Jumat, 24 April 2020 0 komentar

Gallery Foto Habib Abu Bakar Al-Adni bin Ali Al-Masyhur

بسم الله الرّحمن الرّحيم














Senin, 20 April 2020 0 komentar

Niat Menyambut Bulan Ramadhan oleh Al-Habib Abu Bakar Al-Adeni Al-Masyhur

بسم الله الرّحمن الرّحيم

Habib Abu Bakar Al-Adni bin Ali Al-Masyhur
 نِيَّةُ رَمَضَان لِلحَبِيْب أَبِيْ بَكْرِ العَدْنِيْ ابْنِ عَلِيْ المَشْهُوْر 
Niat Menyambut Bulan Ramadhan oleh Al-Habib Abu Bakar Al-Adeni Al-Masyhur 


نَوَيْنَا مَانَوَاهُ النَّبِيُ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَالسَلَفُ الصَّالِحُ مِنْ آلِ البَيْتِ الكِرَامِ وَالصَّحَابَه الأَعْلَام
Kami niat sebagaimana niat Nabi SAW dan para Salafuna Shalih dari para Ahlul Bait Nabi yang mulia dan para Shahabat yang agung


وَنَوَيْنَا القِيَامَ بِحَقِّ الصِيَامِ عَلَى الوَجْهِ الَّذِيْ يُرْضِي المَلِكُ العَلاَّم
Kami niat melaksanakan puasa dengan sesempurna mungkin yang membuat ridha Raja semesta alam Allah SWT


وَنَوَيْنَا المُحَافَظَةَ عَلَى القِيَامِ وَحِفْظِ الجَوَارِحِ عَنِ المَعَاصِي وَالآثَامِ
Kami niat menjaga shalat tarawih dan menjaga anggota badan dari segala maksiat dan dosa


وَنَوَيْنَا تِلَاوَةَ القُرْآنِ وَكَثْرَة الذِكْرِ وَالصَّلَاةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى سَيِّدِ الأَنَامِ وَنَوَيْنَا تَجَنُّبَ الغِيْبَةِ وَالنَمِيْمَةِ وَالكَذِبِ وَأَسْبَابِ الحَرَامِ
Kami niat rutin membaca Al-Qur'an dan banyak berdzikir serta shalawat pada Nabi muhammad pemimpin manusia dan menjauhi ghibah, adu domba, berdusta dan segala hal yang menyebabkan perkara yang haram dan dosa


وَنَوَيْنَا كَثْرَةَ الصَّدَقَاتِ وَمُوَاسَاةِ الأَرَامِلِ وَالفُقَرَاءِ وَالأَيْتَامِ
Kami niat banyak bersedekah dan menyantuni para janda-janda, orang-orang fakir juga anak-anak yatim

وَنَوَيْنَا كَمَالَ الإِلْتِزَامِ بِآدَابِ الإِسْلَامِ وَالصَّلاةِ فِي الجَمَاعَةِ فِي أَوْقَاتِهَا بِانْتِظَامِ
Kami niat menjaga dengan sebaik-baiknya akhlak-akhlak yang diajarkan dalam agama islam serta menjaga shalat berjama'ah tepat pada waktunya dengan sempurna

وَنَوَيْنَا كُلَّ نِيَّةِ صَالِحَةٍ نَوَاهَا عِبَادُ اللهِ الصَّالِحُوْنَ فِي العَشْرِ الأَوَائِلِ وَالأَوَاسِطِ وَالأَوَاخِرِ وَلَيْلَةِ القَدْرِ فِي سَائِرِ اللَيَالِي وَالأَيَّامِ
Kami niat dengan semua niat-niat baik yang telah diniatkan para Shalihin di 10 pertama, 10 kedua serta 10 terakhir dan malam Lailatul Qadar juga di setiap malam dan harinya

