Minggu, 16 Desember 2018 0 komentar

6 Rabiul Akhir 1440 H (14 Desember 2018)

بسم الله الرّحمن الرّحيم

  1. Rasulullah SAW bersabda: "Barangsiapa membawa amal baik, maka baginya 10x lipat dari amalnya, dan barangsiapa membawa amal buruk maka balasannya adalah sebanding dengan amal buruknya, sedangkan mereka tidak dianiaya, amal buruk 1 dibalas 1 tetapi dampak negatifnya ada 10 yang menyertai:
    1. Menyebabkan kemurkaan Allah SWT
    2. Menjadikan iblis senang
    3. Menjauhkan diri dari surga
    4. Mendekatkan diri ke neraka
    5. Mencerminkan sikap mengabaikan terhadap dirinya sendiri
    6. Mengotori dirinya sendiri
    7. Mengganggu malaikat yang menjaganya
    8. Menjadikan keprihatinan bagi Nabi Muhammad SAW didalam kuburnya
    9. Menjadikan beratnya persaksian siang dan malam atas kejahatan dirinya
    10. Bentuk penghianatan terhadap segenap mahluk sehingga menjadikan orang lain kehilangan haknya akibat dari kejahatannya itu. (13:54 WIB)
  2. Selama manusia itu tidak mengetahui akan musuhnya niscaya dia tidak akan mampu menguasai dirinya, sehingga dirinya dikuasai oleh hawa nafsu dan setan. (13:56 WIB)
  3. Apabila manusia mengenal akan musuhnya dia pasti akan mencari sesuatu yang rendah, dan sesuatu yang rendah itu adalah kemuliaan. Sedangkan sesuatu yang tinggi itu rendah ibarat tanah dan awan. (13:59 WIB)
  4. Sesungguhnya orang yang beriman itu selalu berhias dengan rasa malu, merasa rendah dihadapan Tuhannya. (14:04 WIB)
  5. Ketahuilah bahwa kemuliaan itu tidak didapatkan dari perkara harta, jabatan, status sosial, melainkan kemuliaan itu didapatkan dengan taqwa. (14:14 WIB)
  6. Sesungguhnya taubat orang awam itu disebabkan lahirnya dosa-dosa lahiriyah, sedangkan taubatnya orang yang soleh itu disebabkan lahirnya dosa-dosa batin, taubatnya orang yang cinta kepada Allah SWT disebabkan kelalaiannya dalam berdzikir, sedangkan orang yang arif takwanya disebabkan berhenti pada suatu maqom. (14:30 WIB)
  7. Tanda-tanda haji itu diterima oleh Allah SWT yaitu semakin rajin dia ibadahnya dan dekat kepada Allah SWT, sedangkan haji yang tertolak semakin menjauhkan dia dari Allah SWT. (14:37 WIB)
  8. Manusia yang masih bingung dengan nasibnya sesungguhnya dia itu termasuk orang yang belum merasakan rahmat Allah SWT. (14:44 WIB)
  9. Tanda-tanda kiamat adalah saat dimana manusia tidak akan mendapatkan keuntungan apabila tidak mendapatkan amanat. Kebanyakan dari mereka mencuri amanat itu dengan mengurangi kadarnya. (14:45 WIB)
  10. Hati yang belum bersih bagaimana mungkin akan menjadi terang dan tertutup terangnya oleh dunia. Dan mana mungkin manusia mengetahui rahasia Allah SWT sebelum dia membersihkan hatinya. (14:50 WIB)
  11. Manusia ibarat hendak menghadap seorang yang penting dia pasti akan membersihkan diri, memakai pakaian yang pantas, tetapi saat menghadap Tuhannya, dia masih menyisakan kotoran didalam hatinya dan berdoa sesuatu yang tidak pantas baginya. (14:54 WIB)
  12. Hendaknya manusia membereskan terlebih dahulu urusan perkara dunianya sebelum dia menghadap kepada Tuhannya. (14:56 WIB)
  13. 5 Pertanyaan dibawah ini sudah disepakati oleh 700 ahli ulama:
    1. Pikiran yang sehat atau sempurna itu dimiliki oleh manusia yang bagaimana? jawabnya: manusia yang tidak mencintai dunia.
    2. Sampai sejauh mana orang disebut cendekiawan? jawabnya: manusia yang tidak sampai tertipu oleh kesenangan dunia
    3. Sampai sejauh mana pula orang dianggap kaya? jawabnya: manusia yang menerima atau rela atas pemberian Allah SWT
    4. Sampai sejauh mana orang dianggap mengerti tentang agama? jawabnya: manusia yang tidak ingin berlebih-lebihan
    5. Siapa manusia yang disebut kikir? jawabnya: manusia yang enggan memberi zakat. (15:05 WIB)
  14. Tidak disebut hidup sederhana orang yang miskin tidak memiliki dunia, dan tidak disebut hidup mewah orang yang memiliki kekayaan harta melimpah. (15:08 WIB)
  15. Sesungguhnya kesederhanaan itu tidak dinilai dari jumlah harta, tetapi dari hati apakah dia qonaah atau tidak. (15:10 WIB)
  16. Manusia terdidi dari 4 macam yang dijadikan teman:
    1. Orang yang dijadikan teman seperti halnya makanan yang dibutuhkan setiap hari
    2. Orang yang dijadikan teman sebagaimana penyakit dengan ragam jenis tingkatan, kekuatan dan kelemahannya
    3. Orang yang dijadikan teman sebagaimana obat yang dibutuhkan ketika sakit
    4. Orang yang dijadikan teman menyebabkan kerusakan, dan bergaul dengan orang tersebut seperti halnya makan racun. (15:15 WIB)
  17. Sesungguhnya Allah SWT itu Maha Baik tetapi apabila manusia menyalah artikan kebaikan tersebut ingatlah bahwa Allah SWT itu juga memiliki sifat Marah. (15:21 WIB)
  18. Sesungguhnya semua itu sudah digambarkan oleh Allah SWT, tetapi banyaknya kejadian yang tampak janganlah membuat kita bersangka buruk. (15:23 WIB)
  19. Sesungguhnya nyawa orang mukmin itu keluar dari tubuhnya dengan melompat, sedangkan orang yang kafir nyawanya keluar dengan tarik menarik dan ditarik dengan keras. (15:24 WIB)
  20. Allah SWT akan memberikan jaminan 4 kemuliaan kepada mereka yang pendek angan-angannya yaitu: 
    1. Bersemangat dan kuat dalam beribadah, karena dia tahu bahwa ajal itu sangat dekat sehingga segala kesulitan hidup ia hadapi dan memiliki kesungguhan didalam amal dan ibadah
    2. Tidak mudah larut dalam kesedihan karena sulitnya hidup yang dihadapinya
    3. Ikhlas dengan hidup yang sederhana, karena yang menjadi tujuan hidupnya adalah mempersiapkan diri menuju kehidupan akhirat
    4. Memiliki hati yang cemerlang
  21. Nikmat itu tidak terhalang akan kondisi, tetapi nikmat itu adalah bentuk bahagianya hati terhadap sesuatu. Maka jadikanlah hatimu selalu bahagia dengan mensyukuri pemberiannya. (16:19 WIB)
  22. Sesungguhnya Nabi Musa saat dibangkitkan dihari kiamat Dia tampak memegang tiang Arsy disebabkan dia merasa takut terhadap Allah SWT karena tidak mampu bersabar, sehingga menenggelamkan fira'un dan pengikutnya. (16:23 WIB)
  23. Segala sesuatu keinginan yang dipaksakan itu sesungguhnya tidaklah baik, karena sudah keluar dari ketentuan Allah SWT. (16:29 WIB)

