Senin, 10 September 2018 0 komentar

Galeri Foto KH. M. Utsman Al-Ishaqi

بسم الله الرّحمن الرّحيم

KH. M. Utsman Al-Ishaqi
Minggu, 09 September 2018 0 komentar

26 Dzulhijah 1439 H (7 September 2018)

بسم الله الرّحمن الرّحيم
  1. Rasulullah SAW bersabda: “Orang mukmin bukanlah orang yang suka mencela, melaknat dan berbuat keji dan berkata-kata kotor.” (13:36 WIB)
  2. Kedudukan seorang mukmin tidaklah sama dengan orang yang muslim. Orang yang mukmin itu pasti muslim, tetapi orang yang muslim belum tentu dia orang yang mukmin. (13:37 WIB)
  3. Sesungguhnya manusia itu memiliki tahapan proses dari muslim menjadi muslim yang kaffah, barulah dia beriman, setelah dia beriman barulah dia menjadi orang yang takwa. (13:40 WIB)
  4. Musibah bagi ilmu adalah saat dimana para penuntut ilmu itu bukanlah orang yang benar-benar menginginkan ilmu. (13:42 WIB)
  5. Zaman akhir adalah zaman fitnah dan banyak orang hujat menghujat disebabkan sudah dikuasai oleh kerakusan dan kecintaan terhadap dunia. (13:52 WIB)
  6. Tinggalkanlah orang yang banyak menghujat karena itu termasuk perbuatan yang tidak ada apa-apanya, carilah sesuatu yang ada apa-apanya. (13:54 WIB)
  7. Rasulullah SAW bersabda: "Jika seorang diantara kalian akan memuji hendaklah ia mengatakan 'aku kira ia begini dan begitu' apabila benar demikian cukuplah Allah SWT yang menentukan kebaikannya, dan janganlah mendahului Allah SWT dalam memuji orang" (13:57 WIB)
  8. Yang meninggikan orang mulia hanyalah orang yang mulia, maka tinggikanlah orang yang mulia niscaya kamu akan termasuk orang yang mulia, dan orang yang mulia adalah orang yang berilmu, yaitu ilmu yang mengenal Allah SWT. (13:59 WIB)
  9. Barangsiapa menyenangkan hati Ulama sama dengan menyenangkan hati Rasulullah SAW. (14:00 WIB)
  10. Orang yang tawadhu berkata: "Andaikan masih ada orang yang mengajari aku, pastilah aku akan menuntut ilmu kepadanya." (14:02 WIB)
  11. Ulama itu dibutuhkan banyak manusia dan tidak akan mengurangi kerajaannya, tidak dibutuhkan juga tidak menjadikan ia miskin. (14:05 WIB)
  12. Sesungguhnya Allah SWT menyembunyikan ilmu dan pemberiannya kepada para Wali-walinya, dan hanya akan diberikan kepada orang yang mau mengambilnya dan mengetahuinya. (14:08 WIB)
  13. Rasulullah SAW bersabda: "Orang mukmin yang bergaul dengan manusia dan sabar atas gangguan mereka lebih baik dari pada orang mukmin yang tidak bergaul dengan manusia dan tidak sabar atas gangguan mereka." (14:37 WIB)
  14. Selama kita tidak mampu bergaul dengan manusia maka beruzahlah, tetapi lebih utama manusia itu bergaul dengan manusia, karena sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat kepada manusia lainnya. (14:38 WIB)
  15. Manusia yang rapuh disebabkan dia banyak bergantung kepada manusia tidak bergantung kepada Allah SWT. (14:41 WIB)
  16. Hakikat nikmat adalah ketika manusia sudah masuk surga, tetapi kebanyakan manusia itu tidak mengetahui hakikat nikmat sehingga mencari nikmat yang dari hawa nafsunya. (14:45 WIB)
  17. Sesungguhnya iblis itu mempunyai 5 anak yaitu:
    1. Tsabur: Tugasnya dia mengurusi bencana dan menyuruh manusia untuk merobek saku menempeleng pipi dan menyeru kejahilan.
    2. A'war: Anak iblis yang mengurusi dan menguasai zina.
    3. Mabsuth: Anak iblis yang tugasnya mengurusi kebohongan dan mendorong manusia senantiasa berbuat curang dan dusta.
    4. Dasim: Anak iblis yang mengikuti seseorang datang dari berpergian, ketika seseorang itu masuk rumah anak iblis ini membuntutinya lalu membangkitkan amarah kepada keluarganya, sehingga pria itu mendapatkan caci makian lalu mereka bertengkar.
    5. Dzalanbur: Adalah anak iblis yang menguasai pasar, ia mendorong manusia untuk berbuat curang. (14:56 WIB)
  18. Sesungguhnya ada setan yang bernama Khanzab yang menggoda pada saat sholat, dan ada pula yang bernama Walhan tugasnya menggoda manusia saat berwudhu. (14:58 WIB)
  19. Rasulullah saw bersabda: “Diwakilkan dengan orang mu’min 160 malaikat, yang mempertahankannya, apabila ia tidak sanggup mempertahankan dirinya dari yang demikian. Bagi penglihatan (mata) mempunyai 7 malaikat, yang mempertahankannya, sebagaimana lalat ditolak-jauh dari piring madu pada hari panas. Jikalau tampaklah bagi kamu malaikat itu, niscaya kamu melihatnya, pada tiap-tiap lembah dan bukit. Masing-masing mereka menghamparkan tangannya dan membuka mulutnya. Dan jikalau diwakilkan hamba mu’min itu kepada dirinya sendiri sekejap mata niscaya ia disambar oleh setan-setan” (15:00 WIB)