Jumat, 17 April 2020 0 komentar

24 Sya'ban 1441 H (17 April 2020)

بسم الله الرّحمن الرّحيم

  1. Bentuk do'a itu bukanlah mengandalkan tangan yang diangkat tanda meminta, namun yang meminta adalah hati yang berharap kepada Allah SWT. (13:05 WIB)
  2. Gagalnya amal itu disebabkan keinginan selain kepada Allah SWT. (13:12 WIB)
  3. Do'a tidak dikabulkan karena 7 Hal:
    1. Melakukan perbuatan yang dimurkai oleh Allah SWT dan tidak segera bertaubat
    2. Mengatakan sebagai hamba Allah SWT tetapi kamu tidak memperhatikan perintah dan larangan-larangannya
    3. Kamu membaca kitabullah Al-Qur'an tetapi tidak pernah memperhatikan perintah-perintah kewajiban dan larangan-larangannya yang ada di dalam kitab Al-Qur'an
    4. Kamu mengaku sebagai umat Nabi Muhammad SAW tetapi tidak pernah melakukan sunnah-sunnahnya dan tetap makan barang yang haram.
    5. Kamu mengaku telah mengetahui bahwa dunia ini adalah yang pasti ditinggalkan dan tidak berharga di sisi Allah SWT tetapi kamu merasa tenang dan aman apabila kamu mendapatkannya
    6. Kamu mengatakan dunia ini akan lenyap dan sementara tetapi kamu takut apabila ditinggalkan dunia. Seakan-akan kekal apa yang kamu miliki selama-lamanya
    7. Kamu mengaku bahwa akhirat itu lebih baik daripada dunia, tetapi kamu tidak bersungguh-sungguh dalam berusaha untuk mendapatkan amal akhirat bahkan masih mendahulukan dunia daripada akhirat. Maka ahli dunia ini pasti akan menerima ujian. (13:25 WIB)
  4. Banyaknya manusia berbuat dosa tidak segera bertaubat kepada Allah SWT, banyaknya nikmat yang diberikan namun tidak bersyukur, kamu tidak senang mengamalkan amal yang sudah kamu ketahui, kamu sudah mengenal dan berteman dengan orang yang sholeh tetapi kamu tidak mau berusaha meniru perbuatan amal sholehnya, kamu selalu berziarah kubur mengantar orang yang mati tetapi kamu tidak mengambil pelajaran dari mereka yang sudah mati, bahwa kamu juga akan merasakan mati. (13:30 WIB)
  5. Ilmu itu harus diketahui, sering berdiskusi dan bertanya. Dan sering saling mengingatkan dan bertukar pandangan. (13:31 WIB)
  6. Do'a yang tidak dikabulkan adalah do'a yang didalam kelalaian, dia berdoa tetapi tidak fokus dan sibuk memikirkan hal yang lain. (13:34 WIB)
  7. Ada 4 kelompok orang 
    1. Seorang yang mengetahui dan tahu bahwa dirinya mengetahui
    2. Seorang yang mengetahui tetapi tidak tahu bahwa dirinya mengetahui
    3. Seorang yang tidak tahu tetapi tahu bahwa dirinya tidak mengetahui
    4. Seorang yang tidak tahu tetapi tidak tahu bahwa dirinya tidak mengetahui. (13:44 WIB)
  8. Orang yang lemah akal dia tidak lain hidupnya hanya tergantung kepada kehidupan duniawi saja. (13:46 WIB)
  9. Orang yang berakal itu dia meyakini akan rejeki yang telah tertulis, sehingga dia tidak takut akan urusan rezekinya di dunia ini. (13:51 WIB)
