Senin, 30 Desember 2019
Al-Imam Bukhari (Muhammad bin Ismail),
Makam Auliya'
0
komentar
Makam Al-Imam Bukhari (Muhammad bin Ismail)
بسم الله الرّحمن الرّحيم
- Manusia yang telah dititipkan sifat Allah dari Nama Al-'Aziz niscaya dia tidak akan membutuhkan mahluk dikarenakan dia telah diberikan kekuatan dan tidak pernah mengeluh. Dan sambungan dari Al-'Aziz ini biasanya dengan Al-Hakim, Yaitu Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. (13:43 WIB)
- Ikhtiyar adalah bentuk usaha manusia dalam menerima keputusan, tetapi keputusan itu sendiri mutlak Allah yang memutuskan. (13:55 WIB)
- Kekuatan dan keyakinan itu timbul disebabkan besarnya tekanan, maka Allah SWT dan Rasulullah menyukai orang yang memiliki iman yang kuat, yaitu iman yang telah melalui banyak ujian. (14:03 WIB)
- Sebesar apa ujian yang diterima manusia maka sebesar itu pula kemuliaan yang didapatkan, semua itu sesuai dengan kadar manusia itu masing-masing. (14:05 WIB)
- Sesungguhnya kesabaran itu tidak memiliki batas, sebesar apa sabarmu maka sebesar itu pula rasa syukurmu kepada Allah SWT. (14:06 WIB)
- Membaca doa itu hanya terbatas akan hurufnya, tetapi berdoa itu adalah benar-benar memohon kepada Allah SWT. (14:08 WIB)
- Orang yang meminta itu harus mengetahui siapa yang diminta, apabila tidak mengetahui maka itu adalah termasuk berdoa didalam kelalaian. (14:28 WIB)
- Barangsiapa yang menjaga hatinya selalu kepada Allah SWT niscaya sebelum dia berdoa Allah SWT sudah mengabulkan hajatnya, dan Allah SWT menjaganya dari sifat mengeluh. (14:30 WIB)
- Sesungguhnya orang alim yang dapat diukur dengan dinar maka habislah sudah harga dirinya. (14:34 WIB)
- Rezeki itu sudah ditetapkan, maka ibadahlah dengan sungguh-sungguh niscaya rezekimu akan selalu tercukupi. (14:34 WIB)
- Barangsiapa yang Lillah niscaya dia akan mendapatkan balasan rezeki dari Allah SWT melebihi dari apa yang diharapkannya. (14:36 WIB)
- Sesungguhnya sholat dhuha itu adalah sholatnya orang yang bertaubat kepada Allah SWT. (14:38 WIB)
- Sesungguhnya ilmu Allah SWT itu berselimut didalam hukum syariat. (14:42 WIB)
- Sesungguhnya beruntunglah orang yang selalu mensucikan dirinya, dan merugilah orang yang selalu mengotori jiwanya. (14:51 WIB)
- Akal itu menentukan mana yang baik dan buruk, tetapi jiwa lah yang memutuskan mana yang akan dipilih, apabila buruk maka jiwa itu telah mengikuti hawa nafsu. (14:52 WIB)
- Barangsiapa yang bangun tidur selalu memikirkan bagaimana mencari uang, maka sampai matahari terbenam niscaya kamu akan rusak, tetapi apabila kamu berniat bagaimana beramal sholeh, sampai matahari terbenam dirimu akan dijaga oleh Allah SWT untuk selalu berbuat baik. (14:54 WIB)
- Sesungguhnya manusia itu tidak akan dapat melakukan suatu perkara tanpa ada izin dari Allah SWT, maka janganlah kamu mendahului Allah dan janganlah pula kamu meninggalkan Allah, tetapi bersamalah dengan Allah SWT. (14:57 WIB)
- Seorang hamba tidak termasuk golongan orang yang muttaqin, sebelum dia muhasabbah dirinya melebihi dari muhasabbah dirinya kepada rekan bisnisnya. (14:59 WIB)