  20. Apabila seorang alim merasa alim sesungguhnya iblis lebih alim, apabila ahli ibadah merasa ahli ibadah sesungguhnya iblis adalah ahli ibadah, tetapi ketahuilah walaupun iblis itu alim dan ahli ibadah tetapi dia tidak mau menuruti perintah Allah SWT bersujud kepada Adam. (15:05 WIB)
  21. Sesungguhnya mereka yang selalu berdzikir dalam keadaan berdiri, duduk, berbaring dan berpikir terhadap apa yang dijadikan Allah SWT. Dan ketahuilah sesungguhnya apa yang Allah SWT jadikan dimuka bumi ini tidak ada yang sia-sia. (15:07 WIB)
  22. Kebaikan itu terbagi menjadi 3, yaitu zakat yang telah ditentukan ukurannya dan syariat yang telah ditentukan, kedua ditingkatkan lagi menjadi sodaqoh yaitu setiap waktu dan kesempatan dia mengeluarkan hartanya untuk berjalan di jalan Allah SWT, yang lebih tinggi lagi dia berkorban segalanya untuk berjuang dijalan Allah SWT. (15:10 WIB)
  23. Orang yang baik apabila dia berbuat baik dia tidak merasa berbuat baik, karena hakikat kebaikan itu adalah pemberian dari Allah SWT. (15:10 WIB)
  24. Manusia yang awam adalah mereka yang mengamalkan doa apabila ada fadhilahnya, sedangkan apabila tidak ada fadhilahnya dia tidak mengamalkan, tetapi bagi orang yang berilmu dia mengamalkan tanpa memperdulikan diberi atau tidak dan menerima segala ketentuan dari Tuhannya. (15:13 WIB)
  25. Keadilan Allah SWT itu tidak bisa dimanipulasi, apa yang diterima oleh seorang hamba itu pastilah sesuai dengan apa yang diperbuatnya. (15:16 WIB)
  26. Sesungguhnya kekayaan dunia ini oleh Allah SWT dititipkan kepada orang yang bertakwa, bersyukur dan bersabar dengan segala kebenarannya. (15:16 WIB)
  27. Tidak akan sampai manusia itu pada kedudukan taqwa sebelum mengetahui iblis sebagai musuhnya. (15:29 WIB)
  28. Alasan seorang wali tidak mau bergaul kepada orang awam disebabkan takut akan salah paham, sehingga para wali akan bergaul dengan orang yang sejalan menuju kepada Allah SWT. (15:30 WIB)
  29. Putuskanlah hubungan dengan manusia niscaya kamu akan berkekalan dengan Allah SWT, semakin banyak kamu berhubungan dengan manusia semakin sedikit kamu berhubungan dengan Allah SWT. (15:46 WIB)
  30. Sesungguhnya yang paling ditakuti oleh orang-orang yang beriman adalah akhir hayatnya apakah dia mampu mengucapkan kalimat syahadat atau tidak. (16:00 WIB)
  31. Rasulullah SAW bersabda: "Orang beriman itu berada pada 5 macam bahaya diantaranya:
    1. Orang mukmin lain iri kepadanya
    2. Orang munafik membencinya
    3. Orang kafir memeranginya
    4. Setan menyesatkannya 
    5. Hawa nafsu selalu menyeretnya
  32. Irilah terhadap orang yang beriman karena itu dapat menambah semangatmu untuk terus mendekat kepada Allah SWT, tetapi berbahaya jika dirimu iri terhadap harta orang yang kaya karena pasti akan menambahkan kerakusanmu. (16:09 WIB)
  33. Ibadahnya orang munafik selalu menginginkan sesuatu yang selain Allah SWT, lalau dia berbangga-bangga dengan hal tersebut padahal akan mendatangkan makarnya Allah SWT. (16:10 WIB)
  34. Selama manusia itu hidupnya tertuju terhadap materi dia tidak akan sampai kepada derajat orang yang Alim. (16:12 WIB)
  35. Sesungguhnya apabila manusia itu susah untuk beribadah dan beramal disebabkan apa yang dimakannya haram. (16:14 WIB)
  36. Apabila dirimu susah untuk mengamalkan sholat, sesungguhnya bukanlah dirimu yang susah sholat, tetapi sholat itu yang tidak mau didatangi, maka telitilah apa yang kamu makan. Sesungguhnya ibadah itu adalah bentuk kesucian tidak akan mungkin bisa dikotori oleh sesuatu yang najis. (16:15 WIB)
  37. Thawus berkata: "Sesungguhnya kaum khawariun berkata kepada Nabi Isa a.s bin Maryam 'Wahai Rasul pada saat ini apakah ada orang yang sepertimu dimuka bumi ini?" Nabi Isa menjawab "ada" mereka bertanya lagi "siapakah dia?" lalu dijawab "yaitu mereka yang ucapannya mengandung dzikir, diamnya berpikir, matanya mengambil ibrah maka dialah orang yang seperti aku." (16:21 WIB)
  38. Carilah sesuatu itu yang halal meskipun itu berat niscaya hatimu akan terang benderang dan rahmat Allah SWT akan senantiasa masuk kedalam hatimu. (16:27 WIB)
  39. Apa yang kau belanjakan dijalan Allah SWT tetapi dengan harta yang haram maka bersiaplah disambar wajahmu oleh api neraka. (16:29 WIB)
  40. Apabila manusia itu memulai sesuatu dengan sumber yang kotor pasti sampai akhir dia akan mendapatkan kotoran. (16:30 WIB)
  41. Jadilah kamu sekalian pedagang untuk mendapatkan harta, dan janganlah kamu berdagang sebelum kamu menguasai ilmu. (16:33 WIB)
  42. Barangsiapa yang berdagang tanpa mengetahui ilmu niscaya pasti kamu akan terjerumus dalam kesesatan. (16:34 WIB)
0 komentar

