliki akhlaq terhadap Gurunya. (13:52 WIB)
  9. Orang yang menuntut ilmu hendaknya dia semakin pandai mencari kesalahan dan kelemahan dirinya, bukan justru mencari kepandaian, kemuliaan dan ketenaran. (13:55 WIB)
  10. Sesungguhnya sebuah perjalanan tanpa di iringi oleh Allah SWT adalah siksaan dan sebuah kerugian. (13:59 WIB)
  11. Tidak ada siksa yang lebih pedih didunia ini daripada siksa meninggalkan Allah SWT. (14:00 WIB)
  12. Ketahuilah musuh terbesar yang tidak kamu ketahui adalah setan yang masuk kedalam sel darahmu, sehingga manusia itu setiap detik hatinya berubah-ubah. (14:02 WIB)
  13. Orang yang cinta dunia itu pasti membenci akan perihal kuburan, begitu juga sebaliknya orang yang cinta akhirat dia akan merindukan kematian dan berjumpa dengan Tuhannya. (14:05 WIB)
  14. Langkahmu itu akan memutuskan dirimu baik atau buruknya, maka orang yang bodoh dia akan melangkah kepada keburukan, disebabkan dia tidak pernah menghitung langkahnya apakah cenderung untung atau rugi. (14:08 WIB)
  15. Allah ciptakan manusia baik dan buruk, begitu juga langkah kaki dibuat kanan dan kiri, menandakan pergerakan langkah manusia itu setelah buruk ditunggu kebaikan, setelah baik ditunggu keburukan, begitu seterusnya, yang menjadi perhatian adalah apakah langkah terakhirmu pada kebaikan atau keburukan. (14:10 WIB)
  16. Janganlah kamu risau akan kematianmu apakah banyak yang menangisi kepergianmu atau tidak, tetapi tangisilah dirimu sendiri apabila kematianmu tidak membawa bekal apa-apa. (14:11 WIB)
  17. Manusia itu terkadang hanya berpikir yang disebut musibah adalah bencana alam saja padahal hati yang lalai tidak mengingat Allah SWT adalah musibah yang paling besar bagi dirinya. (14:16 WIB)
  18. Carilah nikmat akhirat karena niscaya akan kekal, janganlah kamu mencari nikmat dunia karena pasti akan berkurang dan membuatmu takut akan kehilangannya. (14:19 WIB)
  19. Janganlah kamu memaksakan orang lain menjadi baik dengan kemauanmu, tapi jadikan dirimu sendiri untuk menjadi lebih baik. (14:27 WIB)
  20. Berilmulah sehingga kamu ditemani oleh ilmu dan menguasai harta, tetapi jika kamu berharta tanpa ilmu, mustahil kamu ditemani harta justru dia akan menguasaimu. (14:35 WIB)
  21. Orang yang terjebak dalam pujian itu adalah orang yang dalam kebinasaan. (14:42 WIB)
  22. Hati orang tua akan tetap muda karena mencintai 2 hal yaitu kehidupan yang panjang dan cinta kepada harta. (14:55 WIB)
  23. Ikhlas itu sesudah kamu bertawakkal kepada Allah, tawakkal itu sesudah kamu sabar, dan mustahil seorang dapat ikhlas ditempuh dengan waktu yang singkat melainkan juga harus ditempuh dengan banyaknya ujian. (15:10 WIB)
  24. Orang yang gelisah perkara dunia adalah orang yang munafik, sedangkan orang yang beriman dia selalu gelisah perkara dosa-dosanya. (15:18 WIB)
  25. Berhati-hatilah kamu sekalian terhadap penyakit jenjang sosial, karena penyakit gengsi itu sudah banyak menjerumuskan orang baik, yang dihatinya merasa lebih baik dari orang lain. (15:31 WIB)
  26. Barangsiapa yang tawadhu' niscaya dia akan diangkat derajatnya oleh Allah SWT. (15:35 WIB)
  27. Barangsiapa dihatinya ada sebiji sawi saja ada rasa sombong maka Allah akan haramkan kamu masuk neraka, tetapi jika sebiji sawi saja ada rasa takutmu kepada Allah maka akan diharamkan neraka bagimu. (15:36 WIB)
  28. Tidak disebut Ulama yang tidak mau duduk dan memberi makan orang fakir miskin, jauhilah ulama seperti itu karena tanda bahwa hatinya telah mati, walaupun ilmunya segudang. (15:39 WIB)
Kamis, 06 Februari 2020 0 komentar