- Banyak manusia yang lebih teliti dalam menghitung pekerjaan dan perdagangannya daripada menghitung amal dan keburukannya. kepada Allah SWT. (15:00 WIB)
- Sesungguhnya waktu itu sangatlah berharga, maka jadikanlah setiap waktumu itu sangat berharga dengan tidak memberi peluang sedikitpun untuk lalai. (15:01 WIB)
- Niatlah yang kuat untuk mendapatkan sesuatu nilai yang besar bukan memperkuat hawa nafsumu, karena kalau hawa nafsumu kuat maka kalahlah niatmu. (15:02 WIB)
- Kelalaian seseorang itu disebabkan sedikitnya dzikir dan ibadah kepada Allah SWT. (15:05 WIB)
- Sesungguhnya bentuk kesalahan itu akan menimbulkan kegelisahan, dan manusia menutup kegelisahan tersebut dengan banyak ibadah agar mendapatkan ketenangan maka itulah bentuk kedustaan manusia terhadap Tuhannya. (15:08 WIB)
- Janganlah kamu lengah terhadap pujian, karena sesungguhnya pujian itu dapat membunuhmu dan membuatmu lengah. Maka larilah dan sembunyilah dari orang yang memujimu dan mengharapkanmu. (15:28 WIB)
- Larilah kamu dari pandangan manusia apabila kamu menghendaki keselamatan. (15:41 WIB)
- Sesungguhnya orang yang banyak memuji secara berlebihan itu menyimpan banyak kebohongan. (15:45 WIB)
- Apabila seseorang cinta kepada Gurunya niscaya dia akan mengikuti apa yang menjadi nasehatnya. (15:46 WIB)
- Mending kamu disangka buruk daripada disangka baik, karena apabila ternyata kamu baik maka untunglah kamu, tetapi apabila kamu disangka baik tetapi kebaikan itu tidak ada pada dirimu niscaya akan mendatangkan siksa kepada dirimu. (15:48 WIB)
- Orang yang beribadah mencari kemuliaan di sisi manusia maka dia adalah seorang yang pendusta, maka carilah kemuliaan itu di sisi Allah SWT. (15:51 WIB)
Rabu, 25 Desember 2019
Do'a
0
komentar
Do'a Agar Selalu Bersama Nabi Muhammad (Istighfar Orang Tua Nabi)
بسم الله الرّحمن الرّحيم
![]() |
| Al-Habib Salim Asy-Syatiri (Hadramaut, Yaman) |
(فائدة) : رَأَى
رَجُلٌ صَالِحٌ مِنَ المَالِكِيَّةِ رَسُوْلَ اللّٰهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
فِي المَنَامِ وَسَمِعَهُ يَقُوْلُ « مَنْ قَالَ كُلَّ يَوْمٍ " أَسْتَغْفِرُ
اللّٰهَ لِأَبَوَيْ رَسُوْلِ اللّٰهِ صَلَّى اللّٰهِ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِائَةَ مَرَّةٍ
أَسْتَغْفِرُ اللّٰهَ لِأَهْلِ بَيْتِ رَسُوْلِ اللّٰهِ صَلَّى اللّٰهِ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
مِائَةَ مَرَّةٍ أَيْضًا كُنْتُ مَعَهُ أَيْنَمَا كَانَ "» وَهٰذَا دَلِيْلٌ عَلَى
أَنَّهُمَا مُؤْمِنَانِ وَإِلَّا فَلَا فَائِدَةَ فِي الإِسْتِغْفَارِ ....، إنتهى.
( تَرْغِيْبُ المُشْتَاقِيْنَ للشيخ الإمام محمد نواوي بن عمر البانتاني الجاوي ، ص ؛ ٨ )
( تَرْغِيْبُ المُشْتَاقِيْنَ للشيخ الإمام محمد نواوي بن عمر البانتاني الجاوي ، ص ؛ ٨ )
( FAEDAH ) : Ada seseorang yang shalih dari madzhab Malikiyyah melihat Rasulullah shalallahu 'alaihi wasallam didalam mimpi dan beliau mendengar Rasulullah shalallahu 'alaihi bersabda :
"Barang siapa yang mengucapkan setiap hari:ASTAGHFIRULLAAH LIABAWAY RASUULILLAAHI SHALALLAAHU 'ALAIHI WASALLAM 100x ASTAGHFIRULLAAH LIAHLI BAITI RASUULILLAAHI SHALALLAHU 'ALAIHI WASALLAM 100x, maka saya akan bersamanya dimana saja dia berada".