Do'a Ziarah Kubur

بسم الله الرّحمن الرّحيم
Do'a Ziarah Kubur
Diriwayatkan dari Aisyah RA., bahwasanya ia menyertai Nabi Muhammad SAW berziarah ke Baqi'. Beliau SAW bersabda kepadanya. "Ucapkanlah, (wahai Aisyah):


اَلسَّلَامُ عَلَى أَهْلِ الدِّيَارِ مِنَ المُؤْمِنَاتِ، وَيَرْحَمُ اللّٰهِ الْمُسْتَقْدِ مِيْنَ مِنَّاوَالمُسْتَأْخِرِيْنَ،

 وَإِنَّاإنْ شَاءَاللّٰهُ رَبُّكُمْ لَاحِقُوْنَ.
ASSALAMU ‘ALAA AHLID-DIYAARI MINAL MU’MINIINA WAL MU’MINAATI WA YARHAMULLAAHIL MUSTAQDIMIINA MINNAA WAL MUSTA’KHIRIINA WA INNAA INSYAA ALLAHU RABBUKUM LAA HIQUUNA.
Semoga kesejahteraan melimpahi para penghuni kubur dari kaum mukmin dan mukminat, dan semoga Allah merahmati para pendahulu kami dan orang-orang yang kemudian. Sesungguhnya kami pasti akan menyusul kalian.

Adalah Rasulullah SAW, jika datang berziarah ke pusara-pusara, beliau membaca:

اَسَّلَامُ عَلَيْكُمْ أَهْلَ الدِّيَارِ مَنَ الْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُسْلِمِيْنَ،

 وَإِنَّا إِنْ شَاءَاللّٰهُ بِكُمْ لَا حِقُوْنَ،

 أَنْتُمْ لَنَا فُرَطٌ وَنَحْنُ لَكُمْ تَبَعٌ، أَسْأَلُ اللّٰهَ الْعَافِيَةَ لَنَاوَلَكُمْ.
ASSALAAMU ‘ALAIKUM AHLAD-DIYAARI MINAL MU’MINIINA WAL MUSLIMIINA WA INNAA INSYAA ALLAAHU BIKUM LAA HIQUUNA ANTUM LANAA FURATHUN WA NAHNU LAKUM TABA’UN AS-ALULLAAHAL ‘AAFIYATA LANAA WALAKUM.
Semoga kesejahteraan melimpahi para penghuni kubur dari kaum mukmin dan muslim, dan sesungguhnya kami pasti akan menyusul kalian. Kalian mendahului kami, dan kami akan mengikuti kalian. Aku mohon kebaikan kepada Allah untuk kami dan kalian.

Sumber: https://majelisalmunawwarah.blogspot.com/2019/10/doa-ziarah-kubur.html
Sabtu, 08 September 2018 0 komentar

Do'a Pernikahan & Hubungan Suami Istri

بسم الله الرّحمن الرّحيم
Do'a Pernikahan Dan Hubungan Suami Istri

Diriwayatkan dari Abdullah bin Mas’ud RA., ia berkata “Rasulullah SAW bersabda ‘Apabila salah seorang kalian menikah, lalu mendekati pasangannya, ucapkanlah do’a:


اللّٰهُمَّ بَارِكْ لِي فِي أَهْلِي، وَبَارِكْ لِأَهْلِي فِي، وَارْزُقْنِي مِنْهَاوَارْزُقْهَامِنِّي، 


وَاجْمَعْ بَيْنَنَا مَا جَمَعْتَ فِي خَيْرٍ، وَإِذَا فَرَّقْتَ بَيْنَنَا فَفَرَّقَ فِي خَيْرٍ.


Allahumma Baariklii Fii Ahlii, Wa Baarik Li Ahlii Fii, Warzuqni Minhaa Warzuqhaa Minnii, Wajma’ Bainanaa Maa Jama’ta Fii Khoirin, Wa Idzaa Farroqta Bainanaa Fafarroqo Fii Khoirin.
Ya Allah berikahilah untukku pada keluargaku, dan berkahilah untuk keluargaku padaku. Berilah aku anugerah darinya, dan berilah dia anugerah dariku. Satukanlah diantara kami dalam kebaikan terhadap apa yang Engkau himpun, dan jika Engkau pisahkan diantara kami, maka pisahkanlah dalam kebaikan.
اَللّٰهُمَّ جَنِّبْنِي الشَّيْطَانَ مَا رَزَقْتَنِي.

Allahumma Jannibniisy Syaithoona, Wa Jannibisy Syaithoona Maa Rozaqtanii.
Ya Allah, jauhkanlah setan dariku, dan jauhkanlah setan terhadap apa yang Engkau anugerahkan kepadaku.

