Selasa, 13 Oktober 2020 0 komentar

Do'a Mohon Petunjuk

بسم الله الرّحمن الرّحيم

رَبَّنَا آتِنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً وَهَيِّئْ لَنَا مِنْ أَمْرِنَا رَشَدًا

Rabbana Aatinaa Min Ladunka Rahmatan Wahayyi’ Lanaa Min ‘Amrinaa Rasyadaan

Wahai Tuhan kami, berikanlah rahmat kepada kami dari sisi-Mu dan sempurnakanlah bagi kami petunjuk yang lurus dalam urusan kami (ini)

(Qs. Al-Kahf: 10)


Senin, 12 Oktober 2020 0 komentar

Do'a Agar Dimudahkan Mendapatkan Anak

بسم الله الرّحمن الرّحيم

 

رَبِّ هَبْ لِي مِنْ لَّدُنْكَ ذُرِّيَّةً طَيِّبَةً إِنَّكَ سَمِيْعُ الدُّعَآءِ

RABBI HABLII MILLADUNKA DZURRIYYATAN THOYYIBATAN INNAKA SAMII'UD DU'AA
(Lepas Fardhu 3x)

Ya Allah anugerahkanlah aku keturunan yang baik dari sisi-Mu. Sesungguhnya Engkau Maha Memperkenankan Doa.

(Qs. Al-Imran:38)


Jumat, 02 Oktober 2020 0 komentar

Manaqib Syeikh Ahmad Khatib Minangkabawi

بسم الله الرّحمن الرّحيم

Syeikh Ahmad Khatib Minangkabawi


Syaikh Ahmad Khatib Al-Minangkabawi seorang ulama-pembaharu yang sangat berpengaruh.

Sebagai ulama besar, beliau ‘melahirkan’ banyak ulama besar lainnya seperti –antara lain- KH Ahmad Dahlan dan KH Hasyim Asy’ari. Sebagai pembaharu, beliau berhasil membuka cakrawala berfikir dari banyak kalangan Islam antara lain tentang bagaimana beraqidah yang benar dan penerapan syariat yang tepat.

Ahmad Khatib lahir pada 26/05/1860 di Kota Gadang, Bukittinggi, Sumatera Barat. Saat kanak-kanak, beliau memelajari dasar-dasar ilmu agama dari sang ayah yaitu Syaikh Abdul Lathif. Lewat sang ayah pula, beliau mulai menghafal Al Quran 

Saat berusia 11 tahun, Ahmad Khatib dibawa sang ayah berhaji. Di Mekkah, setelah berhaji, Ahmad Khatib belajar. Beliau mendalami Islam ke beberapa ulama seperti Sayyid Bakri Syatha, Sayyid Ahmad bin Zaini Dahlan, dan Syaikh Muhammad bin Sulaiman Hasbullah Al-Makki.

Ahmad Khatib adalah seorang pemuda yang pandai. Maka, latar belakang inilah yang mengantarkan Ahmad Khatib menjadi Imam dan Guru Besar dalam mazhab Syafi’i di Masjidil Haram.

Walau Ahmad Khatib mukim di Mekkah, dia termasuk tokoh pembaharu di Indonesia di penghujung abad 19 dan di awal abad 20. Pasalnya, pikiran-pikiran dia tersebar luas di Indonesia dengan cara; Pertama, melalui buku-bukunya. Kedua, melalui mereka yang datang ke Mekkah untuk beribadah haji dan sekaligus menyempatkan diri belajar kepada Ahmad Khatib.