Imam Nawawi menerangkan ; " Dan ini (istighfar) adalah dalil bahwa sesungguhnya kedua orang tua Nabi Muhammad Shalallahu 'alaihi wasallam adalah orang mukmin yang beriman, jika tidak mukmin maka tidak ada faedahnya didalam beristighfar kepada kedua orang tua Nabi Muhammad Shalallahu 'alaihi wasallam "
(Kitab Targhib Al Musytaaqin Lis Syaikh Al Imam Muhammad Nawawi bin Umar Al Bantany Al Jawy, hal; 8 )
Semoga bermanfaat bagi kita semuanya fiddiini wad dunya wal aakhirah aamiin aamiin aamiin aamiin ya rabbal aalamiin bisirri asrari Al-Faatihah....
اللهم صل وسلم
على سيدنا
محمد وعلى اله
وصحبه اجمعين
Sumber : https://majelisalmunawwarah.blogspot.com/2019/12/agar-selalu-ditemani-nabi-muhammad.html
Selasa, 24 Desember 2019
Bilal bin Rabbah,
Sejarah
0
komentar
Petilasan Bilal bin Rabbah Di Jordania
بسم الله الرّحمن الرّحيم
Petilasan tersebut adalah sebagai penanda bahwa seorang Bilal bin Rabbah pernah singgah di kota tersebut, berada di daerah Amman, Jordania
Sumber: https://majelisalmunawwarah.blogspot.com/2019/12/maqam-petilasan-bilal-bin-rabah.html
بسم الله الرّحمن الرّحيم
- Al-Qur'an diturunkan sebagai petunjuk dan pedoman bagi manusia, maka apabila tidak berpedoman niscaya akan tersesat. (13:20 WIB)
- Sesungguhnya ibadah yang tidak sesuai petunjuk Al-Qur'an dia telah keluar dari jalur kebenaran, dan terputuslah dia dengan Allah SWT. (13:20 WIB)
- Kita hanya terbatas berdasarkan kekuasaan semata bukan kebesaran Allah SWT.(13:27 WIB)
- Apabila kita betul-betul menyerahkan diri kita kepada Allah SWT niscaya segala urusannya akan dimudahkan juga oleh Allah SWT. (13:28 WIB)
- Kebanyakan manusia dizaman ini dia akan lebih memilih mengerjakan fardhu kifayah terlebih dahulu walaupun harus meninggalkan fardhu 'ain. (13:45 WIB)
- Hakikat syahadat adalah memenuhi segala persayaratannya dan mendapatkan hukuman atas sesuatu apa yang dilanggarnya. (13:47 WIB)
- Bagaimana nasibmu akan baik jika kamu banyak berdusta kepada Tuhanmu. (13:47 WIB)
- Janganlah kamu berpikir Allah dan RasulNya membutuhkan dirimu, andaikata kamu beribadah sampai keluar air mata darah maka hadiah yang diberikan itu tidaklah sesuai. (13:50 WIB)
- Sesungguhnya bekerja itu adalah fardhu kifayah, apabila manusia gagal dalam bekerja maka dia telah gagal fardhu kifayahnya dan gagal pula fardhu 'ainnya. (13:52 WIB)
- Orang yang menuntut ilmu itu hendaknya menghilangkan kebodohannya, apabila tidak hilang kebodohannya maka dia termasuk orang yang telah mempermainkan ilmu. (13:55 WIB)
- Orang yang ahli dunia itu mempermainkan waktu, tipu daya, dan segala macam perbuatan yang tidak terpuji dihadapan Allah. (13:55 WIB)
- Sesungguhnya dari matamu terpancarlah isi hatimu yang tersembunyi, dan terlihat bagi orang yang memiliki mata hati. (14:02 WIB)
- Sesungguhnya orang yang santun itu tidak terpengaruh oleh orang yang memiliki sifat kebodohan melainkan justru dia akan semakin mulia. (14:05 WIB)
- Sesungguhnya minyak dan air itu bersama tetapi tidak akan bercampur, maka mustahil kamu akan berkumpul dengan Gurumu apabila hatimu tidak kau balik melainkan hanya kepada Allah SWT. (14:06 WIB)
- Orang yang tidak mengandalkan dan membutuhkan orang lain niscaya dia akan banyak dibutuhkan oleh orang lain. (14:12 WIB)