Minggu, 09 Desember 2018 0 komentar

29 Rabi'ul Awal 1440 H (7 Desember 2018)


بسم الله الرّحمن الرّحيم

  1. Ketahuilah orang yang kaya itu sejatinya tidak pernah memikirkan perihal rezeki, justru mereka yang sering memikirkan bagaimana rezeki adalah orang yang miskin. (14:06 WIB)
  2. Rasulullah SAW bersabda: "Sholat adalah amal pertama bagi seseorang yang akan dihisab pada hari kiamat, maka jika sholatnya sempurna dimudahkan baginya hisab tetapi jika terdapat kekurangan maka Allah SWT menyeru malaikat 'adakah sholat sunnah baginya?, jika ada tutuplah kekurangan fardhunya dengan  sunnah tersebut, dan jika sudah sempurna teruskanlah amal lainnya, sesuai dengan hisab itu'." (14:08 WIB)
  3. Ibadah itu adalah proses, maka teruslah riyadhah agar kamu mengetahui hakikat ibadah tersebut. (14:10 WIB)
  4. Proses orang ibadah itu mengetahui hakikatnya untuk apa dirinya diciptakan, dan mengetahui siapa yang menjadi tujuannya. (14:17 WIB)
  5. Sesungguhnya orang yang paling beruntung adalah orang yang beriman, dan tanda orang yang beriman mereka khusyuk didalam sholatnya. (14:18 WIB)
  6. Sembahlah Allah SWT sampai datang keyakinanmu, karena hakikatnya manusia diciptakan untuk menyembah Allah SWT, dan beruntunglah orang yang diberikan khusyuk dalam ibadahnya. (14:19 WIB)
  7. Tatalah sholatmu janganlah sibuk menata pekerjaan, keluarga dan kehidupanmu tetapi sholatmu berantakan.  Barangsiapa yang sholatnya berantakan niscaya kehidupannya juga akan berantakan. (14:23 WIB)
  8. Sesungguhnya sholat yang benar-benar khusyuk itu akan menghindarkan diri dari kemaksiatan dan kemungkaran dan Allah SWT pelihara dirinya. (14:25 WIB)
  9. Barangsiapa yang memuliakan orang tuanya dengan ketaatan niscaya dia akan dimuliakan di dunia ini, dan barangsiapa yang memuliakan Allah SWT dengan ibadahnya niscaya Allah SWT memuliakan dirinya. (14:29 WIB)
  10. Baranagsiapa yang ingin mulia maka taatlah kepada orang tua dan Allah SWT. (14:29 WIB)
  11. Berdoalah kepada Tuhanmu untuk mendapatkan keselamatan di dunia dan akhirat. (14:32 WIB)
  12. Banyak manusia berjalan seolah-olah menuju kepada Tuhannya, tetapi sejatinya dia terbelenggu didalam nafsu syahwatnya. (14:40 WIB)
  13. Sesungguhnya Tuhanmu itu tidak terhalang, Allah SWT itu melihat yang nyata, yang tersembunyi dan tidak terbatas, yang membatasi manusia itu sendiri kepada Tuhannya dengan nafsu syahwatnya dan keinginan terhadap materi. (14:16 WIB)
  14. Syeikh Abu Muhammad Ruwaim: "Sungguh aku heran melihat manusia, mereka beribadah seolah-olah menyembah Tuhannya, tetapi ternyata didalam hatinya menginginkan selain Tuhannya." (14:51 WIB)
  15. Tafakkur adalah lentera hati, oleh karena itu apabila hati tidak bertafakkur maka hati itu tidak bercahaya lagi. (14:52 WIB)
  16. Barangsiapa ingin mendapatkan keselamatan dunia dan akhirat, maka carilah ilmu untuk melaksanakan keduanya. (15:04 WIB)
  17. Sesungguhnya Rasulullah SAW itu selalu berdoa agar umatnya terhindar dari segala urusan hutang, tetapi di zaman ini manusia justru berlomba-lomba untuk mendapatkan hutang. (15:13 WIB)
  18. Barangsiapa berserikat didalam keburukan maka dia akan terseret didalam kemaksiatan, bahkan anak keturunannya juga akan terseret kedalam keburukan. (15:19 WIB)
  19. Tidak ada artinya harta yang haram kecuali akan membuat resah. (15:20 WIB)
  20. Sampaikan sesuatu yang benar itu walaupun pahit karena kelak manisnya akan lebih manis daripada manisnya madu. (15:47 WIB)
  21. Selama dzikir itu belum sampai kepada Allah SWT niscaya dia tidak akan bisa bertafakkur, karena tafakkur itu adalah pemberian dari Allah SWT. (15:50 WIB)
  22. Banyaknya manusia melihat orang yang mati tetapi tidak mampu mengambil pelajaran dari orang yang mati, maka orang yang mengambil pelajaran adalah mereka yang melihat orang mati dan bersiap untuk bekal mati. (15:57 WIB)
  23. Barangsiapa yang berdzikir bersungguh-sungguh untuk mengingat Allah SWT maka akan membakar seluruh dosa-dosamu, tetapi apabila dzikirmu justru mengingat selain Allah SWT maka itulah dzikir didalam kelalaian yang justru menambahkan dosa-dosamu. (16:01 WIB)
  24. Pergilah kamu menuju kepada Tuhanmu, tinggalkanlah segala keadaanmu menuju kepada yang menciptakan keadaan. (16:03 WIB)
  25. Barangsiapa yang bersungguh-sungguh dijalan Allah SWT niscaya segala urusannya akan dicukupi. (16:04 WIB)
  26. Apabila hati sudah mendapatkan cahaya maka semua pintu petunjuk akan terbuka, dia tidak akan berkata dan bergerak atas hawa nafsunya, melainkan dia atas petunjuk Tuhannya yang tidak memiliki kepentingan apa-apa dan tidak bergantung kepada manusia. (16:07 WIB)
  27. Mustahil manusia itu mendapatkan kewibawaan apabila dia tidak jujur kepada Tuhannya. (16:10 WIB)
  28. Sesungguhnya para wali itu mengetahui apabila sholatnya tidak merasa khusyuk dan itu menggelisahkan hati mereka, sedangkan orang awam walaupun tidak khusyuk mereka tenang bahkan merasa aman terhadap ibadah yang dilakukan. (16:19 WIB)
  29. Sesungguhnya yang dicari didalam ibadah adalah kekhusyukannya, sedangkan kekhusyukan itu didapatkan karena dipandang oleh Allah SWT. (16:20 WIB)
  30. Banyak manusia berharap akan ampunan Allah SWT, tetapi dia tidak berani meninggalkan apa yang dilarang oleh Allah SWT. (16:25 WIB)
Minggu, 02 Desember 2018 0 komentar