Dari Ibnu Abbas ra., Aisyah rha. berkata “Rasulullah SAW bersabda ‘Kalau saja salah seorang kalian saat mendatangi keluarganya membaca (do’a di atas), apabila (hubungan) diantara keduanya dianugerahi anak, ia tidak akan dicelakai setan.”

Sumber : https://majelisalmunawwarah.blogspot.com/2019/10/doa-pernikahan-hubungan-suami-istri.html
Minggu, 02 September 2018 0 komentar

19 Dzulhijah 1439 H (31 Agustus 2018)

بسم الله الرّحمن الرّحيم
  1. Selama manusia itu belum bisa menata keluarganya maka tidak mungkin dia bisa menata ibadahnya kepada Allah SWT. (14:01 WIB)
  2. Sesungguhnya bekerja untuk keluarga itu adalah wajib, tetapi menuntut ilmu juga diwajibkan bahkan lebih wajib daripada melaksanakan sholat. (14:02 WIB)
  3. Sesungguhnya orang tuamu itu ada 3: Yang pertama adalah orang tua kandungmu, yang kedua adalah mertuamu, yang ketiga adalah guru-gurumu. (14:04 WIB)
  4. Barangsiapa yang berziarah kepada waliyullah baik yang hidup ataupun mati sesungguhnya dia sama saja juga berziarah kepada Rasulullah SAW. (14:05 WIB)
  5. Barangsiapa berziarah kepada Waliyullah tetapi tidak menziarahi orang tuanya sesungguhnya dia termasuk golongan orang yang tidak taat. (14:06 WIB)
  6. Beramal itu bukanlah untuk orang lain, tetapi kelak akan kamu rasakan sendiri hasil amal apa yang kamu tanam, sekecil apapun tanaman itu pasti akan menjadi buah.(14:07 WIB)
  7. Bersyukurlah kamu saat diberikan kebaikan, dan bersabarlah saat kamu diberikan ujian. (14:09 WIB)
  8. Barangsiapa tidak bisa bersyukur saat diberikan kenikmatan dan tidak bersabar saat diuji niscaya dia termasuk ciri-ciri orang yang matinya su'ul khotimah. (14:10 WIB)
  9. Ada 5 perkara yang menjadikan Nabi Adam A.S diterima taubatnya 
    1. Mengakui perbuatannya dan menyesali perbuatannya
    2. Menyadari kesalahan dirinya
    3. Segera bertaubat atau tidak menundanya
    4. Selalu berharap atas rahmat Allah SWT.
    5. Tidak mudah putus asa
  10. Ada 5 perkara yang menjadikan ditolaknya taubat iblis.
    1. Tidak mengakui dan menyesali perbuatannya
    2. Tidak mencela dirinya sendiri
    3. Tidak segera bertaubat 
    4. Tidak mengharap rahmat Allah SWT
    5. Mudah putus asa
  11. Banyak manusia itu berbuat dosa yang tidak diketahuinya maka itulah bentuk kelalaian. (14:14 WIB)
  12. Sesungguhnya dosa kelalaian itu lebih besar dari maksiat karena sifat maksiat itu terlihat buruk dihadapan manusia, sedangkan kelalaian itu tidaklah tampak bahkan tidak diketahui oleh dirinya sendiri. (14:15 WIB)
  13. Allah SWT itu Maha Teliti dan sangatlah mencintai hambanya yang memiliki ketelitian. (14:15 WIB)
  14. Allah SWT mencintai hambanya yang sangat teliti dalam urusan ibadah, maka sempurnanya ibadah itu walau kecil dan sedikit lebih dicintai daripada besar dan banyaknya ibadah. (14:16 WIB)
  15. Manusia yang hidupnya banyak masalah dan setiap urusannya memiliki jalan buntu disebabkan dia tidak bertakwa dan memiliki dosa-dosanya kepada Allah SWT yang tidak diketahuinya. (14:17 WIB)
  16. Banyak manusia yang beribadah siang dan malam tetapi dia tidak menyadari akan dosa-dosanya dan merasa aman dari makarnya Allah SWT. (14:17 WIB)
  17. Janganlah kamu merasa dirimu bertakwa sehingga merasa aman, telitilah setiap gerakmu dan jangan sampai lalai. (14:18 WIB)
  18. Amr bin Utsman Al-Makki beliau mengatakan "seluruh ilmu adalah dibagi menjadi dua bagian, separuh yang pertama adalah pertanyaan, dan separuh yang kedua adalah jawaban.". (14:22 WIB)
  19. Ilmu adalah bentuk akhlaq, maka setinggi apapun ilmu itu tetapi tidak memiliki akhlaq maka bukanlah orang yang berilmu. (14:23 WIB)
  20. Sesungguhnya sangka yang buruk itu adalah dosa dan tidak memiliki keuntungan, maka sangka baiklah kepada setiap orang karena kamu tidak ada urusan dengan dosa mereka, apabila engkau tidak menyukainya jauhilah, barangsiapa yang bergaul dengan orang yang pendusta niscaya dia termasuk orang yang pendusta juga. (14:25 WIB)
