Rabu, 26 Februari 2020 0 komentar

Niat Bulan Rajab


NIAT BULAN RAJAB .

Diawal bulan rajab ini mari kita berniat bersama, sebagaimana yang diajarkan oleh para salafus sholeh untuk memperbanyak niat-niat yang sholeh
نَوَيْتُ كَما نَوَى مَشايِِخَنا و أسْلافِنا الصالحين

عِنْدَ اِسْتِقْبالٓ شَهْرِ رجَب و في أوَّلِ لَيْلَةٍ مِنْ رجَب و في شَهْرِ رجَب

  • Saya niat memperbanyak istighfar, puasa Sunnah, sodaqah, amal-amal kebaikan yang membawa keridhoanMu Yaa Allah
  • Saya niat Taubah sesungguhnya (nasuha) dari kesalahan dan dosa yang saya kerjakan sengaja maupun tidak sengaja
  • Saya niat Taubah dari amal-amal wajib yang tidak kami kerjakan sengaja atau tidak sengaja
  • Saya niat menjaga mata dari melihat hal-hal yang tidak Engkau ridhoi
  • Saya niat menjaga lisan dari ucapan-ucapan yang tidak Engkau ridhoi (ghibah, adu domba, bohong, membuka aib orang, dsb)
  • Saya niat menjaga telinga dari suara yang tidak Engkau ridhoi
  • Saya niat menjaga tangan dan kaki dari menggerakkan nya untuk sesuatu yang tidak Engkau ridhoi
  • Saya niat menjaga seluruh anggota tubuh dari hal-hal yang tidak Engkau ridhoi
  • Saya niat menjaga hati dari penyakit-penyakitnya (ujub, sombong, riya', su'dzon, cinta dan mengagungkan dunia, suka dengan hal-hal yang tidak Engkau sukai, dsb)
  • Saya niat menghiasi hati dengan kebaikan-kebaikan yang Engkau ridhoi yang sesuai dengan jalan Rasulullah ﷺ


Ya Allaah..
Bukakanlah pintu Taubah dan kebaikan pada kami..
Kami tidak mampu berbuat kebaikan, dan tidak mampu berhenti dari perbuatan dosa kecuali mendapat Taufiq dan kemudahan darimu.

YaAllaah, berkahilah kami dibulan Rajab dan sya'ban, sampaikanlah kami dibulan Ramadhan dalam keadaan yang baik lagi indah, lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya.
اَللّٰهُمَّ بارِكْ لَنا في رجَب و شَعْبان و بَلِّغْنا رمَضان و اَعِنّا عَلَى الصِّيامْ و القِيامْ و قِراءَةِ القُرْآن و قَنِّعْنا بِاليَسيرِ مِن الكَلامْ وَ الطَّعامْ و المَنامْ

اَللّٰهُمّ هٰذا الدُّعاءْ وَ مِنْكَ الإِجابَة...
و هٰذا الجُهْدُ و عَلَيْكَ التُّكْلانْ..
ولا حٓوْل ولا قُوّة الاّ باللّه.. و صلى الله على سيدنا محمد وعلى اله وصحبه وسلم

Sumber : https://majelisalmunawwarah.blogspot.com/2017/04/niat-bulan-rajab.html

0 komentar

Keistimewaan Dibalik Tanggal 10 Rajab

بسم الله الرّحمن الرّحيم




KEISTIMEWAAN DIBALIK TANGGAL 10 RAJAB.
Syaikhina KH Maimoen Zubair pernah Dawuh :

"Dalam bulan Rajab sebenarnya ada dua peristiwa besar, yakni Isra' Mi'raj dan pindahnya Nur Nabi Muhammad SAW dari punggung Sayyidina Abdullah bin Abdul Mutholib ke rahim Sayyidah Aminah binti Wahab atau disebut wiladah pertama.

Hal ini bertepatan dengan tanggal 10 Rajab. Karena itu disunnahkan berpuasa untuk menghormati berpindahnya nur itu. Disamping itu karena ada hadits juga .

Peristiwa Isra' Mi'raj, banyak orang yang tahu, bahkan banyak juga yang memperingatinya secara besar-besaran. Namun untuk peristiwa kedua (wiladah pertama) hanya orang khowas yang tahu .