22 Rabi'ul Awal 1440 H (30 November 2018)

بسم الله الرّحمن الرّحيم

  1. Rasulullah SAW bersabda: "Demi Allah niscaya akan aku serahkan bendera (komando perang) besok hari kepada orang yang mencintai Allah SWT dan Rasul-Nya, dan Allah SWT dan Rasul-Nya juga mencintainya, semoga Allah SWT menganugerahkan kemenangan melalui tangannya." (13:51 WIB)
  2. Sesungguhnya akhir zaman itu adalah penuh fitnah, akan muncul banyak pemuda yang menjadi ulama dengan lantang berbicara di podium seperti singa, tetapi sejatinya sedikit ilmu dan sedikit Akhlaqnya. (13:52 WIB)
  3. Orang yang sukses adalah orang yang mau diperintah gurunya walaupun penuh dengan kesulitan. (13:55 WIB)
  4. Apabila manusia tidak mengerti isi dan kandungan Al-Qur'an mustahil dia akan mendapatkan keyakinan. (13:57 WIB)
  5. Ketahuilah dunia itu sesungguhnya sangatlah kecil dihadapan para Waliyullah. (14:01 WIB)
  6. Apabila seorang guru memberikan perintah sesungguhnya itu untuk kepentingan murid itu sendiri, yang dimana murid tersebut tidak mengetahui dan cukup mematuhi apa yang diperintahkan gurunya. (14:03 WIB)
  7. Ilmu itu sesungguhnya tidak ada urusan dengan hubungan keluarga tetapi berhubungan dengan Allah SWT, maka sekalipun anak seorang ulama apabila dia tidak menuntut ilmu maka dia bukan orang yang berilmu. (14:05 WIB)
  8. Barangsiapa yang tidak memiliki tanggung jawab terhadap Tuhannya seluruh amal ibadahnya akan dihapus. (14:06 WIB)
  9. Al-Faqih berkata dari Ayahnya bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda: "pada setiap harinya turun Malaikat dari langit ke bumi, yang pertama turun di Makkah seraya berseru 'ingatlah bagi siapa yang meninggalkan kewajiban-kewajiban terhadap Allah SWT maka ia telah terputus dari rahmat Allah SWT', kemudian yang kedua turun di Madinah seraya berseru 'ingatlah barangsiapa yang berpaling dari sunnahku dia jauh dari syafaatku', yang ketiga turun di Baitul Maqdis dan Malaikat berseru 'ingatlah barangsiapa yang mengisi perutnya dengan barang yang haram Allah SWT tidak menerima segala amal kebaikannya, kemudian yang keempat turun di pemakaman muslimin seraya berkata 'wahai penghuni kubur adakah yang kamu inginkan dan sesali' kemudian mereka menjawab 'kami menyesali amal ibadah yang telah terlewat', kemudian turun di pasar-pasar dan berkata 'ingatlah sesungguhnya disisi Allah SWT itu memiliki balasan dari setiap perbuatan yang baik maupun yang buruk'. (14:10 WIB)
  10. Manusia sudah diberikan batasan yaitu mengenai halal dan haram. Apabila tidak diperiksa mengenai urusan halal dan haram ini maka sia-sialah segala urusan amal ibadahnya. (14:11 WIB)
  11. Sesungguhnya orang yang makan haram itu selalu berbuat salah, karena dari apa yang dimakan itu saja dia sudah salah. (14:12 WIB)
  12. Sesungguhnya segala jenis makanan yang haram itu sumber dari segala keburukan dan kejahatan, dan makanan yang halal itu sumber dari segala kebaikan dan ketaatan. (14:12 WIB)
  13. Periksalah segala makananmu apakah halal atau haram, apakah berasal dari sumber harta yang halal atau haram, sesungguhnya harta yang sedikit tetapi halal itu lebih baik bagimu. (14:13 WIB)
  14. Kunci dari ketakwaan itu adalah wara' atau hati-hati, dia akan takut dengan yang halal karena hisabnya apalagi yang haram. (14:20 WIB
  15. Barangsiapa yang hidupnya memiliki kredit niscaya punya anak akan menjadi anak yang durhaka, apabila seorang suami istrinya durhaka, apabila seorang istri suaminya durhaka. (14:36 WIB)\
  16. Terdapat 3 kategori yang berkaitan dengan pejuang sabilillah:
    1. Yang memelihara dan menyiapkan kendaraan untuk mereka
    2. Yang menyiapkan semua keperluan mereka
    3. Yang berperang di medan pertempuran. Dan Rasulullah SAW bersabda: 'yang paling besar pahalanya adalah mereka yang menjadi pelayan pejuang.'. (14:45 WIB)
  17. Barangsiapa yang berjalan di jalan Allah SWT sampai letih barulah dia akan merasakan nikmatnya beribadah. (14:49 WIB)
  18. Berjuang di jalan Allah SWT itu hendaknya memasang segala apa yang dimilikinya sampai selesai. (14:50 WIB)
  19. Lihatlah orang yang mati disekitarmu, lihatlah temanmu yang meninggal, lihatlah pemuda yang meninggal, sesungguhnya kematian itu datang kapan saja dan  bagi siapa saja. (14:52 WIB)
  20. Sesungguhnya orang yang panjang umur itu adalah orang yang tidak menyia-nyiakan waktu. (15:02 WIB)
  21. Setiap orang yang cerdas dia mendapatkan satu pelajaran ilmu yang diketahui dan konsekuensinya apa yang dibicarakan itu sesuai dengan apa yang diamalkan maka pahalanya seperti pahala 70 Nabi. (15:04 WIB)
  22. Sampaikanlah sesuatu nasehat dan amal ibadah itu sesuai dengan apa yang kamu jalankan, barangsiapa yang menyampaikan nasehat tetapi tidak menjalankannya sesungguhnya dia termasuk orang yang buta mata hatinya. (15:06 WIB)
  23. Di akhir zaman itu akan hilang yang namanya ilmu sirr dan atsar itu, sehingga tersisa hanya melaksanakan ibadah tetapi melanggar apa yang dilarang. (15:09 WIB)
  24. Apabila seorang alim ulama tetapi tidak menguasai kitab 'Ihya Ulumuddin niscaya dia akan menjadi ulama yang memalukan. (15:42 WIB)
  25. Janganlah kamu menyebut Nama Rasulullah SAW selama masih apa yang kamu makan itu adalah haram. (15:16 WIB)
  26. Sesungguhnya orang yang berhutang itu adalah orang yang tidak bersukur kepada Allah SWT. (15:18 WIB)
  27. Selama manusia itu tidak melunasi hutangnya selama itu pula manusia itu akan memiliki beban, dan semua amal ibadahnya akan diambil dan diberikan kepada yang memberikan hutang. (15:20 WIB)
  28. Sesungguhnya amal yang paling utama adalah senang dalam melaksanakan perintah yang telah diberikan oleh Allah SWT. (15:24 WIB)
  29. Banyaknya manusia berjalan menuruti nafsu perutnya bagaimana mungkin dia bisa berjalan mempunyai nafsu kepada Tuhannya. (16:12 WIB)
  30. Melihat pahala itu adalah penghalang dari penghalang, sedangkan melihat penghalang adalah penghalang dari rasa 'ijab (kagum). (16:19 WIB)
  31. Barangsiapa yang cinta kepada Tuhannya dia tidak melihat pahala, tetapi mengharapkan perhatian dan pandangannya. (16:20 WIB)
  32. Orang yang berjalan tanpa pengetahuan itu ibarat orang yang berjalan di malam hari tidak mengetahui terangnya bintang. (16:26 WIB)
Minggu, 25 November 2018 0 komentar