Do'a Berlindung Dari Fitnah Harta

بسم الله الرّحمن الرّحيم



اَللهم إِنِّى أَعُوذُ بِكَ مِنْ فِتْنَةِ النَّارِ وَعَذَابِ النَّارِ وَمِنْ شَرِّ الْغِنَى وَالْفَقْرِ

ALLAAHUMMA INNII A'UUDZU BIKA MIN FITNATIN NAAR WA 'ADZAABIN NAAR WA MIN SYARRIL GHINAA WAL FAQR

Ya Allah, aku berlindung kepadaMu dari fitnah neraka dan adzab neraka, serta dari keburukan kekayaan dan kefakiran.
0 komentar

Do'a Untuk Mukmin Yang Pernah Kita Hina

بسم الله الرّحمن الرّحيم


اَللهم فَأَيُّمَا مُؤْمِنٍ سَبَبْتُهُ فَاجْعَلْ ذَلِكَ لَهُ قُرْبَةً إِلَيْكَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ
ALLAAHUMMA FA-AYYUMAA MU'MININ SABABTUHU FAJ'AL DZAALIKA LAHU QURBATAN ILAIKA YAUMAL QIYAAMAH


Ya Allah, siapa saja di antara orang mukmin yang kuhina, jadikanlah hal itu sebagai sarana yang mendekatkan dirinya kepadaMu di hari kiamat.