- Ilmu itu kedudukan tinggi, sehingga tidak akan bisa dinilai oleh apapun, maka manusia yang rendah adalah yang tidak mengetahui kedudukan ilmu sehingga dapat ditukar dengan dunia. (14:14 WIB)
- Pahami agama niscaya akan menata jasad dan kehidupanmu. (14:16 WIB)
- Sesungguhnya Allah SWT memberikan ujian kepada manusia berupa kekurangan dan kesulitan, agar manusia balik menguji Tuhannya tentang pertolongan, kemudahan dan kecukupannya. (14:22 WIB)
- Barangsiapa yang tidak mampu membuktikan janji-janji Allah niscaya dia akan terhina. (14:25 WIB)
- Janganlah kamu mengandalkan pikir tetapi perbanyaklah berdzikir, niscaya kehidupanmu akan semakin hidup. (14:31 WIB)
- Barangsiapa yang telah mengetahui kelembutan Allah SWT, mustahil manusia itu akan menginginkan sesuatu melainkan hanya beribadah semata kepada Allah SWT. (14:16 WIB)
- Kalau berdoa bacalah Ya Allah Biha Ya Allah Bi Husnil Khotimah, niscaya setan akan bungkuk, apabila dengan surat bacalah Suratul Fateha, dan apabila dengan perilaku yaitu dengan ikhlas. (15:12 WIB)
- Apapun bentuknya manusia yang mencari ridhonya manusia pasti akan binasa, sama juga dengan orang yang datang majelis ilmu tetapi menginginkan dunia. (15:42 WIB)
- Yang disebut orang berakal adalah mereka yang cerdas, yaitu yang mengingat mati dan berbekal mati. (15:43 WIB)
- Celakalah orang-orang yang bodoh mencari kehidupan dunia dengan menjual akhiratnya. (15:45 WIB)
- Hancurnya umat adalah ketika terpapar dihadapannya dunia-dunia dan mereka terseret kedalamnya, maka pejamkanlah mata agar tidak melihat dunia sehingga akan terlihat cahaya Rasulullah SAW. (15:47 WIB)
- Ilmu yang tinggi tetapi apabila tidak di iringi dengan sifat tawadhu' niscaya akan binasa.(13:57 WIB)
بسم الله الرّحمن الرّحيم
- Mustahil seseorang itu akan mulia, apabila sesuatu yang diperintahkan oleh Allah SWT tidak dilaksanakan.
- Banyak manusia meninggalkan apa yang diperintahkan oleh Allah, tetapi justru melakukan sesuatu yang tidak diperintahkan oleh Allah SWT. (13:24 WIB)
- Setiap pekerjaan itu mendapatkan balasan, dan akan menjadi dosa besar apabila meninggalkan apa yang diwajibkan. (13:26 WIB)
- Setiap doa dan permohonan itu memiliki syarat, apabila tidak memenuhi persyaratannya niscaya akan tertolak. (13:26 WIB)
- Sesungguhnya pemberian Allah paling besar adalah dijadikannya kita umat Nabi Muhammad, dan apabila pemberiannya saja kita tidak mengetahui maka kita termasuk orang yang kufur Nikmat. (13:28 WIB)
- Orang yang patut dikasihani adalah orang yang pandai diperlakukan seperti orang bodoh, orang yang lemah berada dalam kekuasaan yang dhalim, orang yang mulia butuh kepada orang yang hina. (13:29 WIB)
- Celakalah orang yang pandai itu apabila bergaul dengan orang yang bodoh, niscaya akan datang kehinaan. (13:30 WIB)
- Orang yang hina adalah orang yang dapat di ukur dengan harta dunia dengna harga yang murah. (13:33 WIB)
- Sebabnya orang yang kaya disebabkan doa-doa dari orang yang tidak kaya, orang yang mulia juga disebabkan oleh orang-orang yang hina. (13:35 WIB)
- Orang yang hidup hanya untuk mencari makan saja dia termasuk golongan orang yang hina. (13:35 WIB)
- Kehinaan itu ada dua jenis, kehinaan di dunia atau di akhirat. Apabila manusia hina di dunia dan hina di akhirat maka termasuk golongan orang yang rugi besar. (13:36 WIB)