15 Rabiul Awal 1440 H (23 November 2018)

بسم الله الرّحمن الرّحيم

  1. Al-Imam Ghazali berkata: Sesungguhnya seorang muslim yang mendapatkan pertolongan dari Allah SWT niscaya dia mengungguli derajat orang yang berpuasa di siang hari dan menjalankan sholat di malam hari disebabkan akhlaqnya. (13:25 WIB)
  2. Orang yang berilmu memiliki akhlaq itu lebih utama dari yang berilmu tetapi tidak memiliki akhlaq dan tidak lebih utama orang berilmu yang tidak memiliki akhlaq dari orang yang bodoh tetapi memiliki akhlaq. (13:26 WIB)
  3. Seorang yang tidak memiliki ilmu tidak akan mengetahui akan perkara dirinya, maka tanyakanlah dirimu kepada orang sholeh dan ulama agar kau mengetahui kebodohanmu, sehingga kamu termasuk orang yang berakhlaq. (13:27 WIB)
  4. Seburuk-buruk akhlaq ialah mereka yang sujud dan beribadah kepada Allah SWT semata-mata mengharap dunia, karena termasuk hamba yang tidak bersyukur. (13:27 WIB)
  5. Orang yang cerdas selalu menganggap hidup ini adalah membawa amanat dan penuh dosa, sehingga mereka beribadah bagaimana mengemban amanat dan memohon ampun kepada Allah SWT. (13:28 WIB)
  6. Orang yang wajib masuk neraka adalah mereka yang menuntut ilmu tetapi mengharapkan keuntungan dunia. (13:28 WIB)
  7. Ketahuilah di dalam majelis itu adalah tempat menuntut ilmu dan tempat mencari bekal untuk mati dan mengenal Tuhannya. Apabila kamu mencari dunia ketahuilah majelis itu bukanlah kantor dan berkacalah pada dirimu apakah kamu sudah pantas untuk duduk di majelis ilmu tetapi hatimu masih ada keinginan terhadap dunia. (13:30 WIB)
  8. Janganlah kamu terpedaya menuntut ilmu karena dunia dan meninggalkan majelis ilmu karena dunia. (13:30 WIB)
  9. Banyak orang sekarang datang ke majelis bukan karena Allah SWT, mereka datang dan menyumbang berharap mendapatkan jabatan, pangkat, harta dan segala bentuk urusan dunia. (13:32 WIB)
  10. Tidak disebut orang yang menuntut ilmu yang dalam sehari tidak mengamalkan surat Al-Ikhlas 1000x. (13:32 WIB)
  11. Ilmu itu sejatinya terdiri dari 4 bagian:
    1. Tauhid
    2. Akhlaq
    3. Fiqih
    4. Tarikh
  12. Barangsiapa semasa hidupnya mencari selain Allah SWT, maka jangan berharap apabila meninggal kelak akan berjumpa dengan Allah SWT, melainkan dia akan berjumpa dengan apa yang dicari selama di dunia. Namun, apabila yang dicari dunia, maka kelak dia akan berjumpa dengan dunia dan ketahuilah dunia itu tercela bagi Allah SWT. (13:37 WIB)
  13. Yang berdiri di depan makam Rasulullah SAW saja banyak dari mereka yang membaca sholawat tetapi tidak mengetahui dan merasakan kehadiran Rasulullah SAW. Apalagi mereka yang jauh adalah orang yang buta, bukan buta matanya tetapi buta mata hatinya. (13:38 WIB)
  14. Sesungguhnya perayaan maulid Rasulullah SAW itu tidaklah hanya bersholawat melainkan juga komitmen diri untuk mengikuti perbuatan Nabi Muhammad SAW yang telah disunnahkan (ittiba'). (13:39 WIB)
  15. Malulah kamu sebagai murid apabila tidak bisa melaksanakan apa yang dinasehatkan oleh guru, dan banyak sekali pelanggaran yang diperbuat. (13:40 WIB)
  16. Orang takwa adalah orang yang takut dan berharap kepada Allah SWT, dan mereka adalah golongan yang mendapatkan petunjuk dari Allah SWT. (13:42 WIB)
  17. Setiap orang yang bertakwa selalu mendapatkan petunjuk, dan apabila manusia itu diberikan petunjuk niscaya dia akan mengetahui setiap kesalahannya, dan dia mengetahui karena memiliki ilmu, mustahil orang yang tidak berilmu itu dapat bertakwa. (13:44 WIB)
  18. Orang yang bertakwa selalu menggunakan ilmunya untuk mendapatkan petunjuk dari Tuhannya dan merekalah orang-orang yang berakal disisi Allah SWT. (13:45 WIB)
  19. Janganlah kamu memaksakan diri untuk menjadi orang yang berakal, karena orang yang berakal itu memiliki hati, dan hati itu adalah bentuk cahaya dari Allah SWT. (13:46 WIB)
  20. Apabila dirimu merasa lemah akal janganlah dipaksakan untuk menjadi setengah akal, dan orang yang tidak berakal ini adalah orang yang beribadah tetapi menginginkan dunia, namanya bisa jadi besar dibumi tetapi tidak ada akhirat. (13:47 WIB)
  21. Apapun bentuk ibadah selain Allah SWT niscaya ditolak, dan janganlah kamu marah apabila mendapatkan penolakan dari Allah SWT. (13:49 WIB)
  22. Apabila kamu ibadah tidak terhalang oleh apapun, dan tidak memandang siapapun kecuali memandang hanya Allah SWT maka lenyaplah semua permukaan bumi ini sehingga tampaklah sifat-sifat sesungguhnya yaitu fana'. (13:50 WIB)