Jumat, 24 Januari 2020 0 komentar

29 Jumadil Awal 1441 H (24 Januari 2020)

بسم الله الرّحمن الرّحيم


  1. Manusia yang paling merugi adalah manusia yang selalu duduk dengan orang sholeh tetapi tidak mampu menjadi orang sholeh, meniru perbuatannya dalam amal kebaikan. (13:54 WIB)
  2. Janganlah kamu banyak angan-angan terhadap hidup ini, pikirkanlah apa yang ada saat ini, jagalah keuntungan hari-harimu dengan banyak melakukan amal ibadah. (13:55 WIB)
  3. Jadikanlah kamu beribadah seolah kamu mati besok hari, dan jadikanlah urusan duniamu seolah kamu hidup seratus tahun lagi. Maka segerakanlah urusan yang memiliki waktu yang singkat. (13:58 WIB)
  4. Dijadikan pada manusia itu kenikmatan yang sesungguhnya yaitu menjadi orang islam, dan menjadi umat Nabi Muhammad, puncaknya adalah masuk surga. (14:01 WIB)
  5. Bentuk agama Islam itu bercabang menjadi banyak, ada Islam kaffah, Islam ikut-ikutan, dll. Tetapi yang beruntung adalah Islam dengan memiliki Tauhid didalam hatinya. (14:04 WIB)
  6. Sesungguhnya ilmu tauhid itu adalah bentuk keyakinan didalam hati, dan orang yang bertauhid dirinya selalu ingin dipandang oleh Allah bukan dipandang oleh mahluk. (14:05 WIB)
  7. Berbuat baiklah kamu terhadap orang lain niscaya kamu akan menerima kebaikan, tetapi waspadalah terhadap dirimu, janganlah kamu berbuat baik seperti lilin yang menerangi tetapi merusak diri. (14:07 WIB)
  8. Sesungguhnya menjawab salam dari sesama muslim itu hukumnya wajib, tetapi janganlah kamu membalas salam orang yang munafik dan tidak jujur dengan Allah. (14:12 WIB)
  9. Jadikanlah dirimu saat sholat seperti halnya orang yang sedang hendak disidang. (14:20 WIB)
  10. Tidur tidak mengandung kelalaian, kelalaian adalah saat manusia itu terbangun, dan ketika hilang waktu sholat dalam tertidur hendaknya dia segera menggantinya saat terjaga. (14:23 WIB)
  11. 3 Perkara tidak berguna satu amalan pun yaitu menyekutukan Allah, mendurhakan orang tua, dan lari dari medan perang. (14:26 WIB)
  12. Sesungguhnya orang yang ditolak amalnya adalah orang yang lari dari medan perang, dan orang yang tidak mentaati perintah Guru adalah termasuk orang yang lari dari medan perang. Karena seorang Guru selalu memerintahkan muridnya untuk selalu berperang, sebuah perang yang lebih dahsyat dari perang badar yaitu perang melawan hawa nafsu. (14:27 WIB)
  13. Sesungguhnya amanat itu tidak ada yang menyenangkan melainkan memberatkan, dan hendaknya kamu laksanakan baik suka tidak suka, nyaman atau tidak nyaman. (14:29 WIB)
  14. Barangsiapa seorang hamba memiliki niat kebaikan didalam hatinya maka pada saat itu juga Allah bukakan 1000 pintu kebaikan untuknya, maka orang yang tidak memiliki niat akan tertutup 1000 pintu kebaikannya walaupun dia sedang berbuat sebuah kebaikan. (14:32 WIB)
  15. Jadikanlah niatmu dalam bekerja dan mencari harta untuk dapat berjuang di jalan Allah, niscaya Allah akan membukakan padamu 1000 pintu rezeki. (14:33 WIB)
  16. Sesungguhnya telah digambarkan bahwasanya bangkai manusia itu lebih busuk daripada bangkai hewan disebabkan banyaknya keinginan dan rasa tidak bersyukur kepada Allah. (14:34 WIB)
  17. Janganlah kamu tolong menolong dengan orang yang lupa kepada Allah. (14:46 WIB)
  18. Manusia yang sombong paling sombong adalah mereka yang tidak mau memaafkan kesalahan orang lain, dia seperti halnya iblis yang tidak mau mengucap kata maaf kepada Nabi Adam. (14:49 WIB)
  19. Orang yang enggan menerima sehat termasuk orang yang sombong, karena didalam dirinya ada rasa lebih baik dari orang lain. (14:50 WIB)
  20. Seseorang itu menjadi kecil dihadapan manusia ketika dunia menjadi besar pada pandangannya. (14:53 WIB)
  21. Penyebab sifat bakhil adalah kecintaannya kepada dunia, dan syahwatnya yang hanya bisa terpenuhi dengan hartanya. (14:56 WIB)
  22. Serakahlah kamu dengan ilmu janganlah kamu serahkan terhadap dunia, karena dengan ilmu kamu bisa mengatur hartamu, sedangkan tanpa ilmu niscaya hartamu akan menguasai dirimu. (14:58 WIB)
  23. Orang yang terkena tipuan setan dia akan banyak menghabiskan waktu secara sia-sia yaitu mereka yang:
    1. Berilmu tetapi tidak diamalkan
    2. Berilmu tetapi mengetahui kondisi hati
    3. Mengetahui penyakit hati tetapi mengaku terbebas darinya
    4. Berilmu dan menjaga diri serta hati tapi masih tertipu oleh tipu daya setan 