- Apabila kita mengetahui kebaikan pada diri kita ketahuilah sesungguhnya itu dari Allah, dan kita hendaknya mengetahui kehinaan diri kita. Tetapi apabila memang ada keburukan pada diri kita, maka perbaikilah hubunganmu dengan Allah SWT. (13:38 WIB)
- Janganlah kamu menilai seseorang itu dengan tampilan luarnya bisa jadi dia menjadi kekasih Allah SWT disebabkan takut akan hisab. (13:39 WIB)
- Walaupun dirimu hina dihadapan manusia tidaklah berarti apabila dirimu mulia dihadapan Allah, celakalah orang yang mulia dihadapan manusia tetapi hina dihadapan Allah. Beruntunglah orang yang mulia dihadapan Allah dan Manusia. (13:40 WIB)
- Barangsiapa yang panjang umurnya dia akan melihat dari musuhnya sesuatu yang menyenangkan. (13:46 WIB)
- Orang yang sukses itu membutuhkan waktu dan proses yang sangat lama, apabila manusia sudah melewati umur 40 tahun maka terimalah kondisinya. (13:52 WIB)
- Tidak disebut orang yang beriman yang tidak melaksanakan, dan tidak disebut orang yang bertaubat yang tidak merubah perbuatannya. (14:01 WIB)
- Apabila manusia tidak bisa meninggalkan sebuah keburukan maka dia bukan termasuk orang yang bertaubat. (14:02 WIB)
- Jangan bergaul dengan orang-orang yang merugikanmu, dan jangan bergaul dengan orang yang tidak mengingatkan akhiratmu, kamu harus waspada dengan musuh-musuhmu dan yang paling utama adalah hawa nafsumu, dan hindarilah kata-kata atau pembicaraan yang tidak manfaat. (14:03 WIB)
- Orang yang bodoh itu pandai dilisannya sedangkan orang yang cerdas pandai di hatinya. (14:04 WIB)
- Jangan mencari kedudukan atau pujian dihadapan mahluk, sebelum kamu terhina pasti kamu akan hina terlebih dahulu, pasti akan mendapatkan kekecewaan. (14:06 WIB)
- Apabila manusia itu selalu memuji Allah SWT, apabila manusia meninggalkannya dia tidak akan merasa kecewa. (14:07 WIB)
- Orang yang munafik itu selalu mengharapkan sesuatu dari manusia. (14:08 WIB)
- Janganlah mencari pujian dan kedudukan dihadapan manusia, tunjukkanlah apa adanya dirimu dihadapan manusia, malulah kepada Allah bukan kepada manusia. (14:13 WIB)
- Orang yang beriman itu tidak akan memiliki rasa takut dengan kemiskinan, kehinaan, kekurangan melainkan dia hanya takut kepada Allah SWT. Itulah tanda apabila keimanan sudah masuk kedalam dadanya. (14:22 WIB)
- Orang yang bodoh itu perbendaharaannya adalah harta dan materi didunia ini, padahal itu kelak akan menjadikan dirinya pada sebuah kehinaan. (14:24 WIB)
- Orang yang mengaji itu lebih berbahaya kondisinya daripada orang yang tidak mengaji, karena dia telah mengetahui hukum tetapi tidak menjalankan bahkan melanggar aturan. (14:29 WIB)
- Banyak orang yang datang mengaji dengan penuh kesalahan, tetapi apabila dia tidak segera menutupinya maka akan semakin bertambah kesalahan dan pasalnya berlapis. (14:32 WIB)
- Setiap muslim harus senantiasa memohon kepada Allah SWT untuk dapat husnul khotimah, karena doa seperti itu sama saja dia telah mematahkan harapan setan. (14:33 WIB)
- Barangsiapa yang menginginkan husnul khotimah, maka hendaknya dia beristiqomah dalam berbuat kebaikan, sehingga kelak akan diakhirkan dalam kebaikan. Dan manusia akan dimatikan sesuai dengan kebiasaan apa yang paling banyak dilakukan semasa hidupnya. (14:35 WIB)