  23. Manusia yang lahir itu semuanya adalah suci tetapi manusia itu sendiri yang mengotori diri dengan hawa nafsunya sendiri, sehingga dia kembali ke hadapan Allah SWT tidak lagi seperti dulu awal penciptaannya. (13:52 WIB)
  24. Barangsiapa menyebut kalimat syahadat sesungguhnya dia telah mengambil komitmen untuk mempertanggung jawabkan apa yang telah di ikrarkannya. (13:54 WIB)
  25. Sesungguhnya Allah SWT menciptakanmu dalam keadaan merdeka dan jadikanlah dirimu seperti halnya awal penciptaanmu. (13:55 WIB)
  26. Allah SWT jadikan manusia permulaannya adalah seperti bayi, suci, fitrah, tidak ada dosa, selalu menangis, dan kembalilah juga kelak dengan seperti itu. (13:56 WIB)
  27. Manusia yang lahir itu semuanya adalah suci tetapi manusia itu sendiri yang mengotori diri dengan hawa nafsunya sendiri, sehingga dia kembali kehadapan Allah SWT tidak lagi seperti dulu awal penciptaannya. (13:57 WIB)
  28. Manusia yang mampu kembali keadaan fitrahnya dia akan mampu menyingkap rahasia yang ada di alam semesta ini. (13:59 WIB)
  29. Banyaknya manusia yang menangis bukan menangisi amal ibadahnya tetapi menangis disebabkan apa yang menjadi kenikmatan dicabut oleh Allah SWT. (14:00 WIB)
  30. Sesungguhnya manusia itu sebelum menipu Allah SWT dia telah menipu dirinya sendiri dan termasuk orang yang tertipu dan merugi. (14:01 WIB)
  31. Orang yang ibadah bukanlah sebagai bentuk syarat, tetapi komitmen dan tanggung jawab terhadap Allah SWT. (14:02 WIB)
  32. Orang yang munafik itu sesungguhnya najis, bisa saja dia mensucikan dhahirnya tetapi batinnya dibiarkan kotor. (14:09 WIB)
  33. Sesungguhnya manusia itu menuju kerugian, mereka menuju selain kepada Allah SWT, dia berharap selain Allah SWT, berdoa selain Allah SWT. (14:15 WIB)
  34. Banyaknya manusia meminta nasehat kepada ulama, tetapi sebaik baik nasehat adalah nasehat dari dirimu sendiri. (14:16 WIB)
  35. Tanyakanlah pada dirimu sendiri perihal ibadah dan amal solehmu sebelum kamu ditanya didalam alam kubur. (14:16 WIB)
  36. Orang yang setengah akal itu adalah bagaimana mencari dunia untuk membeli akhirat, dan orang yang tidak berakal adalah bagaimana mencari dunia meskipun itu lewat akhirat, dan orang yang berakal murni hidupnya untuk mencari ridha Allah SWT. (14:17 WIB)
  37. Sesungguhnya banyak kesempatan untuk beribadah tetapi manusia menyiakan waktu, mereka hidup seakan-akan merasa umurnya panjang, padahal kematian itu tidak melihat usia. (14:18 WIB)
  38. Janganlah kamu menyiakan umurmu, waktumu, kesempatanmu yang tidak akan kembali lagi masa itu. (14:19 WIB)
  39. Janganlah menganggap perbuatan kecil itu remeh bisa jadi itu mendapatkan ridha Allah SWT, dan janganlah meremehkan dosa sekecil apapun bisa jadi itu membuat marahnya Allah SWT. (14:20 WIB)
  40. Seorang muslim itu apabila mendapatkan musibah itu pasti merasa susah, tetapi bagi orang mukmin itu adalah sebuah hadiah dan hiburan. (14:24 WIB)
  41. Andaikan manusia itu tahu kemuliaan dan besarnya hadiah dari sebuah ujian yang diberikan oleh Allah SWT niscaya setiap hari dia akan selalu meminta ujian kepada Allah SWT. (14:24 WIB)
  42. Apabila manusia ini merasa dunia ini adalah tujuan maka tunggulah kebangkrutan, harta dan anakmu semuanya menjadi tidak bermanfaat. (14:27 WIB)
  43. Orang beristighfar sedikit sekali yang benar-benar meminta ampun kepada Allah SWT, karena tidak merasakan dalam hatimu melainkan hanya lisanmu yang terbiasa dan hafal atas bacaan tersebut. Dan Istighfar yang sesungguhnya dapat merontokkan semua dosa, sehingga merubah tabiat dan diberikan kekuatan untuk beribadah kepada Allah SWT. (14:39 WIB)
  44. Orang yang tidak beristighfar tidak akan merubah perilaku yang buruk, beristighfar tetapi tidak merubah kebiasaan disebabkan penuh kelalaian membacanya, dan tidak berani meninggalkan kebiasaan buruk dan teman yang buruk. (14:41 WIB)
  45. Sempitnya rezekimu disebabkan banyaknya dosa, tetapi tidak segera meminta ampun dan bertaubat, lebih buruk lagi dia tidak merasakan dosa-dosanya. (14:42 WIB)
  46. Bukti istighfar itu adalah pengakuan untuk meminta ampun, dan ampunan itu diberikan membutuhkan perbuatan yang mana perbuatan itu disenangi oleh Allah SWT. (14:43 WIB)
  47. Barangsiapa yang tidak menjalankan sunnah lenyaplah amalan wajib, dan barangsiapa tidak menjalankan amalan wajib maka lenyaplah iman. (14:44 WIB)