    5. Sibuk dengan ilmu kalam
    6. Menyibukkan diri dalam menasehati tetapi lupa menasehati diri sendiri
    7. Menyimpang dari jalan kebenaran demi mendapat kekaguman orang lain
    8. Puas dengan menghafal tanpa mengetahui pengertiannya
    9. Sibuk dengan ilmu sastra dan gramatikal 
    10. Mengabaikan yang wajib dan mengutamakan yang sunnah
    11. Orang yang dikuasai was-was ketika niat
    12. Was-was saat membaca Al-Qur'an dan berdzikir
    13. Bangga dengan bacaan Al-Qur'an yang cepat sehingga sehari dapat khatam sekali
    14. Bangga dengan puasa 
    15. Bangga dengan berhaji
    16. Bangga beramal ma'ruf nahi munkar tetapi melupakan diri sendiri
    17. Melakukan yang sunnah tetapi tidak merasakan keagungan ibadah wajib
    18. Menganggap diri memiliki ilmu ma'rifat
    19. Tenggelam dalam perbuatan maksiat 
    20. Sibuk mengurusi hati dan meninggalkan pekerjaan duniawi
    21. Ketat dalam urusan halal tapi abai dalam hal lainnya
    22. Sibuk mencari penyakit hati, tetapi lalai dalam mengobatinya
    23. Berhenti melangkah karena yakin telah sampai kepada Allah SWT. (15:12 WIB)
  24. Orang yang tidak memiliki semangat dalam belajar ilmu mengenal Allah, mengurangi istiqomah dan kebaikan termasuk golongan yang tertipu, karena dia telah merasa cukup dengan amal ibadahnya. (15:14 WIB)
  25. Orang yang tidak menambahkan doanya dalam beribadah adalah orang yang tertipu. (15:14 WIB)
  26. Orang yang tidak mau berdzikir kepada Allah baik saat pagi atau petang juga termasuk orang yang tertipu. (15:14 WIB)
  27. Orang yang mengerjakan akhirat dan melupakan dunia termasuk orang yang tertipu, begitu juga orang yang mengerjakan urusan dunia melupakan akhiratnya. (15:16 WIB)
  28. Sesungguhnya orang yang duduk dalam majelis ilmu dia datang tanpa membawa sebuah catatan maka dia termasuk orang yang tertipu terlebih lagi dia menginginkan dunia. (15:16 WIB)
  29. Orang yang menuntut ilmu tetapi meremehkan ilmu adalah termasuk orang yang tertipu. Karena dia menuntut ilmu sebatas hanya sebagai syarat dan informasi, tanpa memiliki komitmen dan rasa tanggung jawab. (15:18 WIB)
  30. Orang yang menuntut ilmu tetapi tidak mengetahui bahwa ilmu tersebut menjadi bekal untuk mati kelak di akhirat termasuk orang yang tertipu. (15:20 WIB)
  31. Barangsiapa yang menuntut ilmu tanpa memiliki niat termasuk orang yang tertipu. (15:21 WIB)
  32. Orang yang selalu memikirkan dunia adalah orang yang mati saat hidup, dan dia akan terbangun kelak saat mati. (15:22 WIB)
  33. Orang yang hidupnya selalu memikirkan dunia mereka adalah orang yang tidak memiliki harapan kebaikan di akhirat, mereka adalah orang yang bangkrut dan mati sebelum mati. (15:22 WIB)
  34. Kejarlah duniamu tanpa melupakan akhirat, dan kejarlah akhiratmu tanpa melupakan duniamu. Hidup itu sangatlah singkat, dan waktu yang telah lewat tidak akan kembali, segeralah berbuat amal kebaikan, sehingga kamu akan menuai di dunia dan akhirat. (15:24 WIB)
  35. Siapakah kelompok-kelompok iblis? yaitu mereka yang senang menunda-nunda kebaikan. (15:26 WIB)
  36. Banyak-banyaklah istighfar, sehingga istighfar itu kelak akan menjadi penolong dan penghias amal-amalmu di akhirat sebagai bentuk penolong dirimu. (15:27 WIB)
  37. Orang yang banyak beristighfar tandanya adalah dia memilki banyak kebaikan didalam dirinya, amalnya mengalir terus menerus seperti air. (15:28 WIB)
  38. Janganlah kamu menjadikan rumahmu seperti halnya rumah hantu, dimana didalamnya tidak ada kegiatan sholat, sholawat, mengaji dan membaca Al-Qur'an. (15:30 WIB)
  39. Bersyukurlah kepada Allah niscaya akan bertambah kenikmatan, dan janganlah kamu merisaukan urusan rejekimu yang sudah tertulis, asalkan kamu bertakwa kepada Allah pasti rejeki akan mencarimu. (15:32 WIB)
  40. Orang yang bodoh selalu mengisi pembicaraannya dengan tidak jelas, dan orang yang cerdas berbicara langsung kepada inti permasalahannya. (15:53 WIB)
  41. Nasehatilah dirimu sendiri sebelum kamu menasehati orang lain, dan janganlah kamu menjadi pahlawan kesiangan, karena pasti tidak akan ada yang mau dengar nasehat dari seorang yang pendusta. (15:58 WIB)
  42. Tidak perlu kamu menuntut kebaikan dari manusia siapapun, selama kamu berbuat kebaikan niscaya manusia akan menganggapmu baik dan mendapatkan kebaikan. (15:59 WIB)
Rabu, 22 Januari 2020 0 komentar