- Cintailah Allah SWT dan Rasulullah selalu dihatimu, selalu berdzikir sehingga kelak kamu akan mati dengan membawa cinta Allah dan Rasulullah didalam hatimu. (14:36 WIB)
- Keburukan yang ditambah akan mengurangi kebaikan, kebaikan yang ditambah pasti akan mengurangi keburukan. (14:37 WIB)
- Orang yang paling beruntung adalah orang yang selalu mengingat mati, dan tidak disebut orang yang mengingat mati yang tidak menambahkan amal untuk bekal kematian. Niscaya pengakuan ingat matinya adalah dusta. (14:38 WIB)
- Janganlah kamu duduk dengan teman yang tidak mengingatkan mati, niscaya hatimu akan mati. Mustahil orang yang hatinya mati akan mengingatkan mati, sesungguhnya orang yang hatinya mati itu dia telah mati sebelum kematian datang padanya. (14:39 WIB)
- Sesungguhnya Allah itu tidak melihat sujudmu tetapi Allah itu melihat hatimu lebih condong kepada dunia atau akhirat. (14:46 WIB)
- Condongnya hati itu kepada dunia dan akhirat itu dapat dilihat dari kesibukan apa yang dijalaninya dalam keseharian. (14:47 WIB)
- Orang yang mempunyai banyak masalah didunia niscaya saat beribadah dia hanya membawa permasalahannya saja bukan benar-benar menuju kepada Allah SWT. (14:48 WIB)
- Sesungguhnya kebaikan itu dari Allah sedangkan keburukan itu dari manusia itu sendiri. Ibarat sebuah kereta apabila kita naik dan duduk sesuai aturannya niscaya kita akan sampai, apabila dia melompat keluar maka ketidak sampaiannya karena dirinya sendiri. (14:50 WIB)
- Melambatnya urusan dengan Allah niscaya akan melambatkan rejekimu, melambatkan urusanmu, dan segala aspek kehidupanmu akan menjadi lambat. (14:52 WIB)
- Orang yang menuntut ilmu itu ibarat seperti halnya orang yang pergi menuju kematian, maka pastilah dia akan dikawal oleh Malaikat. Dan dia seperti halnya mayat, tidak ada urusan lain selain menghadap kepada Allah SWT. (14:55 WIB)
- Kesalahan yang dilakukan orang Alim itu ibarat kapal yang pecah, maka dia akan tenggelam pula bersama seluruh penumpangnya. Kesalahan yang menyangkut pribadinya adalah rahmat dan dimaafkan oleh Allah SWT, tetapi tidak kesalahan dalam menyampaikan sesuatu kepada umat. (14:58 WIB)
- Segala sesuatu yang dilambatkan itu bentuk ujian kesabaran, sedangkan sesuatu yang dicepatkan di uji dalam bentuk syukurnya. (15:23 WIB)
- Sesungguhnya orang yang bertakwa itu kelak akan ditinggikan derajat dan kemuliaannya oleh Allah SWT. (15:32 WIB)
- Kemuliaan dan ketinggian derajat itu adalah pemberian Allah apabila kita bertakwa, mustahil seorang manusia dapat mulia dan berderajat tinggi dengan usahanya sendiri justru akan mendapatkan kehinaan dimata manusia apalagi dihadapan Allah SWT. (15:33 WIB)
- Jalankan perintah Tuhanmu, niscaya kamu akan mendapatkan balasan dari Tuhanmu sesuai dengan apa yang kamu kerjakan. (15:34 WIB)
- Selama manusia itu berjalan di jalan Allah SWT, maka akan hilanglah ketakutan didalam hatinya, karena dia yakin semuanya akan dibalas oleh Allah SWT. (15:34 WIB)
- Kayakanlah hatimu terlebih dahulu sebelum kamu kaya hartamu, karena banyak orang yang kaya secara harta dan materi tetapi miskin hatinya. (15:35 WIB)
- Barangsiapa yang bersekutu dengan orang yang dhalim maka dia akan termasuk orang-orang yang dhalim. (15:38 WIB)
- Orang yang lemah pasti akan tergelincir, maka Allah benci dengan orang yang lemah, bodoh dan tidak mau berusaha, dan dia akan mendapatkan hisab yang berat kelak di akhirat. (15:40 WIB)