Setelah kembali ke Indonesia, mereka lalu menjadi ulama besar. Misal, yang berasal dari Minangkabau antara lain Syaikh Muhammad Jamil Jambek (1860-1947), H. Abdul Karim Amrullah (1879-1945, ayah dari Buya HAMKA), dan H. Abdullah Ahmad (1878-1933). Sementara, yang berasal dari luar Minangkabau antara lain Syaikh Muhammad Nur sebagai Mufti Kerajaan Langkat. Syaikh Muhammad Zain sebagai Mufti Kerajaan Langkat di Binjai, Syaikh Hasan Maksum sebagai Mufti Kerajaan Deli, dan Syaikh Muhammad Saleh sebagai Mufti Kerajaan Selangor. Adapun yang berasal dari Jawa di antaranya adalah KH. Ahmad Dahlan (1868-1923, pendiri Muhammadiyyah), dan KH. Hasyim Asy’ari (1871-1947, pendiri NU). Sementara, beberapa ulama besar dari Kalimantan pernah juga belajar kepada Ahmad Khatib.

MasyaAllah

Sumber: https://majelisalmunawwarah.blogspot.com/2020/10/manaqib-syeikh-ahmad-khatib-minangkabawi.html

Kamis, 01 Oktober 2020 0 komentar

Niat Dalam Mencari Rezeki

بسم الله الرّحمن الرّحيم

Sayyidil Habib Alwi bin Thahir Al-Haddad (Mufti Johor)

مَرَّ عَلَى النَّبِيِّ رَجُلٌ فَرَأَى أَصْحَابُ رَسُولِ اللهِ مِنْ جَلَدِهِ وَنَشَاطِهِ فَقَالُوا: يَا رَسُولَ اللهِ، لَوْ كَانَ هَذَا فِي سَبِيلِ اللهِ. فَقَالَ رَسُولُ اللهِ : إِنْ كَانَ خَرَجَ يَسْعَى عَلَى وَلَدِهِ صِغَارًا فَهُوَ فِي سَبِيلِ اللهِ، وَإِنْ كَانَ خَرَجَ يَسْعَى عَلَى أَبَوَيْنِ شَيْخَيْنِ كَبِيْرَيْنِ فَهُوَ فِي سَبِيلِ اللهِ، وَإِنْ كَانَ خَرَجَ يَسْعَى عَلَى نَفْسِهِ يُعِفُّهَا فَهُوَ فِي سَبِيلِ اللهِ، وَإِنْ كَانَ خَرَجَ يَسْعَى رِيَاءً وَمُفَاخَرَةً فَهُوَ فِي سَبِيلِ الشَّيْطَانِ

Seseorang telah melewati Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam maka para sahabat Nabi melihat keuletan dan giatnya, sehingga mereka mengatakan: “Wahai Rasulullah, seandainya ia lakukan itu di jalan Allah. "Maka Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda: 

“Bila ia keluar (rumah) demi mengusahakan untuk anak-anaknya yang kecil maka ia berada di jalan Allah.

Bila ia keluar demi mengusahakan untuk kedua orangtuanya yang telah berusia lanjut maka ia berada di jalan Allah.

Bila dia keluar demi mengusahakan untuk dirinya sendiri agar terjaga kehormatannya maka ia berada di jalan Allah.

Namun bila dia keluar dan berusaha untuk riya’ (mencari pujian orang) atau untuk berbangga diri, maka ia berada di jalan setan."

(Shahih lighairihi, HR. At-Thabarani. Shahih At-Targhib, 2/141 no. 1692)

Senin, 28 September 2020 0 komentar

30 Musibah Yang Nabi Muhammad SAW Meminta Perlindungan Daripadanya.

بسم الله الرّحمن الرّحيم

ثَلَاثُوْنَ بَلَاءً كَانَ يَسْتَعِيْذُ مِنْهَا النَّبِيُّ مُحَمَّدٌ ﷺ

Tsalatsuna Bala'an Yasta'idzu Minhaan Nabiyyu Muhammadun Shallallahu 'Alaihi Wasalam
30 musibah yang Nabi Muhammad SAW meminta perlindungan daripadanya.

