Sabtu, 13 Juni 2020 0 komentar

Kalam Al-Habib Sholeh bin Muhsin Al-Hamid

بسم الله الرّحمن الرّحيم

Buah Ketika Memandang Orang Sholeh

قل الحبيب صالح بن محسن الحامد: النظرة تجني الثمرة والثمرة هي صلاح القلوب وتصفيتها من الحقد والحسد وجميع الخصال المذمومة

Setiap pandangan kita kepada orang sholeh menghasilkan buah dan buahnya adalah baik dan bersihnya hati dari penyakit hasud, iri dan semua sifat-sifat yang tidak bagus.


Cara Cepat Masuk Surga

قل الحبيب صالح بن محسن الحامد: ياولدى قارب تقرب قارب من أهل الخير ومجالسة أهل الخير تقرب من رحمة الله وإذ قربت من رحمة الله تورث الفردوس الأعلى والمتباعدين منهم بعيدين من راحمةالله
Wahai anakku, mendekatlah maka kau akan dekat, mendekatlah kepada orang baik dan duduklah bersama mereka maka kau akan dekat Rahmat-Nya Allah, ketika kau dekat dengan Rahmat-Nya Allah itu akan menyebabkan kau masuk ke Surga Firdaus yang tertinggi. Dan jauh dengan mereka maka akan jauh dari Rahmat-Nya.

Hadiah Bagi Tamu

قل الحبيب صالح بن محسن الحامد:
من حضر عندنا لايبالي دوب محروس من الإنس والجان ند عوالله طول الليالي لايرد الأيادي خالية
Barang siapa yang datang kepada kami, janganlah risau, karena akan selalu terjaga dari manusia dan jin, Kami pun selalu bermunajat setiap malam berdoa kepada Allah SWT agar selalu kembali ke rumah masing-masing tidaklah sia-sia dengan tangan kosong.

Cara Menggapai Cita-cita

قل الحبيب صالح بن محسن الحامد: ياولدى بحسن الإعتقاد تحصل المراد
Wahai anakku dengan bagusnya keyakinan dan berprasangka baik maka kamu akan dapatkan apa yang kamu inginkan

Kamis, 11 Juni 2020 0 komentar

18 Syawal 1441 H (10 Juni 2020)

بسم الله الرّحمن الرّحيم

Beruntunglah orang yang masih mengikuti setiap majelis ilmu, karena dia termasuk orang yang mengikuti atau juga tabi', karena sebagai penerus dan penyambung lidah Rasulullah SAW. Banyak manusia itu tertipu karena terseret oleh arus-arus kehidupan, dimana mereka selalu dalam kerugian, dan orang yang beruntung adalah mereka yang selalu mengisi kebaikan-kebaikan disetiap waktunya.

Janganlah kamu terbatas menuntut ilmu hanya pada saat majelis saja, tetapi setiap waktu dan setiap saat tambahkanlah kebaikan, amal dan ilmu. Sedangkan orang yang lalai dalam waktu luangnya dia termasuk orang yang rugi.

Jadikanlah dirimu dalam menuntut ilmu itu sebagai pertanggung jawabanmu, sebagai bentuk persaksianmu kepada Tuhanmu. Dan orang yang betul-betul berjuang di jalan Allah SWT, kelak mereka akan dikumpulkan di surga yang tinggi.

Sesungguhnya jarak derajat orang yang berilmu dan yang tidak itu sangatlah jauh, satu tingkatnya terpaut 500 taun perjalanan yang ditempuh dengan kuda yang ramping.

Jadiknlah bacaan Al-Fateha itu memiliki etika, yaitu kamu mengetahui hak Allah SWT dan hak hamba didalam surat tersebut.

Hak Hamba yaitu wajib meninggikan dan memuji Allah SWT, yang disebut Alhamdulillah bukanlah sekedar tentang nikmat yang kau terima, tetapi betul-betul memuji karena kemuliaan dirinya, apabila Alhamdulillah diletakkan pada nikmat, kamu sama saja memuji dirimu sendiri.

Lalu mengetahui akan Ar-Rahman dan Ar-Rahimnya, dimana Ar-Rahman ini adalah segala yang terhampar kemurahan di dunia ini untuk semua mahluknya, sedangkan Ar-Rahim di khususkan kepada hambanya yang khusyuk.

Pada lafadz Maliki Yaumiddin, manusia mengetahui kedudukan Allah SWT dan kedudukan hamba, dimana semuanya akan dibalas pada hari akhir, dan balasan itu adalah balasan yang sesuai, dan termasuk hal yang tidak fungsi dan sia-sia segala perbuatan yang tidak karena Allah SWT. Maka di kalimat manusia ini manusia mengetahui keburukannya, kebodohannya, kedhalimannya.