- Sesungguhnya Allah mencintai orang yang kuat, pintar dan gigih dalam berusaha atau memiliki kemauan yang kuat. (15:41 WIB)
- Janganlah kamu ragu-ragu dalam menjalankan ibadah atau kebaikan semacam apapun, dan janganlah menunda perbuatan tersebut. (15:42 WIB)
- Barangsiapa yang dititipkan sifat Ar-Rafiq niscaya dia akan memiliki kedudukan dan mulia, disebabkan dia juga selalu meninggikan Allah dan Rasul-Nya. (15:50 WIB)
- Kemanusiaan itu berbeda dengen KeTuhanan, barangsiapa baik urusan keTuhanannya niscaya akan baik pula hubungan kemanusiaanmu. (15:55 WIB)
- Bentuk sifat Al-Hakam itu menetapkan hukum yang mana benar dan buruk, dan pasti akan diikuti dengan sifat Al-Hakim, dan Al-Hakim itu tidak akan bisa dicapai apabila tidak ada sifat Al-Adlun, Al-Adlun tidak bisa dicapai apabila tidak ada sifat Al-Haq. (16:00 WIB)
- Sesungguhnya kebenaran itulah yang akan memutuskan hukum itu benar atau baik, dan dia pasti akan mengungkapkan segalanya walaupun tertutupi. (16:01 WIB)
بسم الله الرّحمن الرّحيم
- Segala sesuatu yang membuat beban untuk berdzikir, berbuat baik, beribadah dan kembali menjadi orang yang baik disebabkan banyak dosa. (13:38 WIB)
- Dosa itu yang membuat manusia menjadi terjerumus melakukan segala sesuatu hal menjadi buruk. (13:39 WIB)
- Selama manusia tidak mengetahui apa yang menjadi kekurangannya, maka akan menjadi percuma apa yang menjadi amal ibadahnya. (13:40 WIB)
- Tutupilah kesibukanmu dengan mengingat Allah, bukan beribadah kepada Allah untuk menutupi kesalahanmu. (13:41 WIB)
- Sesungguhnya amal yang baik itu untuk menutupi amal yang buruk, bukan untuk menutupi hati yang buruk. Maka janganlah kamu menampakkan kebaikanmu padahal buruk didalam hatimu. (13:44 WIB)
- Orang yang bodoh itu apabila diberikan nasehat itu banyak beralasan atau berhujah untuk menutupi segala kesalahannya. (13:45 WIB)
- Hati yang khusyuk itu akan memperbaiki urusan perkara hati. (13:47 WIB)
- Perbuatanmu yang buruk bisa kamu tutupi dengan perbuatan baik, tetapi hati yang buruk tidak akan bisa kamu tutupi melainkan bertaubat kepada Allah SWT. (13:51 WIB)
- Saudaramu adalah yang sama dalam ketakwaan yang telah mengalami ujian dan melewatinya. (13:53 WIB)
- Istighfar itu mentaubati dirimu bukan hanya istighfar yang terucap sebatas ucapan mulut. (13:56 WIB)
- Barangsiapa yang bertaubat itu hanya sekali, tetapi kalau mentaubati taubatnya maka akan terus menerus dia melakukannya. (13:57 WIB)
- Orang yang melalaikan waktu dan berandai-andai itu hisabnya akan lebih besar daripada orang yang sibuk. (14:05 WIB)
- Ambillah segala bentuk kesibukkan agar tidak memiliki banyak waktu istirahat, niscaya akan terbuka banyak ilmu dan pengetahuan baru yang belum kamu miliki sebelumnya. (14:06 WIB)
- Sesungguhnya orang yang banyak waktu luangnya, banyak menganggurnya niscaya akan mudah disusupi oleh iblis, dan dihembuskan padanya banyak angan-angan kosong dan khayalan. (14:07 WIB)
- Sibukkanlah dirimu dengan kegiatan akhirat tanpa melupakan urusan dunianya, begitu juga dengan urusan dunia janganlah kamu melupakan urusan akhirat. (14:14 WIB)
- Apapun manusia yang tidak memiliki ilmu pasti akan terjerumus pada sifat ujub dan riya'. Karena yang bisa menundukkan sesuatu itu hanyalah dengan ilmu, maka tuntutlah ilmu. (14:30 WIB)