  21. Barangsiapa yang ingin bersahabat dengan orang yang soleh maka ikutilah apa yang dinasehatkan kepadamu. (14:27 WIB)
  22. Sesungguhnya seorang Guru itu akan mencurahkan waktunya bagi muridnya yang sungguh-sungguh ingin belajar, karena kelak Beliau akan dipertanyakan pertanggung jawaban mengenai waktu yang dihabiskannya. (14:29 WIB)
  23. Pandangan seorang Guru akan terkonsentrasi kepada murid yang benar-benar mengikuti sehingga dibimbingnya sampai menjadi orang yang bermanfaat ilmunya, dan bagi murid yang hanya ingin duduk dan mendengar sesungguhnya hanyalah membuang waktu sang Guru. (14;30 WIB)
  24. Islam adalah agama kasih sayang dan memberikan kebaikan, islam tidaklah mengikuti zaman dan tidak ketinggalan zaman tetapi justru Islam itu memelihara zaman. (14:31 WIB)
  25. Al-Harits Al-Muhasibi: "i'tibar itu adalah menjadikan sesuatu sebagai argumentasi atas sesuatu yang lain"(14:33 WIB)
  26. Belajarlah untuk mengenal diri sehingga kamu akan tahu diri, sebelum manusia itu tidak tahu diri pastilah tidak akan bisa mengendalikan diri. (14:38 WIB)
  27. Hakikat kekayaan itu adalah memperkaya hati bukan memperkaya materi, orang yang bodoh selalu memperkaya materi walaupun hatinya miskin. (14:39 WIB)
  28. Barangsiapa yang sudah kaya hatinya niscaya hartanya tidak akan mempengaruhi hatinya. (14:40 WIB)
  29. Tingkatan orang dibagi menjadi 3:
    1. As-Sabiq
    2. Al-Muqtashid
    3. Azh-Zhalim
  30. Abu Yasid mengatakan: 
    1. As-Sabiq orang yang terlebih dahulu melakukan kebaikan adalah orang yang dicambuk dengan cambuk mahabbah, dipenggal dengan pedang kerinduan, dan berbaring didepan pintu kewibawaan. 
    2. Al-Muqtashid adalah orang yang ditengah-tengah dicambuk dengan kesedihan, dipenggal dengan pedang penyesalan lalu berbaring di pintu kemuliaan
    3. Azh-Zhalim adalah orang yang menganiaya dirinya sendiri dan harapan cita-cita, dipenggal dengan pedang ketamakan lalu terkapar di pintu siksaan.
  31. Janganlah kamu menilai masa lalu seseorang tetapi lihatlah perubahan dirinya apakah menuju kebaikan atau lebih buruk. (14:49 WIB)
  32. Sudah menjadi rahasia Allah SWT manusia yang dulunya buruk lalu bertaubat dan diakhirkan dengan kebaikan, dan ada pula yang beribadah semasa hidupnya tetapi diakhirkan dengan keburukan. Maka janganlah merasa aman terhadap segala amal ibadahmu. (14:50 WIB)
  33. Segerakanlah dirimu dalam segala urusan kebaikan dan jangan menundanya, dan barangsiapa yang menunda kebaikan sesungguhnya dia telah bersekutu dengan iblis. (14:53 WIB)
  34. Orang yang bodoh menganggap ilmu dan agama ini adalah sebuah mainan dan cerita belaka, dan ada pula yang tidak peduli. (14:54 WIB) 
  35. Orang yang tidak peduli dengan agama ibarat orang yang sakit tidak membutuhkan obat, diberikan nikmat agama seperti apapun dia tidak mampu merasakannya. (14:55 WIB)
  36. Orang yang bodoh itu pastilah musibah walaupun kaya dan memiliki kedudukan, mereka bersandar kepada harta dan kedudukannya. (14:58 WIB)
  37. Barangsiapa yang berakal hidupnya selalu digunakan untuk mencari bekal menuju kematian. (14:59 WIB)
  38. Orang yang cerdas dia beramal untuk akhirat sedangkan orang yang bodoh adalah orang yang beramal untuk mencari dunia. (15:01 WIB)
  39. Salah satu dosa yang paling buruk dalam pandangan Allah SWT adalah meminta kepadanya untuk mendapatkan sesuatu itu lalu setelah mendapatkannya berlepas diri daripadanya. (15:05 WIB)
  40. Nabi Daud A.S berkata kepada Nabi Sulaiman A.S: "Wahai anakku aku akan menunjukkan 3 hal yang menjadi indikasi ketakwaan 
    1. Tawakkal yang baik terhadap sesuatu yang akan diperoleh 
    2. Keridhoan yang baik terhadap sesuatu yang akan diperoleh
    3. Kesabaran yang baik terhadap sesuatu yang diterima. (15:07 WIB)