Memperingatinya pun tidak boleh dibesar besarkan, cukup dengan berpuasa sebagai rasa syukur. Wiladah pertama ini yang disebut dengan wiladah haqiqiyyah. Maka dalam kitab al-Barzanji disebutkan banyak kejadian-kejadian besar yang terjadi bersamaan dengan peristiwa itu". .

Penjelasan Syaikhina diatas disampaikan kepada santri Madrasah Ghozaliyah Syafi'iyah (MGS) Sarang, kabupaten Rembang.

Ini termasuk yang melatarbelakangi mengapa Syaikhina menganggap bahwa al Barzanji lebih ilmiah daripada yang lain .

Salah satu santri Al-Anwar Sarang Kabupaten Rembang, juga pernah mengungkapkan, biasanya KH Maimoen Zubair melakukan puasa setiap tanggal 10 Rajab.

Sumber: https://majelisalmunawwarah.blogspot.com/2017/04/keistimewaan-dibalik-tanggal-10-rajab.html
Selasa, 25 Februari 2020 0 komentar

Amaliyah Bulan Rajab

بسم الله الرّحمن الرّحيم







  1. Memperbanyak membaca do'a:
    اَللهم بَارِكْ لَنَا فِى رَجَبَ وَشَعْبَانَ وَبَلِّغْنَا رَمَضَانَ

  2. Mengangkat tangan dengan membaca istighfar setiap pagi dan sore 70x

    رَبِّ اغْفِرْلِي وَارْحَمْنِيْ وَتُبْ عَلَيَّ اِنَّكَ اَنْتَ التَّوَّبُ الرَّحِيْمُ

  3. Membaca Sayyidul Istighfar 3x Pagi dan Sore

       اَللهم أَنْتَ رَبِّي، لَااِلَهَ إِلَّا أَنْتَ خَلَقْتَنِي، وَ أَنَا عَبْدُكَ وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ، وَوَعْدِكَ مَااسْتَطَعْتُ، أَعُوْذُبِكَ مِنْ شَرِّ مَصَنَعْتُ، أَبُوْءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ، وَأَبُوْءُ بِذَنْبِيْ فَاغْفِرْلِي، فَاِنَّهُ لَا يَغْفِرُ الدُّنُوْبَ إِلَّا أَنْتَ.

  4. Membaca
    1.  Pada tanggal 1-10 = 100x
      لَا إله إِلَا الله سُبْحَانَ اللهِ الْحَيِّ الْقَيُّوْم

    2. Pada tanggal 11-20 = 100x

      لَا إله إِلَا الله سُبْحَانَ اللهِ الأَحَدُ الصَّمَد

    3.  Pada tanggal 21-30 = 100x

      لَا إله إِلَا الله سُبْحَانَ اللهِ الرَّؤُوْف

  5. Pada Jumat terakhir bulan Rojab saat khotib di atas mimbar dan duduk menjelang khutbah ke dua hendaknya membaca 35x:
    اَحْمَدُ رَسُوْلُ اللهِ مُحَمَّدُ رَسُوْلُ الله
Jumat, 21 Februari 2020 0 komentar

Do'a Nabi Daud Alaihissalam

بسم الله الرّحمن الرّحيم

اللهُمَّ اِنِّى اَسْأَلُكَ اَرْبَعَةً وَاَعُوْذُ بِكَ مِنْ اَرْبَعَةٍ اَللهم اِنِّى اَسْأَلُكَ لِسَانًا ذَاكِرًا، وَقَلْبًا شَاكِرًا، وَبَدَنًا صَابِرًا وَزَوْجَةً تُعِيْنُنِىْ فِى دُنْيَا ىَ وَآخِرَتِى. وَ اَعُوْذُ بِكَ مِنْ وَلَدٍ يَكُوْنُ عَلَيَّ سَيِّدًا وَمِنْ اِمْرَأَةٍ تُشَيِّبُنِىْ قَبْلَ وَقْتِ الْمَشِيْبِ. وَمَنْ مَالٍ يَكُوْنُ وَبَالًا عَلَىَّ. وَمِنْ جَارٍ لَوْرَأَى مِنِّى حَسَنَةً كَتَمَهَا وَلَوْرَأَى مِنِّى سَيِّئَةً اَفْشَاهَا.