- Ilmu itu yang diketahui dan mengetahui dan mengenal Yang Maha Mengetahui. (14:32 WIB)
- Akhlaq yang baik itu terdapat pada 3 hal:
- Menjauhi segala hal yang diharamkan
- Mencari sesuatu yang dihalalkan
- Memperluas rezeki terhadap keluarga yang dibebankan. (14:35 WIB)
- Sempurnanya iman adalah meninggalkan kepada anak dan warisnya agar tidak menjadi miskin dan hina, itulah bentuk akhlaq yang baik. (14:37 WIB)
- Sesungguhnya orang yang berilmu itu akan condong kepada sesuatu yang akan terus dikejarnya menjadi satu tujuan, dengan sedikitnya ilmu manusia akan cenderung tidak jelas apa yang menjadi tujuannya. (14:40 WIB)
- Bentuk sifat adil itu adalah dia mampu mengadili dirinya sendiri sebelum dia mengadili orang lain. (14:44 WIB)
- Cara membuka aib dirinya sendiri adalah kamu bersimpuh didepan Gurumu, mencari teman yang jujur dan mempunyai ilmu agama yang dapat melihat dan memandang serta membedakan mana aib dan penyakit hati serta akhlaq yang buruk. (14:49 WIB)
- Sesungguhnya Allah SWT itu memiliki nama Al-Wahab (Yang Maha Memberi), apabila manusia sudah dititipkan sifatnya maka dia akan memberi karena Allah, tidak memberi karena Allah. Dan Allah punya wewenang menentukan siapa yang diberi sedikit dan diberi banyak. Bahkan tidak akan bisa menolak siapa yang sudah ditetapkan akan pemberianNya. (14:59 WIB)
- Seseorang yang akan dijadikan istimewa dan mulia dia harus dilebur hatinya, sehingga menjadi bentuk lain dari dirinya yang sebelumnya. (15:04 WIB)
- Sesungguhnya orang yang bisa dipercaya itu akan mampu memberikan rasa aman dan tentram. (15:24 WIB)
- Kemuliaan itu tidak dibuat-buat, dan ketakwaan adalah cahaya dari sebuah kemuliaan. (15:26 WIB)
- Sesungguhnya orang yang berbohong itu membunuh dirinya sendiri, maka dia akan mencari korban untuk dibunuh, sedangkan dia tidak menyadari sebelum membunuh dia telah membunuh dirinya sendiri. (15:28 WIB)
- Jujurlah pada Allah, jujurlah pada dirimu dan manusia niscaya rezekimu tidak akan pernah mati. (15:29 WIB)
- Kebanyakan manusia itu mencari kehidupan yang baik, tetapi tidak menginginkan akhir hidup yang baik. Walaupun awalnya buruk beruntunglah berakhir dengan baik. (15:31 WIB)
- Apabila manusia berbuat baik maka niscaya Allah juga akan memilihkan kepadanya sesuatu yang baik-baik saja. (15:32 WIB)
- Orang yang bodoh itu tidak mengenal baik dan buruk, dan dia merasa paling baik, dan akan marah saat diungkit keburukannya. (15:33 WIB)
- Hakikat kebaikan itu dari Allah dan mustahil dapat berbuat baik tanpa dikehendaki oleh Allah maka bacalah doa untuk mendapatkan kebaikan dari Allah. (15:36 WIB)
- Yang bisa merubah nasib seseorang itu adalah dengan doa, dan untuk ijabahnya doa itu ada syarat dan ketentuannya. (15:43 WIB)
- Hijrahlah kamu dalam meninggalkan kebodohan, karena bila dibiarkan akan menambah hawa nafsunya dan bersiap akan menerima musibah. (15:50 WIB)
- Syarat jadi orang beriman adalah hijrah dan sabilillah, medianya adalah dengan hartanya atau dengan tenaganya, maka barulah derajatmu akan diangkat. (15:51 WIB)
Langganan:
Postingan (Atom)

























































- Follow Us on Twitter!
- "Join Us on Facebook!
- RSS
Contact