  41. Didalam maqomat tidak ada yang lebih mulia daripada tawakkal, sungguh tawakkal kepada Allah SWT dapat membuat hamba dicintai sementara penjaminan diri kepada Allah SWT dapat membuatnya mendapatkan hidayah. Dengan hidayah Allah SWT hamba akan selaras dengan ridhanya, dan apabila hamba sudah selaras dengan ridhanya dia berhak mendapatkan kemuliaan dari Allah SWT. (15:08 WIB)
  42. Tawakkal itu terbagi menjadi 4
    1. Tawakkal dengan akal
    2. Tawakkal dengan ilmu
    3. Tawakkal dengan harta
    4. Tawakkal kepada Allah SWT. (15:09 WIB)
  43. Hakikat tawakkal itu mutlak penyerahan dirinya kepada Allah SWT. (15:10 WIB)
  44. Banyak manusia bersabar dalam kekurangannya mengatakan tawakkal padahal dia dalam kepalsuan tawakkal dan tidak menyerahkan segala urusannya kepada Allah SWT. (15:11 WIB)
  45. Orang yang bertawakkal adalah mereka yang menyerahkan segalanya kepada Allah SWT bahkan seolah-olah seperti menyerahkan ruhnya kepada Allah SWT. (15:12 WIB)
  46. Banyaknya manusia ini berdoa memaksa kehendaknya kepada Allah SWT, seharusnya Allah SWT yang menghendaki manusia itu. (15:12 WIB)
  47. Wahai manusia sesungguhnya kamu adalah lumbung dosa, takutlah terhadap pemberiannya dan berharaplah kepada Allah SWT niscaya kamu akan mengetahui arti hidup yang sebenarnya. (15:13 WIB)
  48. Sesungguhnya Allah SWT telah menciptakan setiap manusia yang hidup telah ditetapkan rezekinya, putus rezekinya saat datang kematian. Hanya orang bodoh yang bingung akan rezekinya disebabkan tidak melihat kemurahan Tuhannya dan dia termasuk orang yang menolak takdir Allah SWT. (15:15 WIB)
  49. Sesungguhnya orang yang beribadah tetapi hatinya untuk lainnya sesungguhnya dia termasuk orang yang melakukan kesyirikan. (15:18 WIB)
  50. Cintailah apa yang dicintai Allah SWT niscaya kamu akan mendapatkan kecintaan, dan bencilah apa yang menjadi kebencian Allah SWT niscaya kamu akan dilindungi dari kebencian. (15:18 WIB)
  51. Belajarlah kepada orang yang susah dan hancur hatinya karena pada diri mereka tersimpan rahasia kebenaran sehingga menjadi pelajaran bagi kita agar tidak melakukan kesalahan tersebut. (15:21 WIB)
  52. Janganlah kamu belajar kepada orang yang sukses niscaya mereka akan menyembunyikan ilmunya dan kamu akan dicaci maki atas kebodohanmu. (15:22 WIB)
  53. Jadikanlah imanmu itu seperti iman lebah jangan iman lalat. Lebah mencari madu untuk dinikmati orang lain, sedangkan lalat sibuk mencari untuk kepentingan dirinya sendiri. (15:23 WIB)
  54. Rasulullah SAW bersabda: "Bila kiamat akan datang dan ditangan salah seorang dari kalian memegang anak pohon kurma (yang sedang ditanam) jika bisa kiamat itu tidak datang sebelum ditanamnya maka tanamlah." (15:35 WIB)
  55. Barangsiapa yang betul-betul memegang sunnah Nabi Muhammad SAW niscaya dia akan mendapatkan pertolongan dihari kiamat. (15:36 WIB)
  56. Sesuatu yang menguntungkan dan paling banyak adalah melakukan perbuatan yang di fardhukan, dan sesuatu yang fardhu akan mendapatkan pahala yang besar dari Allah SWT dan apabila ditambahkan Sunnah pastilah akan menjadi berlipat ganda. (15:37 WIB)
  57. Rasulullah SAW bersabda: : "Takutlah pada kedhaliman karena itu kegelapan pada hari kiamat, takutlah pada sifat kikir karena itu telah menghancurkan kaum sebelum kamu dan menjadi penyebab mereka menumpahkan darah." (15:46 WIB)
  58. Rasulullah SAW bersabda: "Di akhir umatku nanti akan terjadi sikap menjelek-jelekkan, menuduh dan menghinakan dan itu dimulai dari orang-orang yang dhalim." (15:47 WIB)
  59. Janganlah kamu melakukan sebuah amal dan perbuatan tanpa petunjuk dari Tuhanmu, sholat istikhorohlah agar amal dan perbuatanmu ini tidak di iringi setan dan hawa nafsu. (16:00 WIB)
  60. Barangsiapa yang menyebut nama Syeikh Abdul Qadir Jailani dan menceritakan manaqibnya, kisahnya wajiblah dia mendapatkan pertolongan darinya. (16:02 WIB)
  61. Rasulullah SAW bersabda: "Apa yang menimpa seorang muslim dari penyakit kesusahan dan kesedihan gangguan dan kesempitan sampai duri yang menusuknya, maka Allah SWT akan mengampuni dosa-dosanya." (16:04 WIB)
0 komentar