  48. Akses dari dzikir itu menentramkan hati dan menghilangkan masalah, tidak disebut dzikir yang justru semakin bertambah beban dan masalahnya. (14:50 WIB)
  49. Orang yang selalu berdzikir kepada Allah SWT niscaya tentram hatinya. (14:51 WIB)
  50. Tidaklah berarti duduk setiap hari dengan guru tetapi hatinya jauh dari guru, lebih jadilah murid yang walau jauh badannya tetapi hatinya dekat, murid yang dekat dengan gurunya walaupun jauh dimanapun dia berada akan berjumpa setiap malam diatas sajadahnya. (14:55 WIB)
  51. Ketika meminta balasan amal, bagaimana mungkin kamu meminta balasan dari amal yang kamu kerjakan, padahal amal ibadah itu juga pemberian Allah SWT. (14:58 WIB)
  52. Manusia yang beramal ibadah dengan ikhlas dia tidak mengharapkan balasan melainkan dia datang penuh dengan kecintaan menghadap Allah SWT. (15:01 WIB)
  53. Bentuk terkabulnya doa, dan bertambah kemuliaan adalah semakin deras ujian yang datang kepada seorang hamba, apabila dia bersabar dan tidak bersabar maka bertambah lagi kemuliaan dan ujiannya. (15:05 WIB)
  54. Orang yang baik adalah orang yang berbuat baik, dan bentuk kebaikan itu adalah berasal dari Allah SWT. (15:05 WIB)
  55. Selama manusia itu condong hatinya berbuat baik niscaya dia akan mampu berbuat baik, meskipun sebatas niat baik, dan mustahil kebaikan itu dilaksanakan apabila niat saja dia tidak punya. (15:06 WIB)
  56. Hidup ini adalah perbuatan nyata, bagaimana mungkin manusia mendapatkan kebaikan apabila tidak pernah berbuat baik, seperti halnya manusia tidak akan memanen atau memetik apabila dia tidak pernah menanam. (15:09 WIB)
  57. Janganlah kamu bermimpi mendapatkan sesuatu tanpa melakukan sesuatu, seekor keledai saja hanya untuk mendapatkan makan dia harus menjadi tunggangan dan mengangkat beban. (15:09 WIB)
  58. Sesungguhnya Surat Al-Fateha itu adalah shadaqah yang tidak terdeteksi, maka banyak-banyaklah engkau mengirim doa kepada saudara sesama muslim. (15:43 WIB)
  59. Tidak ada yang mampu melepaskanmu dari sifat Takabur dari dirimu melainkan kamu telah menyaksikan sifat Takabur Allah SWT. (15:22 WIB)
  60. Manusia yang tidak mengetahui sifat kebesaran Allah SWT dia pasti menjadi orang yang takabur, tetapi saat dia mengetahui kebesaran Allah SWT niscaya dia mengetahui betapa kecil dirinya. (15:22 WIB)
  61. Sifat murah itu diberikan kepada manusia disebabkan dia mengetahui kemurahan dari Allah SWT. (15:24 WIB)
  62. Janganlah kamu bermimpi untuk menambah apabila tidak mau dikurangi, dan apabila hendak dikali hendaknya dia berbagi. (15:25 WIB)
  63. Rasulullah SAW bersabda: terdapat 6 perkara yang termasuk amal sholeh
    1. Mengangkat senjata untuk memerangi musuh Allah SWT
    2. Berpuasa dimusim kemarau 
    3. Sabar dalam musibah atau kesulitan hidup 
    4. Tidak suka berdebat sekalipun dia pada pihak yang benar
    5. Sholat tepat pada waktunya
    6. Menyempurnakan wudhunya. (15:37 WIB)
  64. Kebajikan yang kita amalkan itu bukan untuk orang lain, melainkan untuk dirimu sendiri dan keluargamu. (15:48 WIB)
  65. Janganlah kamu egois hanya berdoa untuk dirimu sendiri, tetapi doakanlah anak-anakmu agar mereka menjadi anak yang soleh dan soleha sehingga menjadi tabunganmu kelak di akhirat. (15:51 WIB)
  66. Rajinlah dalam berdoa, setiap waktu setiap saat walaupun doa itu ada yang dikabulkan langsung ada yang ditunda, tetapi semua doa itu pasti akan dikabulkan dan yang tertunda menjadi tabunganmu kelak di akhirat. (15:53 WIB)
  67. Orang yang bodoh dan lemah akal itu selalu bicara mengenai perihal rejeki. (15:56 WIB)
  68. Karomah yang terbaik adalah ketika kamu mengenal tentang Allah SWT dan senang terhadap segala keputusannya. (16:03 WIB)
  69. Janganlah kamu sibuk dengan karomah dan pemberian Allah SWT tetapi bahagialah apabila kamu dipandang oleh Allah SWT, maka orang menuntut ilmu itu jangan mencari karomah tetapi carilah istiqomah. (16:05 WIB)
  70. Barangsiapa yang ingin ditinggikan derajatnya maka berkorbanlah. (16:11 WIB)
  71. Ilmu itu tidak akan mendapatkan balasan selama itu belum diamalkan. (16:17 WIB)
  72. Tidaklah berarti orang yang belajar dan bertanya tentang ilmu tetapi tidak memiliki keyakinan dan tidak pernah dilaksanakan, dan termasuk orang yang rugi dan membuang waktu. (16:19 WIB)
  73. Janganlah kamu melaksanakan sesuatu amalan yang kamu tidak mampu, dan jangan pernah menjadi orang lain, dan jangan menginginkan sesuatu yang ada ditangan orang lain. (16:27 WIB)
Minggu, 18 November 2018 0 komentar