Allahumma Inni As-Aluka Arba'atan Wa A'uu-dzubika Min Arba'atin. Allahumma Inni As-Aluka Lisaanan Dzaakiran Wa Qalban Syaakiran Wa Badanan Shaabiran Wa Zaujatan Tu'inunii Fii Dunyaa-ya Wa Aa-khiratii. Wa A'uu-dzubika Min Waladin Yakuunu 'Alayya Sayyidan Wamin Imra'atin Tu-syayyibunii Qabla Waqtil Mu-syib. Wa mimi Maalin Yakuunu Wabaalan 'Alayya Wa Min Jaarin Laura-aa Minnii Hasanatan Katamahaa Wa Laura-aa Minnii Sayyi-atan Afsyaha.
Ya Allah saya mohon kepada-Mu empat, dan berlindung kepada-Mu dari empat. Saya mohon kepada-Mu lidah yang selalu berdzikir, dan hati yang selalu syukur, dan badan yang sabar, dan istri yang membantuku dalam urusan dunia dan akhirat. Dan saya berlindung kepada-Mu dari empat: Saya berlindung kepada-Mu dari anak yang menguasai aku, dan dari istri yang menyegerakan aku beruban sebelum waktunya, dan dari harta yang membahayakan kepadaku, dan dari tetangga, bila melihat kebaikanku ditutupi, dan bila melihat kebusukanku disiarkan.


Sumber: https://majelisalmunawwarah.blogspot.com/2015/02/doa-nabi-daud-as.html
0 komentar