Setelah manusia mengetahui akan hak-hak Allah SWT, 3 bagian ayat tersebut lalu Allah SWT berikan manusia kemudahan dalam 4 ayat berikutnya sebagai haknya, yaitu Allah SWT jadikan semua mahluknya untuk menyembah dan meminta, dan berlindung kepada Allah SWT. Ini adalah pernyataan komitmen seorang manusia / hamba kepada Rabbnya.

Maka setelah manusia berkomitmen terhadap Tuhannya niscaya Allah SWT akan tunjukkan dirinya jalan lurus. Dan inilah hakikat hidup manusia selalu meminta petunjuk kepada Tuhannya, dan apabila manusia tidak memiliki petunjuk bagaimana bisa mencapai Shirattal Mustaqim niscaya dia akan tercebur dalam jalannya.

Dan Allah merangkum semuanya petunjuk-petunjuk dan kunci kemudahan bagi mereka yang telah melewati Shirrattal Mustaqim, dan mendapatkan nikmat-nikmat seperti orang-orang yang terdahulu yang telah diberikan nikmat oleh Allah SWT. Dan itu bukanlah jalanlah orang yang dhallin.

Ketahuilah nikmat yang diberikan oleh Allah SWT itu bukanlah nikmat yang sama yang diberikan kepada orang yang sesat dan dhallin, melainkan mereka akan diberikan nikmat-nikmat seperti halnya nikmat yang diberikan kepada para Nabi-nabi dan para orang Sholeh.

Maka saat mereka semua telah mendapatkannya, barulah seluruh malaikat di alam semesta ini mengaminkannya.

Dan Allah SWT menyembunyikan 7 huruf dalam Fateha

1. Tsa': Tsana'un yaitu pujian, padahal huruf ini sifatnya terdapat pada ayat Alhamdulillah.
2. Jim: Ja'iyyun atau tajalli
3. Kho': Kho'fiyyatun atau tersembunyi (hiasan amal itu tersembunyi)
4. Za' : Ziyyadatun (ditambahkan terus segala kebaikannya)
5. Syin: Syifa' (Sebagai obat)
6. Fa': Fana'un lenyap keinsanannya, hakikat ruh yang sampai kepada Tuhannya
7. Dho': Dhillun (mendapatkan naungan)


0 komentar

Sholawat Busyro (Habib Segaf bin Hasan Baharun)

بسم الله الرّحمن الرّحيم


اللهم صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَاحِبِ البُشْرَى صَلَاةً تُبَشِّرْنَا بِهَا وَأَهْلَنَا وَأَوْلَادَنَا وَجَمِيْعَ مَشَا ئِخِنَا وَمُعَلِّمِيْنَا وَطَلَبَتَنَا وَطَالِبَاتِنَا مِنْ يَوْمِنَا هَذَا إِلَى يَوْمِ الآخِرَة

Dibaca 41x fadilahnya adalah:
  • Melancarkan Rezeki
  • Membawa kegembiraan dan kesenangan
  • Melancarkan urusan
  • Mengabulkan segala hajat
  • Tergantung Niat

Jumat, 05 Juni 2020 0 komentar

Huruf Dalam Al-Qur'an

بسم الله الرّحمن الرّحيم

Imam Syafi'i dalam kitab Majmu al Ulum wa Mathli'u an Nujum dan dikutip oleh Imam Ibnu 'Arabi dalam Mukaddimah Al-Futuhat Al-Ilahiyah menyatakan jumlah huruf-huruf dalam Al-Qur'an di urut sesuai dengan banyaknya:


  • Alif: 48740 huruf
  • Lam : 33922 huruf
  • Ha' : 26925 huruf
  • Ya' : 25717 huruf
  • Wawu: 25506 huruf
  • Nun : 17000 huruf
  • Lam Alif : 14707 huruf
  • Ba' : 11420 huruf
  • Tsa': 10480 huruf
  • Fa' : 9813 huruf
  • 'Ain: 9470 huruf
  • Qaf : 8099 huruf
  • Kaf : 8022 huruf
  • Dal : 5998 huruf
  • Sin : 5799 huruf
  • Zal : 4934 huruf
  • Ha  : 4138 huruf
  • Jim : 3322 huruf
  • Shad: 2780 huruf
  • Ra' : 2206 huruf
  • Syin: 2115 huruf
  • Dhadl: 1822 huruf
  • Zai : 1680 huruf
  • Kha': 1503 huruf
  • Ta' : 1404 huruf
  • Ghain: 1229 huruf
  • Tha': 1204 huruf
  • Za' : 842 huruf


Jumlah total semua huruf dalam Al-Qur'an sebanyak 1.027.000 (Satu Juta Dua Puluh Tujuh Ribu). Jumlah ini sudah termasuk jumlah huruf ayat yang di-nasakh. Setiap kali kita khatam, kita membaca 1 juta lebih huruf.