اَللّٰهُمَّ اِنِّيْ اَعُوْذُبِكَ مِنَ الْهَمِّ وَالْحَزَنِ وَالْعَجَزِ وَالْكَسَلِ وَالْجُبْنِ وَالْبُخْلِ وَالْهَرَمِ وَغَلَبَةِ الدَّيْنِ وَقَهْرِ الرِّجَالِ وَالْقَسْوَةِ وَالْغَفْلَةِ وَالْقِيْلَةِ وَالذِّلَّةِ وَالْمِسْكِنَةِ وَاَعُوْذُبِكَ مِنَ الْفَقْرِ وَالْكُفْرِ وَالشِّرْكِ وَالْفُسُوْقِ وَالشِّقَاقِ وَالنِّفَاقِ وَسُوْءِ الْاَخْلَاقِ وَالسُّمْعَةِ وَالرِّيَاءِ وَاَعُوْذُبِكَ مِنَ الصَّمَمِ وَالْبُكْمِ وَالْجُنُوْنِ وَالْجُذَامِ وَالْبَرَصِ وَسَيِّءِ الْاَسْقَامِ.

Allahumma Inni A'udzubika Minal Hammi Wal Hazani Wal 'Ajazi Walkasali Waljubni Wal Bukhli Walharami Wa Ghalabatid Daini Wa Qahrir Rijaali Walqaswatil Ghaflati Walqilati Wadz-dzillati Walmiskinati Wa A'udzubika Minal Faqri Wal Kufri Wasy-syirki Wal Fusuqi Wasy-syaqaaqi Wan-Nifaaq Wasu'il Akhlaqi Wassum'ati Warriyaa'i Wa A'udzubika Minash-shamami Walbukmi Waljununi Waljudzami Walbarashi Wasayyi'il Asqaami.
Ya Allah aku berlindung kepadaMu dari kesusahan, kesedihan, lemah, malas, takut, kikir, pikun, terlilit hutang, tertindas penguasa, kerasnya hati, kelalaian, benjolan getah bening, kehinaan, dan kemiskinan. Dan aku berlindung kepadaMu dari fakir, kufur, syirik, fasiq, durhaka, munafik, akhlak yang buruk, ingin selalu didengar orang, dan pamer. Dan aku berlindung kepadaMu dari tuli, bisu, gila, penyakit lepra, belang-belang dan sakit gigi.


Sabtu, 26 September 2020 0 komentar

Do’a Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wasallam Kepada Sayyidina Anas Agar Menjadi Kaya

بسم الله الرّحمن الرّحيم

اَللهم اَغْنِيْنِ بِفَضْلِكَ عَنْ مَنْ سِوَاك، وَبِحَلَالِكَ عَنْ حَرَامِكَ

Allahumma Aghnini Bifadlika Amman Siwaka, Wa Bihala Lika An Haromika

Kata Abah Guru sekumpul barangsiapa membacanya 70x di hari Jum'at, tidak akan berlalu waktu 2 jum'at niscaya akan mendapati rejeki yang bikin kaget. Untuk waktu membacanya bebas bisa selesai sholat Jum'at atau Selesai Sholat Ashar dan membacanya jangan kurang jangan lebih.

0 komentar

Do'a Memohon Kebersihan Dan Kesucian Jiwa

بسم الله الرّحمن الرّحيم

اَللهم آتِ نَفْسِيْ تَقْوَاهَاوَزَكِّهَا أَنْتَ خَيْرُ مَنْ زَكَّا هَا أَنْتَ وَلِيُّهَا وَمَوْلَاهَا

ALLAHUMMA AATI NAFSII TAQWAAHAA WA ZAKKIHAA ANTA KHOIRU MAN ZAKKAAHAA ANTA WALIYYUHAA WA MAULAAHAA
Ya Allah, limpahkanlah ketakwaan pada jiwaku dan sucikanlah, sesungguhnya Engkau adalah sebaik-baik Dzat yang menyucikan jiwa, Engkau-lah Yang Menjaganya serta Melindunginya

(HR. Muslim 2722)


 
;