27 Jumadil Akhir 1441 H (21 Februari 2020)

بسم الله الرّحمن الرّحيم

  1. Tidak dijadikan manusia itu melainkan untuk beribadah. Maka sembah sujudlah kamu kepada Tuhanmu sampai datang keyakinan padamu. (13:40 WIB)
  2. Sholat yang tidak mengerti dirinya dan Tuhannya, maka sembah sujudnya hanya seperti orang yang berolahraga. (13:41 WIB)
  3. Orang yang lalai dalam sholat itu bukanlah orang yang tidak sholat, melainkan dia melaksanakan sholat tetapi tidak menyempurnakan sholatnya dan tidak memiliki kekhusyukan didalamnya. (13:42 WIB)
  4. Sholat ini sampai mengenal Tuhannya sampai datang kepada Tuhannya, dan hukumnya adalah wajib untuk mengenal Allah SWT. (13:43 WIB)
  5. Barangsiapa yang tidak pernah jujur kepada Allah, dia pasti tidak akan pernah jujur kepada manusia lainnya. (13:44 WIB)
  6. Rasulullah SAW bersabda: "Apabila umatku sudah gentar untuk menegur orang yang berbuat dhalim, maka Allah SWT akan membiarkan mereka tersiksa dengan orang-orang dhalim tersebut". (13:47 WIB)
  7. Orang untuk amar ma'ruf ini harus memiliki modal, kekuatan untuk mendoktrin, dan memiliki contoh perilaku tutur kata yang baik. (13:49 WIB)
  8. Barangsiapa hendak berdakwah dijaman akhir ini seharusnya dia memiliki banyak harta, karena manusia jaman sekarang mereka datang kepada orang alim bukan karena ilmunya melainkan karena harta dan kedudukannya. (13:55 WIB)
  9. Tanamkanlah dihatimu wahai pendakwah, bagaimana mengajak orang masuk kedalam surga sedangkan dirinya sendiri belum tentu juga masuk surga. (13:56 WIB)
  10. Saling mengingatkanlah kamu diantara saudaramu apabila terjadi kelalaian, maka itulah orang-orang yang berserikat menuju kepada jalan Allah SWT. (13:58 WIB)
  11. Apabila hendak sholat, jadikanlah sholatmu itu seolah-olah sholatmu yang terakhir, yang tidak akan kamu ketahui akan menemui lagi atau tidak pada waktu berikutnya. (14:10 WIB)
  12. Sesungguhnya orang yang mukmin itu akan dimatikan dalam kerinduan dan kecintaan kepada Tuhannya. (14:12 WIB)
  13. Perbuatan yang paling utama adalah cinta karena Allah dan benci juga karena Allah. (14:29 WIB)
  14. Cintailah orang yang dicintai oleh Allah SWT, niscaya kamu juga akan dicintai oleh Allah SWT. Dan janganlah kamu bergaul dengan orang yang mendapatkan kemurkaan oleh Allah SWT. (14:31 WIB)
  15. Barangsiapa yang menyenangkan hati Gurunya niscaya dia akan menjadi orang yang mulia. (14:38 WIB)
  16. Orang yang berilmu itu tidak dilihat dari banyaknya ilmu, tetapi bagaimana dia memiliki akhlaq yang mulia. (14:39 WIB)
  17. Jauhilah olehmu pergunjingan, karena didalamnya terdapat 3 bencana, doanya tidak dikabulkan, kebaikannya tidak diterima, dan keburukannya bertambah. (14:42 WIB)
  18. Sesungguhnya buah amal yang kamu terima itu berdasarkan apa yang kamu tanam, apabila kamu menanamkan buah dunia maka tumbuh juga menjadi dunia, begitu juga menanam akhirat akan tumbuh amal sholeh. (14:50 WIB)
  19. Orang yang cerdas dia mengetahui amal apa yang ditanamnya sehingga buahnya juga bermanfaat, tetapi orang yang bodoh dia seperti orang yang menanam tetapi tidak tahu apa yang ditanam, tidak semua berbuah, dan belum tentu juga pohon itu berbuah. (14:53 WIB)
  20. Contohlah seperti buah kurma, ditanam dengan tempat yang kering dan sedikit air tetapi justru semakin manis, begitu juga kehidupan ini bersabarlah dengan segala kekeringan niscaya kamu akan merasakan manisnya kelak di akhirat. (14:55 WIB)
  21. Perbuatan riya' itu bagi pemula para penuntut ilmu, dan wajib dia memilikinya. Amal tanpa riya' tidak akan terwujud. (15:04 WIB)
  22. Sesungguhnya sifat riya' itu penting bagi orang yang pemula dalam beramal, kelak dia akan habis-habisan dalam amalnya, maka saat dia menyadari ada sifat riya' maka di kikislah sifatnya bukan amalnya. (15:05 WIB)
  23. Cara mengikis riya' adalah mengetahui bahwa amal ini agar dipandang oleh Allah SWT bukan dipandang oleh manusia. (15:06 WIB)
  24. Tidak ada artinya kecintaan manusia seluruh dunia tetapi Allah tidak mencintaimu, dan apalah arti kebencian manusia satu dunia tetapi Allah cinta kepadamu. (15:07 WIB)
  25. Sesungguhnya istiqomah itu lebih dari seribu kebaikan. (15:11 WIB)
  26. Datanglah menuntut ilmu dengan 3 niat, yaitu agar ditambahkan rasa takut pada dirinya karena semakin banyak ilmunya, dan sedekah dengan niat mendapatkan berkah di majelis ilmu dan mudah-mudahan tidak ditunjukkan dengan orang yang selalu membuka aib-aib Guruku sehingga menghapus amalku, berdoa agar tidak ditemukan orang yang suka gibah Gurunya. (15:19 WIB)
  27. Barangsiapa yang senang membuka aib seseorang niscaya dia akan dibuka juga aibnya dan keburukannya sebelum dia menemui kematian. (15:23 WIB)
  28. Barangsiapa yang bergaul tetapi ukurannya adalah dunia niscaya dia akan terhina, tetapi bergaullah dengan dasar akhlaq, yaitu saling mendoakan. Maka barangsiapa yang memiliki sahabat yang soleh niscaya dia akan mampu menjadi penyelamat. (15:30 WIB)
  29. Perbuatan amal ini ada dua yang terang-terangan atau secara sembunyi-sembunyi, tetapi lebih dicintai oleh Allah SWT yang sembunyi-sembunyi. Karena kebaikan yang dirahasiakan ini dapat memadamkan amarah Allah SWT. (15:38 WIB)
  30. Banyak-banyaklah berdoa, karena bisa jadi saat ini tidak dikabulkan, tetapi dikabulkan saat kamu sudah lupa, dan bisa juga kebaikan yang kamu terima saat ini berkat doamu yang dahulu. (15:49 WIB)
  31. Sesungguhnya harta yang paling berharga itu adalah keturunan yang sholeh dapat mengikuti Nabi Muhammad SAW. (15:52 WIB)
  32. Orang yang betul-betul mendapatkan kecintaan oleh Allah dan RasulNya yaitu mereka yang selalu berjuang dijalan Allah SWT. (16:03 WIB)
  33. Jagalah wudhumu jangan sampai batal, karena orang yang menjaga wudhu dia mengikuti jalan seperti halnya Bilal bin Rabbah. (16:04 WIB)
  34. Jagalah keluargamu dengan menjaga sholatnya, yaitu berusaha untuk selalu sholat berjamaah. (16:06 WIB)