8 Rabiul Awal 1440 H (16 November 2018)

بسم الله الرّحمن الرّحيم

    1. Rasulullah SAW bersabda: "Seseorang akan masuk surga berkat syafaat dari salah seorang umatku seperti halnya Rabiah dan Muhdar, mereka masuk surga berkat syafaat dari Uwais Alqarni". (13:40 WIB)
    2. Seseorang itu akan masuk surga apabila mendapatkan syafaat, dan syafaat itu diperoleh dengan cara memiliki guru yang bersanad. (13:40 WIB)
    3. Orang yang tidak menyambung kepada gurunya tidak akan mendapatkan syafaat, disebabkan dia terlalu mencintai dunia. (13:42 WIB)
    4. Banyaknya manusia mengaji dan mengakui gurunya sedangkan gurunya belum tentu mengakuinya sebagai murid, kelak di akhirat dia tidak akan mendapatkan syafaat. (13:44 WIB)
    5. Orang yang mendapatkan syafaat adalah orang yang dekat dengan gurunya, dan dekat itu adalah urusan hati bukan jasad. (13:46 WIB)
    6. Manusia yang dekat dengan gurunya adalah yang tersambung batinnya walaupun jauh, sedangkan tidak disebut dekat dengan gurunya walaupun setiap hari bersama gurunya tetapi hatinya menginginkan dunia. (13:47 WIB)
    7. Janganlah kamu mencari rezeki dunia lewat urusan akhirat, karena rezeki dunia dicari dengan urusan dunia, rezeki akhirat dengan urusan akhirat. (13:48 WIB)
    8. Rezeki dunia adalah harta, makanan, dan kebutuhan hidup lainnya, maka carilah dengan urusan dunia salah satunya dengan berdagang, dan rezeki akhirat adalah pahala, syafaat carilah dengan urusan akhirat yaitu menuntut ilmu dan beribadah. (13:49 WIB)
    9. Rasulullah SAW bersabda kepada Harits: "Setiap kebenaran tentu memiliki hakikat, lalu apa hakikat keimananmu?" maka Harits menjawab "Aku berusaha menjauhkan diri dari dunia, tidak tidur malam hari, haus disiang hari, dan seakan-akan aku melihat Tuanku yang begitu terang dan jelas."  (13:50 WIB)
    10. Manusia yang menginginkan dunia, meski ibadah ratusan tahun malaikatpun tak akan mau mendekat kepadanya. (13:54 WIB)
    11. Dizaman Habib Ali Al-Habsyi penulis Kitab Maulid Simthud Dhurar banyaknya murid sebagian besar mereka menuntut ilmu tetapi mencari dunia, dan tidak mampu melepaskan diri dari urusan materi dunia, apalagi dizaman saat ini. (13:55 WIB)
    12. Jadikanlah dirimu dizaman ini menjadi orang yang mentaati perintah dari gurumu, laksanakan yang kamu mampu, dan tinggalkan yang berat, dan jangan coba-coba untuk memasuki wilayah tasawuf. (13:57 WIB)
    13. Kedudukan seorang guru itu selalu mengetahui apa yang dirasakan oleh muridnya, tetapi muridnya tidak akan mengetahui apa yang dirasakan gurunya. (13:58 WIB)
    14. Jadikanlah dirimu selalu taat kepada gurumu, dan bebaskanlah hatimu untuk tidak bersiasat kepadanya, niscaya hatimu akan selalu gembira. (13:59 WIB)
    15. Dizaman saat ini manusia menuntut ilmu di Majelis sebatas hanya untuk memahami ilmu saja, tetapi untuk melaksanakannya sedikit sekali yang mampu, karena membutuhkan totalitas dan persyaratan yang berat. (14:01 WIB)
    16. Apa yang diputuskan Allah SWT itu adalah yang terbaik untuk dirimu, janganlah memaksa niscaya Allah SWT memiliki sifat Al-Qohar yang akan memukulmu. (14:03 WIB)
    17. Menuntut ilmu itu bukanlah dilihat dari jumlah banyak atau sedikitnya, melainkan dilihat dari manfaatnya. (14:07 WIB)
    18. Apabila sedikit sekali ilmu yang kamu dapat dari Majelis ilmu sesungguhya Allah SWT mencegah dirimu dari kejahatan ilmu yang tidak bermanfaat. (14:08 WIB)
    19. Segala sesuatu yang diciptakan Allah SWT itu selalu memiliki kebaikan sekalipun itu adalah sebuah keburukan. (14:09 WIB)
    20. Sesungguhnya rahasia Allah SWT itu disembunyikan didalam hati para hambanya, dan hanya para hambanya yang ahli rahasia yang dapat membaca segala rahasia-rahasia Allah SWT. (14:11 WIB)
    21. Pola pikir manusia itu tergantung dari bagaimana dia beribadah kepada Tuhannya. (14:13 WIB)
    22. Hakikat pertolongan itu diberikan kepada orang yang merasa sendiri dan tidak memiliki apa-apa. (14:14 WIB)
    23. Hidup jangan terlalu dibawa mimpi, kehidupan dunia itu seperti mimpi, kenikmatannya sedikit masalahnya banyak. (14:16 WIB)
    24. Andaikan maksiat itu merupakan sesuatu yang sengaja aku pilih untuk diriku, tentu hal itu tidak akan membuatku bersedih hati. (14:20 WIB)
    25. Orang iman itu tidak memandang sedikit banyaknya rezeki yang diterima, karena hatinya tertuju kepada Yang Memberi bukan apa yang diberi. (14:23 WIB)
    26. Janganlah kamu memikirkan dunia ini sampai setengah mati, tetapi matikanlah dirimu sehingga berbekal mati. (14:27 WIB)
    27. Barangsiapa yang memisahkan urusan dunia dan akhiratnya niscaya dia akan selamat. (14:37 WIB)
    28. Perjuangan tidak akan mengubah takdir, semangat dan cita-cita tinggi tidak akan mampu menembus benteng takdir. (14:46 WIB)
    29. Apa yang sudah ditakdirkan Allah SWT itu tidak akan mampu manusia merubahnya, maka letakkanlah urusanmu kepada Allah SWT. (14:48 WIB)