  10. Orang yang berakal dia makan untuk menguatkan tulang dan tubuhnya untuk beribadah, sedangkan orang yang kurang akal dia makan mencari untuk mencari nikmat, kelezatan. (13:52 WIB)
  11. Barangsiapa yang mendahulukan suatu urusan yang selain kepada Allah SWT, maka Allah SWT akan hinakan dia dalam urusannya. (13:54 WIB)
  12. Orang yang sukses ini bukanlah mereka yang mempunyai harta banyak, melainkan dia mengetahui untuk apa dia dijadikan di dunia ini. (13:56 WIB)
  13. Semakin banyak kamu mencicipi lezatnya makanan dunia maka kamu akan sulit menikmati lezatnya makanan surga. (14:01 WIB)
  14. Nikmatnya ibadah dan dzikir kepada Allah SWT itu hendaknya dirasakan, apabila tidak dapat dirasakan niscaya pasti akan mencari nikmat selain pada Tuhannya. (14:06 WIB)
  15. Orang yang cerdas sisa umurnya itu akan di isi amal-amal yang sholeh apa yang dimilikinya, apa yang dikerjakannya semua semata karena Allah SWT. (14:09 WIB)
  16. Dosa itu adalah sumber kegelisahan, dan dosa yang tidak segera bertaubat akan menumpuk dan semakin berat dan semakin bertambah pula kegelisahannya. (14:15 WIB)
  17. Sebuah dzikir yang tidak bisa bertafakkur, maka itu adalah dzikir yang mati, karena dia tidak bisa berpikir atas apa yang telah dijadikan oleh Allah SWT. (14:19 WIB)
  18. Semakin banyak manusia beramal dan berdzikir tetapi akan sia-sia dan dihamburkan apabila dia tidak bertafakkur kepada Allah SWT. (14:21 WIB)
  19. Manusia tidak akan pernah merasakan kesepian apabila dia meyadari akan kebersamaan malaikat pencatat yang selalu berada disekelilingmu. (14:23 WIB)
  20. Aku tidak takut akan kematian yang telah menungguku, tetapi yang aku takutkan adalah saat aku menjumpai kematian tersebut aku tidak berdzikir kepada Allah SWT. (14:24 WIB)
  21. Sesungguhnya tidak adalah rugi manusia itu selalu memiliki niat baik dalam melakukan suatu hal, sekalipun hal tersebut belum terlaksana. (14:29 WIB)
  22. Membaca suatu doa yang tidak disertai dengan pembenaran dalam hati itu tidak akan sampai kepada Allah SWT. (14:50 WIB)
  23. Ibadah itu tidak ada istirahat, karena istirahat itu hanyalah berlaku untuk sebuah kegiatan, sedangakn ibadah itu bukanlah kegiatan melainkan dzikir setiap waktu sampai datang kematian pada dirinya. (14:57 WIB)
  24. Sesungguhnya Istighfar itu membutuhkan pengakuan dalam hati akan dosa-dosanya dan meminta ampunan, bukan hanya terucap begitu saja dari mulut. (15:11 WIB)
  25. Kamu akan tahu condongnya hati ini bagaimana saat kamu dalam kekurangan, dan saat kamu dalam kelebihan. Apabila kamu merasa aman atas apa yang kamu miliki dan merasa sedih saat tidak memiliki maka dapat dipastikan kamu adalah seorang yang ahli dunia. (15:44 WIB)
  26. Rasa aman terhadap dosa-dosamu itu adalah hukuman sesungguhnya dari Allah SWT, sedangkan rasa penyesalan atas dosa-dosamu sesungguhnya itu adalah bentuk ampunan dari Allah SWT. (15:46 WIB)
  27. Menunda kebaikan itu termasuk od
Jumat, 10 April 2020 0 komentar