1 huruf = 1 kebaikan
1 kebaikan = 10 pahala
Sebagaimana sabda Rasulullah:


مَنْ قَرَأَ حَرْفًا مِنْ كِتَابِ الله فَلَهُ بِهِ حَسَنَةُ، وَالْحَسَنَةُ بِعَسْرِ أَمْثَالِهَا، لَا أقُولُ: الم حَرْفَ، وَلَكِنْ ألِفُ حَرْفُ، وَلَامُ حَرْفُ، وَمِيمُ حَرفُ (رواه الترمذي، هذا حَدِيثُ حَسَنُ صَحِيحُ غَرِيبُ)


Kira-kira 10.270.000 pahala kita dapatkan jika khatam Quran. Mudah-mudahan ini menjadi motivasi kita untuk terus membaca Al-Qur'an.

Sumber: https://majelisalmunawwarah.blogspot.com/2020/06/huruf-dalam-al-quran.html
Kamis, 04 Juni 2020 0 komentar

11 Syawal 1441 H (3 Juni 2020)

بسم الله الرّحمن الرّحيم

Bagaimana Manusia Didalam Kedudukannya Dan Yang Terpedaya Oleh Kehidupannya

Segala yang menyambung kepada Guru itu adalah karena adanya urusan dengan akhirat, yang selain akhirat tidak akan menyambung, dan keutamaan dari menyambung kepada Gurunya itu sendiri adalah dapat diberikan pemahaman ilmu, apabila tidak menyambung maka hilanglah pemahaman ilmunya, hilang ampunannya, dan yang paling buruk tidak berjumpa dengan Baginda Nabi Muhammad SAW. Secara fisik dia menyambung kepada Guru tetapi secara batin terputus.

Maka barangsiapa yang bertawasul kepada Gurunya dia seperti halnya orang yang menelpon saat ini, langsung menyambung kepada orang yang kita kirimi tawasul, maka semakin banyak tawasul maka semakin banyak yang terhubung dengan Guru-guru kita dan Guru-gurunya Guru.

Barangsiapa yang sudah tersambung kita tidak akan kemana-mana lingkaran kita hanya akan terbatas oleh sesama mereka yang sama-sama terhubung dengan Gurunya, niscaya pasti akan terhubung dengan Rasulullah, dan mereka yang terhubung dengan para Waliyullah pastilaha akan gembira karena bau mereka seperti halnya bau Rasulullah SAW, sedangkan mereka yang cinta dunia ibarat mereka itu baunya seperti bau busuk.

يَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا رَبَّكُمْ وَاخْشَوْا يَوْمًا لَا يَجْزِي وَالِدٌ عَنْ وَلَدِهِ وَلَا مَوْلُودٌ هُوَ جَازٍ عَنْ وَالِدِهِ شَيْئًا ۚ إِنَّ وَعْدَ اللَّهِ حَقٌّ ۖ فَلَا تَغُرَّنَّكُمُ الْحَيَاةُ الدُّنْيَا وَلَا يَغُرَّنَّكُمْ بِاللَّهِ الْغَرُورُ
Hai manusia, bertakwalah kepada Tuhanmu dan takutilah suatu hari yang (pada hari itu) seorang bapak tidak dapat menolong anaknya dan seorang anak tidak dapat (pula) menolong bapaknya sedikitpun. Sesungguhnya janji Allah adalah benar, maka janganlah sekali-kali kehidupan dunia memperdayakan kamu, dan jangan (pula) penipu (syaitan) memperdayakan kamu dalam (mentaati) Allah.
(Qs.Al-Lukman: 33)

Siapakah mereka itu yaitu
أُولَٰئِكَ الَّذِينَ اشْتَرَوُا الْحَيَاةَ الدُّنْيَا بِالْآخِرَةِ ۖ فَلَا يُخَفَّفُ عَنْهُمُ الْعَذَابُ وَلَا هُمْ يُنْصَرُونَ
Itulah orang-orang yang membeli kehidupan dunia dengan (kehidupan) akhirat, maka tidak akan diringankan siksa mereka dan mereka tidak akan ditolong.
(Qs.Al Baqoroh; 86)

Maka orang yang mengambil dunia melalui jalan akhirat itu adalah orang yang tidak akan mendapatkan akhirat.