Dokumentasi Pengajian Awal Bulan September 2018

بسم الله الرّحمن الرّحيم

Pembacaan Yasin dan Tahlil
Maulid Syifa'ush Shuddur



Minggu, 26 Agustus 2018 0 komentar

12 Dzulhijah 1439 H (24 Agustus 2018)

بسم الله الرّحمن الرّحيم
  1. Yang dimaksud bermuamalah adalah hubungdan dengan manusia sedangkan hubungan dengan Allah SWT adalah mukasyafah. (13:41 WIB)
  2. Segala hal muamalah apabila tidak mengetahui ilmunya pasti akan mencelakainya, karena muamalah itu seperti alat untuk memperoleh akhiratnya, sedangkan apabila seorang manusia itu menggunakan alat tanpa ilmu tentu alat tersebut akan mencelakainya. (13:42 WIB)
  3. Tanda-tanda orang yang mengenal ilmu Allah SWT setiap perbuatannya selalu didasari dengan petunjuk dari Tuhannya, jadi bentuk ilmu adalah petunjuk. (13:43 WIB)
  4. Disebut manusia yang berilmu apabila setiap langkahnya selalu mendapatkan petunjuk dari Allah SWT. (13:44 WIB)
  5. Sesungguhnya musuh yang paling besar bukanlah iblis melainkan adalah hawa nafsu. Karena bentuk hawa nafsu adalah rumah bagi iblis. (13:45 WIB)
  6. Seorang murid yang bertahun-tahun dia mengabdi dan berhikmah tetapi hanya semenit saja dia bersangka buruk maka lenyaplah semua amal ibadahnya. (13:47 WIB)
  7. Seorang murid yang tidak bisa menembus kepada Allah SWT dan Rasulullah SAW disebabkan dia memiliki akhlaq yang buruk terhadap Tuhannya. (13:48 WIB)
  8. Apabila engkau duduk dihadapan guru, jadikanlah dudukmu seperti halnya kamu beribadah kepada Allah SWT. (13:48 WIB)
  9. Apabila seorang murid mempunyai akhlaq yang buruk terhadap Allah SWT dan Rasulullah SAW pastilah dia buruk dihadapan manusia. (13:49 WIB)
  10. Manusia tidak akan dapat bermuamalah selama dia tidak memegang syariat dan berakhlaq baik. (13:49 WIB)
  11. Segala urusan baik dunia ataupun ibadah pastilah manusia itu akan ditunggu kelalaian kecuali dia mengenal Allah SWT. (13:51 WIB)
  12. Tidaklah disebut orang yang Alim selama dia tidak mengetahui tipu daya dunia walaupun banyak manusia menganggapnya baik dan Alim. (13:52 WIB)
  13. Manusia itu selalu ditunggu kelalaian maka wajiblah manusia itu selalu beristighfar kepada Allah SWT. (13:52 WIB)
  14. Apabila manusia dalam sehari dia tidak beristighfar sesungguhnya dia termasuk golongan yang rugi. (13:53 WIB)
  15. Sesungguhnya manusia itu tempat salah, tetapi ampunan Allah SWT selalu diberikan kepada pendosa besar sekalipun, maka janganlah kamu berputus asa terhadap rahmat Allah SWT. (13:55 WIB)
  16. Sesungguhnya keyakinan manusia itu kebanyakan hanya bentuk pengolahan pikirannya saja bukan dari dalam hatinya. (14:03 WIB)
  17. Bentuk istiqoroh itu tidaklah selalu dalam bentuk mimpi, tetapi bisa jadi setiap gerakanmu itu selalu dituntun oleh Allah SWT. (14:05 WIB)
  18. Apabila manusia itu selalu meminta petunjuk oleh Allah SWT niscaya setiap jalannya dia selalu akan aman. (14:06 WIB)
  19. Barangsiapa yang sengaja memukul manusia hakikatnya dia menyakiti Nabi Adam, sedangkan barangsiapa yang sengaja menyakiti hati manusia hakikatnya dia menyakiti Nabi Muhammad SAW. (14:07 WIB)
  20. Barangsiapa tidak bagus bermuamalah dengan Tuhannya niscaya tidak akan bagus juga urusannya dengan manusia. (14:11 WIB)
  21. Janganlah kamu melakukan kebaikan yang tidak diperintah oleh guru niscaya akan terjerumus kepada hawa nafsu. (14:18 WIB)
  22. Ali bin Abi Thalib berkata: Aku dan diriku ini ibarat seorang penggembala kambing, apabila digiring ke satu sisi maka kambing-kambing itu menyebar lagi disisi lainnya. (14:30 WIB)
  23. Allah SWT itu menjadikan manusia itu memiliki kelebihan dan kekurangan, sedikit dan banyak rezekinya. (14:31 WIB)
  24. Sejatinya seorang Waliyullah itu segala bentuk apapun pemberian dari Tuhannya pastilah menggembirakan sekalipun itu adalah sakit. (14:39 WIB)
  25. Sesungguhnya para Waliyullah yang diberikan sakit itu sangatlah bersyukur disebabkan sakitnya dunia ini tidak ada apa-apanya dibandigkan sakitnya di akhirat, dan dengan sakit itu seorang Waliyullah dapat selalu bermunajat kepada Tuhannya. (14:40 WIB)
  26. Manusia itu hendaknya mengedepankan bersyukur terhadap ketentuan Tuhannya bukan memaksakan apa yang menjadi kehendaknya. (14:41 WIB)
  27. Orang yang kaya itu selalu menjadi dirinya sendiri tidak pernah ingin menjadi orang lain. (14:42 WIB)
  28. Untuk mengenal Allah SWT itu harus mengetahui sekecil apapun yang dijadikanNya, (14:49 WIB)
  29. Manusia itu tidak akan mampu memikirkan apa yang menjadi ciptaanNya selama manusia itu tidak melatih diri dengan mengingat kepada Tuhannya. (14:49 WIB)