17 Sya'ban 1441 H (10 April 2020)

بسم الله الرّحمن الرّحيم


  1. Sesungguhnya dalam setiap pertemuan itu selain ada interaksi yang terlihat, sejatinya manusia akan ada interaksi rasa yang hanya dapat dirasakan oleh orang khusus. (13:52 WIB)
  2. Sesungguhnya Allah SWT itu berbicara mengenai hukum dan ketetapan, tidak berdasarkan apa yang menjadi perasaan. (13:56 WIB)
  3. Harusnya manusia bertauhid dahulu sebelum melaksanakan hukum-hukum Allah SWT, bukan sebaliknya melaksanakan hukum-hukum Allah SWT tetapi tidak berdasarkan ketauhidannya. (13:59 WIB)
  4. Hendaknya manusia yang melaksanakan hukum itu memiliki tauhid dan terbuka mata basyirahnya, karena dalam memutuskan perkara-perkara hukum terkadang mata lahiriyah ini dapat tertipu dan menjadi sangka buruk terhadap orang lain. (14:00 WIB)
  5. Sesungguhnya antara akal dan hati itu terhijab seperti perjalanan 500 tahun, dan begitu pula dari hati kepada ruh. (14:06 WIB)
  6. Sesungguhnya orang yang tidak memiliki ilmu itu dia akan merasa sendirian, kesepian dan stress. (14:2 WIB)
  7. Manusia itu menjadi tidak mulia disebabkan dalam kehidupannya dia sibuk dengan urusan-urusan yang tidak berharga, mana mungkin sesuatu yang tidak berharga itu menjadikan kemuliaan bagi yang memilikinya. (14:32 WIB)
  8. Sesungguhnya yakin itu mudah, namun yakin tanpa ibadah dia tidak akan mampu meyakini. (14:37 WIB)
  9. Sedikitnya ibadah orang yang berilmu itu lebih tinggi kedudukannya daripada orang yang banyak ibadaha namun dalam kebodohan. (14:51 WIB)
  10. Sesungguhnya letak niat dalam melaksanakan suatu hal ibadah itu adalah kunci, sedangkan ibadah yang rutin tanpa ada niat atau keinginan hendak menghadap kepada Tuhannya, niscaya akan tertolak. (14:53 WIB)
  11. Tanda-tanda orang yang miskin adalah tidak ada keinginan untuk berdoa, sehingga banyak hal yang selain urusan dengan Tuhannya. (15:08 WIB)
  12. Orang yang berdzikir dengan Tuhannya, dia akan sibuk mengingat dan banyak berdoa kepada Tuhannya. (15:10 WIB)
  13. Tidak ada doa yang lebih hebat melainkan hanya didalam sholat, tidak ada tasbih yang lebih hebat melainkan hanya didalam sholat, dan tidak ada sholawat yang lebih hebat melainkan hanya di dalam sholat. (15:20 WIB)
  14. Sesungguhnya didalam sholat itu mengandung banyak sekali doa didalamnya, dan tidaklah orang yang melakukan sholat apabila dia tidak memahami apa yang dibacanya, dan mengamalkan apa yang menjadi bacaannya. (15:26 WIB)
  15. Sedikit kamu mengetahui ilmu dan amal tetapi memahaminya dan sungguh-sungguh didalamnya itu lebih baik daripada banyak ilmu yang kamu tulis dan banyak amal yang kamu lakukan tetapi dalam kebodohan. (15:33 WIB)
  16. Keterlibatanmu dalam urusan Gurumu itu pasti tidak akan terlepas dari urusan dengan Tuhanmu. (15:38 WIB)
  17. Orang berdoa itu sesuai dengan niatnya, dan tidak ada satu doa itu tidak mengandung unsur meminta, dan hendaknya orang berdoa mengetahui apa yang diminta, sungguh dalam kelalaian orang yang berdoa tetapi tidak mengetahui apa yang menjadi permintaannya. (15:46 WIB)
  18. Janganlah kamu memaksakan kehendakmu kepada Tuhanmu yang sesungguhnya dirimu tidak mampu didalamnya, maka bersabarlah dalam menerima takdir Allah SWT. (15:55 WIB)
  19. Ujian sesungguhnya itu adalah didalam keimanan, yakni saat kamu diberikan taubat oleh Allah SWT apakah kamu mampu menjaga taubatmu atau tidak. (15:57 WIB)
  20. Sesungguhnya manusia itu cukuplah dia berusaha namun tidak memutuskan, karena keputusan itu letaknya pada Allah SWT. (15:59 WIB)
  21. Janganlah kamu bersedih atas kejadian yang buruk dalam hidupmu, tetapi sedihlah apabila kamu tidak bisa berdoa kepada Allah SWT. (16:03 WIB)
  22. Sesungguhnya disebut mengaji itu bukanlah kamu datang rutin dalam majelis, tapi setiap saat kamu menjaga waktu untuk selalu berbuat baik dan menambahkan kebaikan. (16:05 WIB)
  23. Amal yang tidak tertulis adalah mereka yang beramal karena manusia, dan amal yang tertulis adalah amal yang dilaksanakan semata karena Allah SWT. (16:06 WIB)
  24. Sesungguhnya orang yang beriman itu akan selalu digembirakan oleh Allah SWT, tidak ada kegelisahan hatinya. (16:09 WIB)
  25. Penuhilah urusan dengan Tuhanmu niscaya urusanmu juga akan dipenuhi, dan orang yang serba kekurangan didunia ini disebabkan memang dia banyak mengurangi dengan urusan Tuhannya. (16:10 WIB)
  26. Sesungguhnya manusia itu selalu merugi, tetapi yang beriman itu tidak akan pernah rugi dan selalu beruntung setiap waktunya. (16:10 WIB)
  27. Sesungguhnya rencana Allah SWT itu adalah perintah Allah SWT, dan perintahNya adalah sebuah derajat, ampunan, keuntungan yang sangat besar dan sedikit sekali yang mengetahuinya. (16:13 WIB)
  28. Sesungguhnya apabila manusia menyadari setiap ibadah itu adalah bentuk pengampunan maka manusia pasti akan merasa cukup. (16:14 WIB)
  29. Manusia yang beribadah mengetahui akan ampunan Tuhannya, niscaya dia akan menghilangkan segala aspek kepentingan selain Allah SWT. (16:15 WIB)
  30. Jadikanlah setiap amal ibadahmu kepada Allah SWT sekecil apapun sebagai bentuk meminta ampun. (16:17 WIB)
Selasa, 07 April 2020 0 komentar