Hadits:
الكَيِّسُ مَنْ دَانَ نَفْسَهُ ، وَعَمِلَ لِمَا بعدَ المَوتِ ، والعَاجِزُ مَنْ أتْبَعَ نَفْسَهُ هَواهَا وَتَمنَّى عَلَى اللهِ (رواه الترميذي)

Orang yang cerdas itu adalah orang yang mengendalikan hawa nafsunya, dan mengerjakan untuk kehidupan setelah kematian. Dan yang lemah itu adalah orang yang mengikuti hawa nafsunya dan berandai-andai kepada Allah. (HR. Turmudzi)

Sesungguhnya dua orang yang sama dia beribadah secara bersamaan itu memiliki nilai yang berbeda tergantung dari level akalnya.

Manusia itu semua akan dibalas amal ibadahnya sejauh mana dia memiliki akal, amal yang besar bisa menjadi kecil dan yang kecil bisa menjadi besar tergantung besarnya akal.

3 Perkara yang ada pada orang maka niscaya akan sempurna imannya, pertama tidak takut berjalan di Allah, tidak takut akan dicaci maki, tidak takut akan riya amal ibadahnya, dan apabila disuruh memilih antara dunia dan akhirat maka akhiratnya yang akan diutamakan.

Nasehat Nabi kepada Sayyidina Ali dengan 15 Wasiat:
  1. Ma'rifat itu bentuk modal
  2. Akal itu sendi agama
  3. Mahabbah itu pedomanku
  4. Rindu itu kendaraanku
  5. Dzikir itu kejinakan hati
  6. Keyakinan itu gudang-gudang
  7. Gundah gelisah itu teman
  8. Ilmu itu senjata
  9. Sabar itu selendang
  10. Zuhud itu perusahaan
  11. Yakin itu makananku
  12. Berbuat benar itu adalah penolong
  13. Taat itu kecintaan
  14. Jihad itu perbuatanku
  15. Ketatapan mataku pada ibadahku adalah sholat
Dunia ini adalah rumah bagi orang-orang yang tidak memiliki rumah, dan orang yang tidak berakal yaitu mereka yang mengumpulkan dunia, sedangkan dunia ini adalah musuh dari para Wali-wali Allah.

إِنَّ الَّذِينَ لَا يَرْجُونَ لِقَاءَنَا وَرَضُوا بِالْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَاطْمَأَنُّوا بِهَا وَالَّذِينَ هُمْ عَنْ آيَاتِنَا غَافِلُونَ
Sesungguhnya orang-orang yang tidak mengharapkan (tidak percaya akan) pertemuan dengan Kami, dan merasa puas dengan kehidupan dunia serta merasa tenteram dengan kehidupan itu dan orang-orang yang melalaikan ayat-ayat Kami,
(Qs.Yunus:7)

dan yang paling dikhawatirkan adalah
إِنَّ الَّذِينَ كَفَرُوا سَوَاءٌ عَلَيْهِمْ أَأَنْذَرْتَهُمْ أَمْ لَمْ تُنْذِرْهُمْ لَا يُؤْمِنُونَ
(Qs. Al-Baqoroh: 6)

خَتَمَ اللَّهُ عَلَىٰ قُلُوبِهِمْ وَعَلَىٰ سَمْعِهِمْ ۖ وَعَلَىٰ أَبْصَارِهِمْ غِشَاوَةٌ ۖ وَلَهُمْ عَذَابٌ عَظِيمٌ
Allah telah mengunci-mati hati dan pendengaran mereka, dan penglihatan mereka ditutup. Dan bagi mereka siksa yang amat berat.
(Qs. Al-Baqoroh: 7)

Sesungguhnya memberitahu orang yang kafir itu ibarat kamu mengajari orang gila, sia-sia apa yang dibicarakan, karena Allah SWT sudah mengunci hatinya.

Barangsiapa yang mencintai dunianya maka akan membahayakan akhiratnya, dan barangsiapa yang mencintai akhirat akan membahayakan dunianya, maka ambilah diantaranya yang kekal yaitu ilmu.

Sesungguhnya dunia itu akan membatasi akan dirimu apabila kamu sudah menjadi orang yang ahli bersuci, niscaya kamu akan selalu terjaga kebersihanmu dari dunia ini.

0 komentar

Gallery Foto Syeikh Muhammad Arsyad Al-Banjari

بسم الله الرّحمن الرّحيم

Syeikh Muhammad Arsyad Al-Banjari

Rabu, 03 Juni 2020 0 komentar

Gallery Foto Habib Hasan bin Abdullah bin Umar Asy-Syathiri

بسم الله الرّحمن الرّحيم


Habib Hasan bin Abdullah bin Umar Asy-Syathiri






 
;