  30. Sedikitlah makan, dan janganlah makan apabila tidak lapar, dan janganlah kamu tertidur apabila tidak mengantuk, dan janganlah kamu berhenti beribadah sebelum kamu mengenal Tuhanmu, dan janganlah berhenti menuntut ilmu sebelum kamu menghilangkan kejahilan yang ada dalam dirimu. (14:56 WIB)
  31. Memelihara amal itu lebih sulit daripada merawatnya, maka lakukanlah segala bentuk amal dan ibadah itu secara ikhlas. (15:10 WIB)
  32. Umpama kaca yang mudah pecah dan tidak dapat dipatri, demikian pula amal ibadah yang terkena penyakit riya' atau ujub mudah rusak, oleh karena itu lenyapkanlah riya' dalam beramal itu sangat utama, tetapi apabila belum mampu maka janganlah putus asa dan tidak melakukannya karena takut riya' sebaiknya tabahkanlah dalam beramal dan mohon ampun atas riya' tersebut dengan harapan Allah SWT memberikan taufiq ikhlas dalam amal-amal yang lain. (15:12 WIB)
  33. Dunia ini menjadi sepi akibat matinya orang-orang yang riya', keramaian dunia karena ulah mereka dalam membangun pondok pesantren, madrasah dan masjid yang menjadi kepentingan umum, sekalipun amal mereka riya' tetapi berkat doa orang islam yang ikhlas menjadi manfaat amal mereka. (15:13 WIB)
  34. Apabila manusia tidak ingin terjerumus terhadap sifat riya' dalam beramal maka sedikitkanlah urusanmu dengan manusia. (15:16 WIB)
  35. Manusia itu akan terjerumus riya' disebabkan amal ibadahnya dipaksakan untuk kepentingan dirinya, maka riya itu akan hilang apabila untuk kepentingan orang lain dan semata-mata karena Allah SWT. (15:17 WIB)
  36. Selama manusia itu beribadah karena Allah SWT dia tidak akan memperdulikan tanggapan manusia itu baik atau buruk kepada dirinya, karena dia tahu bahwa amal ini urusan hati kepada Tuhannya. (15:19 WIB)
  37. Manusia ikhlas itu ada dua tingkatan, yang pertama dia ikhlas berbuat baik karena mengharapkan ridha dari Allah SWT, sedangkan ikhlas yang kedua mau tidak mau manusia itu dikehendaki Allah SWT berbuat kebaikan. (15:22 WIB)
  38. Manusia itu selalu menyembunyikan kejahatannya agar tidak diketahui orang lain, maka berbuat baiklah seperti halnya kamu menyembunyikan kejahatanmu. (15:39 WIB)
  39. Maksiat itu terdiri dua macam, yaitu maksiat hati dan maksiat dhahir, jumlah maksiat dhahir ini lebih banyak disebabkan tersembunyi dan tidak banyak manusia yang menyadari akan kejahatannya. (15:41 WIB)
  40. Salman Al-Farisi: "Kekuatan orang mukmin itu didukung oleh orang munafik, demikian pula orang munafik tertolong berkat doa orang yang mukmin." (15:43 WIB)
  41. Kebanyakan orang menganggap bahwa melakukan amal ibadah fardhu tidak mungkin terselip unsur riya' tetapi setengah yang lain memungkinkan riya' itu masuk pada amal atau ibadah fardhu atau lainnya. (15:44 WIB)
  42. Seorang yang beramal tetapi tidak mengetahui ilmunya dia seperti halnya tumbuhan yang tidak berbuah. (15:45 WIB)
  43. Orang yang bijak dan beriman adalah mereka yang cepat marah dan cepat mengendalikan. (15:47 WIB)
  44. Imam Junaid Al-Baghdadi: "Taukhid adalah keluar dari kesempitan bentuk-bentuk temporal menuju ke halaman luas dan keabadian dan kekekalan." (15:33 WIB)
  45. Apabila kita tidak mampu bertawakkal kepada Allah SWT maka larilah kepada manusia yang telah bertawakkal kepada Allah SWT. (15:57 WIB)
  46. Orang yang bijak adalah orang yang tidak langsung mengambil keputusan, tetapi dia mengetahui keputusan itu berdasarkan petunjuk dari Tuhannya. (16:00 WIB)
  47. Orang yang bersyukur ketika hendak memakan sesuatu dia harus teliti apakah yang dimakannya halal atau haram, karena apabila haram tentu akan menggelapkan hatimu. (16:15 WIB)
  48. Bentuk istiqomah itu adalah konsekuensi perjanjian dengan Allah SWT. (16:35 WIB)
  49. Segala bentuk ibadah yang selain kepada Allah SWT bukanlah bentuk istiqomah. (16:36 WIB)
  50. Setiap orang yang mengurangi kebaikan dalam perjalanannya menuju Tuhannya pastilah akan mendapatkan kesulitan dalam perjalanannya. (16:37 WIB)
  51. Rasulullah SAW bersabda: "Jika kamu mendatangi orang-orang yang disiksa (karena dhalim terhadap dirinya sendiri) maka menangislah, jika kamu tidak bisa menangis maka berusahalah menangis." (16:44 WIB)
  52. Orang yang mudah menangis itu disebabkan dia selalu mengingat mati, sedangkan mereka yang susah menangis dan keras hatinya disebabkan kecintaannya terhadap dunia. (16:47 WIB)
  53. Tangisan adalah bentuk ekspresi jiwa yang memohon ampunan kepada Allah SWT. (16:47 WIB)
  54. Air mata yang disebabkan kerinduan kepada Tuhannya akan terasa dingin, sedangkan air mata yang terasa hangat disebabkan banyak akan dosa-dosanya. (16:50 WIB)
 
;