Kisah Habib Abdul Qadir bin Ahmad Assegaf Tangannya Terjepit

بسم الله الرّحمن الرّحيم

Seperti biasa salah satu muhibbin beliau menutupkan pintu mobil setelah beliau masuk. Setelah mobil berjalan beberapa jauh (dari tempat tersebut), tiba-tiba beliau meminta kepada sopirnya untuk berhenti sejenak di jalan. Beliau berkata kepada Al Habib Ali Zainal Abidin Al jufri:

"Yaa Ali.. Lihatlah.. Bukakan pintu ini..!!"

Tiba-tiba Al Habib Ali sangat kaget ketika membukakan pintunya, melihat tangan beliau terjepit pintu mobil selama mobil berjalan dari tadi dan darah berkucuran dari tangan beliau.

Kemudian orang-orang di dalam mobil bertanya:

“Kenapa wahai Habib engkau tidak bilang dari tadi (kalau tangannya terjepit pintu mobil)?”

Beliau menjawab:

“Tidak, aku tidak akan membuat hati dia (si muhibbin yang menutup pintu mobilnya) merasa bersalah, aku tidak ingin dia tahu bahwa dia telah membuat tanganku terjepit mobil sedangkan dia tidak sengaja dan akan membuat dia sedih setelah membuat tanganku terjepit hingga berkucuran darah."
Senin, 06 April 2020 0 komentar

Makam Sayyid Abdurrahman Al-Makhdum (Sunan Makdum)

بسم الله الرّحمن الرّحيم



Sunan Makdum dengan nama lengkap Sayyid Abdurrahman Al Makhdum adalah salah seorang ulama berasal Timur Tengah yang telah diberikan mandat dari Khalifah Kerajaan Istanbul Turki. Yaitu Sultan Muhammad ke-1. Sultan Muhammad ke-1 menjadi salah satu raja sangat kaya di antara raja-raja Islam lainnya dengan andil besar dalam penyebaran ajaran Islam Nusantara. Salah satunya ada di Kabupaten Pati, Jawa Tengah.

Sunan Makdum telah berdakwah sembari berdagang di Semenanjung Malaya serta di sekitar pulau Sumatera, Madura dan Jawa. Kepada Sultan Muhammad ke-1. Sunan Makdum melaporkan bahwa sebagian penduduk sudah memeluk agama Islam. Tetapi pulau Jawa masih belum banyak sebab masih di bawah kekuasaan Kerajaan Majapahit bagi Jawa di bagian timur. Serta tengah dan Kerajaan Pajajaran untuk kawasan Jawa sebagian barat.

Sunan Makdum merupakan seorang ulama yang gigih untuk menyebarkan agama Islam di Nusantara. Karenanya, Sunan Makdum banyak memiliki pengikut dan murid. Setelah misinya menyebarkan agama Islam di kawasan Pasai dirasa cukup. Sunan Makdum atau lebih dikenal Sayyid Abdurrahman pergi ke Pati sampai akhir hayat serta jasadnya dimakamkan di Desa Parenggan, Kecamatan Pati, Kabupaten Pati yang kini berada di sekitar Jalan Dr. Susanto Pati.








Sabtu, 04 April 2020 0 komentar

Video Qasidah Thala'al Badru 'Alaina (Syeikh Ali Qudur)

بسم الله الرّحمن الرّحيم

Video Qosidah Thala'al Badru 'Alaina
Cuplikan diambil dari video dokumentasi malam 17 Ramadhan 1432 H / 2011 M
Bersama Syeikh Ali Qudur (Makkah) dan para Habaib dan Masyayikh.









 
;