0 komentar

Sholawat Hadzi Asyra

بسم الله الرّحمن الرّحيم




Ijazah dari Al-Habib Muhammad bin Hadi bin Hasan Assegaf
Sumber: https://majelisalmunawwarah.blogspot.com/2015/02/sholawat-hadzi-asyra.html
Selasa, 18 Februari 2020 0 komentar

Do'a Taubat

بسم الله الرّحمن الرّحيم





اللهم إِنِي أَسْأَلُكَ بِأَنِّي أَشْهَدُ أَنَكَ أَنْتَ اللهُ لَاإِلَهَ إِلَّا أَنْتَ الأَحَدُ الصَّمَدُ الَّذِي لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُوْلَدْ وَلَمْ يَكُنْ لَهُ كُفُوًا أَحَدُ، رَبِّ اغْفِرْلِي وَتُبْ عَلَيَّ إِنَّكَ أَنْتَ التَّوَّابُ الْغَفُورُ، اَللهم إِنِّي ظَلَمْتُ نَفْسِي ظُلْمًا كَثِيْرًا مَغْفِرَةً مِنْ عِنْدِكَ وَارْحَمْنِي إِنَّكَ اَنْتَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ. اَللهم اغْفِرْلِى خَطِيئَتِى وَجَهْلِى وَإِسْرَافِى فِى أَمْرِى وَمَا أَنْتَ أَعْلَمُ بِهِ مِنِّ اَللهم اغْفِرْلِى جِدِّ وَهَزْلِى وَخَطَئِى وَعَمْدِى وَكُلُّ ذَلِكَ عِنْدِى. رَبِّ اغْفِرْلِى وَلِوَ الِدَّيَّ وَالْمُسْلِمِيْنَ أَجْمَعِيْنَ، رَبِّ تَقَبَّلْ تَوْبَتِي وَاغْسِلْ حَوْبَتِي، وَأَجِبْ دَعْوَتِي وَاهْدِ قَلْبِي وَسَدِّدْ لِسَانِي وَثَبِّتْ حُجَّتِي وَاسْلُلْ سَخِيْمَةَ قَلْبِي.

Tuhanku, aku memohon (pertolongan) kepada-Mu. Aku bersaksi bahwa Engkau adalah Allah. Tiada Tuhan selain Engkau Yang Maha Esa, tempat bergantung yang tiada melahirkan dan tiada dilahirkan, serta tiada apapun yang menyamai-Nya.Ya Allah, ampunilah dosaku dan terimalah taubatku, karena sesungguhnya Engkau adalah Dzat yang Maha Mengampuni dan Menerima taubat". Ya Allah sesungguhnya aku telah mendzolimi diriku sendiri dengan kedzoliman yang banyak. Dan tidak ada yang bisa mengampuni dosa-dosa kecuali Engkau. Ampunilah aku dengan ampunan dari sisi-Mu, dan berilah rahmat kepadaku, sesungguhnya Engkau Maha Pengampun lagi Maha Penyayang". Ya Allah, ampunilah kesalahanku, kejahilanku, sikakpku yang melampaui batas dalam urusanku dan segala hal yang Engkau lebih mengetahui hal itu dari diriku. Ya Allah, ampunilah aku, kesalahan yang kuperbuat secara sadar maupun tidak sadar, dan ampunilah pula kesalahanku saat aku tidak sengaja maupun sengaja, ampunilah segala kesalahan yang kulakukan. Ya Allah ampunilah dosa kedua orangtuaku dan segenap kaum muslimin, Ya Allah, terimalah taubatku, hilangkanlah kekhawatiranku, kabulkanlah doaku, kokohkanlah argumentasiku, pertajamlah pembicaraanku, berikanlah petunjuk pada hatiku, dan hilangkanlah perasaan dengki dalam dadaku.

 
;