Fadhilah Dan Khasiat Ayat Kursi

بسم الله الرّحمن الرّحيم


  1. Barangsiapa yang membaca ayat Kursi dengan khusyu' setiap kali selepas sholat fardhu, setiap pagi dan petang, setiap kali keluar masuk rumah atau hendak berpergian / musafir, Insya Allah akan terpeliharalah dirinya dari godaan syaitan, kejahatan manusia, binatang buas yang akan memudharatkan dirinya bahkan keluarga, anak-anak, harta bendanya juga akan terpelihara dengan izin Allah SWT.
  2. Mengikut keterangan dari kitab Asraarul Mufidah: Barangsiapa mengamalkan membaca Ayat Al-Kursi setiap hari sebanyak 180 kali, maka akan dibukakan dadanya dengan berbagai hikmah, dimurahkan rezekinya, dinaikkan derajatnya dan diberikannya pengaruh sehingga semua orang akan menghormatinya serta terpelihara ia dari segala bencana dengan izin Allah.
  3. Menurut Al-Imam As-Syeikh Ibnu Abbas menerangkan: Barangsiapa yang membacanya sebanyak 50 kali lalu ditiupkannya pada air hujan kemudian diminumnya, Insya Allah akan mencerdaskan akal fikirannya serta memudahkannya menerima ilmu pengetahuan.
  4. Dalam riwayat Rasulullah Shallallahu 'alaihi wassalam bersabda: Barangsiapa yang pulang ke rumahnya serta membaca ayat kursi, Allah akan hilangkan segala kefaqiran di depan matanya.
  5. Rasulullah Shallallahu 'alaihi wassalam bersabda: Barangsiapa ummatku yang membaca ayat kursi 12 kali pada pagi jum'at, kemudian berwudhu'dan shalat sunnah dua raka'at, Allah Subhanahu Wa Ta'ala akan memeliharanya daripada kejahatan syaitan dan kejahatan sulthan-sulthan / pembesar.
  6. Orang yang selalu membaca ayat Kursi akan dicintai dan dipelihara oleh Allah Subhanahu Wa Ta'ala sebagaimana Dia memelihara Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wassalam.
  7. Barangsiapa mereka yang mengamalkan dengan bacaan ayat Kursi akan mendapat pertolongan serta perlindungan Allah Subhanahu Wa Ta'ala daripada gangguan serta godaan syaithan.
  8. Pembaca ayat Kursi juga, dengan izin Allah Subhanahu Wa Ta'ala, akan terhindar daripada pencuri. Ayat Kursi menjadi benteng yang kuat menjadi penghalang pencuri daripada memasuki rumah.
  9. Mengamalkan bacaan ayat Kursi juga akan memberikan keselamatan ketika dalam perjalanannya / Musafir / berpergian.
  10. Ayat Kursi yang dibaca dengan penuh khusyu' Insya Allah akan menyebabkan syaithan dan jin kafir akan terbakar & jika anda berpindah kediaman rumah baru maka pada malam pertama anda akan menempati rumah itu sebaiknya membaca ayat Kursi 100 kali pada malam jumat / hari jum'at pagi Insya Allah mudah-mudahan anda sekeluarga terhindar daripada gangguan dhohir dan bathin.
  11. Barangsiapa yang membaca ayat Kursi apabila hendak berbaring di tempat tidurnya, Allah mewakilkan 2 orang Malaikat memeliharanya hingga subuh.
  12. Barangsiapa membaca ayat Kursi di akhir setiap sembahyang fardhu, ia akan berada dalam lindungan Allah Subhanahu Wa Ta'ala hingga sholat fardhu yang lain.
  13. Barangsiapa membaca ayat Kursi di akhir tiap sholat, tidak mencegah akan dirinya daripada masuk surga / ditunjukkan kecuali maut.
  14. Barangsiapa membaca membacanya ketika hendak tidur, Allah memelihara dia atas rumahnya, rumah tetangganya & ahli rumah-rumah disekitarnya.
  15. Barangsiapa yang membaca ayat Kursi diakhir tiap-tiap sholat Fardhu, Allah menganugerahkan dia hati-hati orang yang bersyukur perbuatan-perbuatan orang yang benar, dapat pahala Nabi-Nabi, juga Allah Subhanahu Wa Ta'ala melimpahkan padanya rahmat yang besar.
  16. Barangsiapa yang membaca ayat Kursi sebelum keluar rumahnya, maka Allah akan mengutuskan 70.000 Malaikat kepadanya, mereka semua memohon ampunan baginya dan mendoakannya.
  17. Barangsiapa yang membaca ayat Kursi di akhir sholatnya maka Allah azza wajalla wa 'Adhamatuhu akan mengendalikan pengambilan ruhnya dan ia adalah seperti orang yang berperang bersama Nabi-nabinya Allah Subhanahu Wa Ta'ala sehingga mati dalam keadaan mati syahid.
  18. Barangsiapa yang membaca ayat Kursi sebanyak 313x habis sholat hajat ketika dalam kesempitan niscaya Allah berkenan memberi pertolongan kepadanya, tawassul ke baginda Nabi Shallallahu 'alaihi wassalam dan para Sahabat dan Malaikat muqarrabin dan Syeikh Qandiyasin dan mursyid yang memberi ijazah amalan ayat kursi Insya Allah akan qobul hajat-hajatnya amin 3x.
 
;