    30. Apabila urusan dunia lihatlah yang berada dibawahmu niscaya kamu akan bersyukur, dan apabila urusan akhirat lihatlah yang ada diatasmu niscaya kamu akan semangat dalam beribadah. (14:50 WIB)
    31. Orang yang buta mata hatinya adalah mereka yang mencari sesuatu yang telah dijamin oleh Allah SWT, dan lalai terhadap apa yang telah diwajibkan. (14:53 WIB)
    32. Barangsiapa yang mengetahui bahwa dunia itu adalah alat, saat dia mendapatkan tidak terlalu senang, dan segera menjadikannya benda yang bermanfaat. (14:55 WIB)
    33. Ikhlaslah dalam berdoa dan beribadah, sampai datang keputusan Allah SWT kepadamu bukan kamu yang memutuskan. Dan barangsiapa yang berdoa sampai lupa hajatnya, niscaya Allah SWT akan memberikan lebih dari apa yang dimintanya. (15:01 WIB)
    34. Barangsiapa senang berdoa kepada Allah SWT niscay Allah SWT juga akan senang memberi hamba tersebut. (15:02 WIB)
    35. Allah SWT itu tidak akan bereaksi terhadap hambanya apabila tidak ada aksi, selama manusia itu tidak berdoa mustahil Allah SWT akan mengabulkan. (15:07 WIB)
    36. Allah SWT itu bersama sangka hambanya, tidak terkabulnya doa itu disebabkan tidak terpenuhinya hak-hak Allah SWT, andaikan mendapatkan itu bukan dari Allah SWT melainkan dari akal dan pikiranmu. (15:14 WIB)
    37. Sesungguhnya Allah SWT itu tidak pernah menangguhkan doa, tetapi manusia itu sendiri yang membuatnya menjadi tertunda. (15:18 WIB)
    38. Murid yang cerdas dia akan selalu mendatangi gurunya untuk meminta ujian agar segera naik kedudukannya. (15:25 WIB)
    39. Barangsiapa yang mendapatkan perintah dan amanat dari gurunya niscaya dia akan ditunggu kemuliaan dan kemudahan dalam kehidupannya. (15:26 WIB)
    40. Amanat dari guru itu sejatinya dapat mempercepat doamu, dan barangsiapa menunda amanat niscaya doanya juga akan tertunda. (15:27 WIB)
    41. Bentuk dzikir apapun yang selain Allah SWT niscaya akan semakin jauh dari Allah SWT, maka teruslah latih dirimu untuk senantiasa berdzikir kepada Allah SWT. (15:33 WIB)
    42. Allah SWT menciptakan dunia sejatinya sangat kecil bahkan bagi orang berilmu tidak lebih besar dari sayap nyamuk. (15:40 WIB)
    43. Orang yang bertafakkur itu selalu teliti terhadap segala sesuatu, mustahil orang yang selalu lengah dan lalai dapat bertafakkur kepada Allah SWT. (15:52 WIB)
    44. Barangsiapa yang sibuk memperhatikan sesuatu yang tidak diperhatikan Allah SWT, niscaya dia tidak akan mendapatkan perhatian Allah SWT. (15:53 WIB)
    45. Janganlah kamu kagum dengan segala keindahan ciptaannya, apalagi hanyut terhadap sesuatu yang melupakan Allah SWT, ketahuilah bahwa sejatinya itu adalah bentuk perumpamaan bagi hambanya yang berpikir. (15:55 WIB)
    46. Orang yang bersyukur dia tidak akan memikirkan apa yang terjadi esok hari, apa yang didapatkannya hari ini itulah pemberian Allah SWT kepadanya. (15:57 WIB)
    47. Orang yang banyak dzikir pasti sedikit mikir, dan orang yang banyak mikir pasti sedikit dzikir. (16:02 WIB)
    48. Hakikat orang yang mengetahui pertolongan Allah SWT adalah mereka yang bertakwa, dan tidaklah seseorang itu mendapatkan pertolongan dari Allah SWT apabila belum bertakwa. (16:04 WIB)
    49. Sungguh celaka orang yang sibuk dengan pemberianNya, dan sungguh beruntung orang yang sibuk dengan Allah SWT. (16:06 WIB)
    50. Rasulullah SAW bersabda: "Sesungguhnya Allah SWT mempunyai beberapa hamba yang diciptakannya untuk melayani kebutuhan manusia, Allah SWT telah bersumpah bahwa tidak akan menyiksa mereka dengan api neraka dihari kiamat kelak, mereka diatas mimbar dari cahaya dan bercakap dengan Allah SWT, sedang semua manusia lagi menghadapi perhitungan atas amal mereka." (16:09 WIB)
    51. Sesungguhnya dunia ini akan sirna, dan orang yang cinta dunia ini akan sirna imannya, maka keluarkanlah dunia dari hatimu yang dapat membinasakan. (16:10 WIB)
    52. Bila hati telah terbelenggu oleh dunia, maka akan susah terlepas dari belenggu tersebut dan dapat menambahkan cabang-cabang lainnya yang berupa kerakusan dan tidak akan pernah merasa cukup dengan apa yang dimilikinya. (16:11 WIB)
    53. Hakikat cukup itu adalah Allah SWT yang mencukupimu bukan kamu yang mencari kecukupan. (16:12 WIB)
    54. Imam Abdullah bin Alwi Al-Haddad telah merangkum sebuah doa yaitu: "Ya Kafi, Ya Mughni, Ya Fattah, Ya Razzaq." dimana Ya Kafi itu artinya adalah Yang Maha Mencukupi, Ya Mughni Yang Maha Kaya, Ya Fattah Yang Maha Membuka, Ya Razza Yang Maha memberi rezeki, dan barangsiapa yang telah dicukupi niscaya dia termasuk orang kaya, dan barangsiapa yang hatinya telah kaya terbukalah segala urusannya menjadi lapang dan mudah, kemudian diakhirkan bahwa apabila manusia itu sudah cukup, kaya, segala urusan mudah maka bersyukur bahwa itu adalah rezeki dari Allah SWT. (16:18 WIB)
    55. Apabila manusia itu selalu merasa cukup niscaya tidak akan peduli terhadap apa yang lebih, dan apabila manusia itu tidak pernah merasa cukup niscaya akan selalu mencari sesuatu selain Allah SWT. (16:20 WIB)
    56. Hawa nafsu itu keluar dari hati apabila ada rasa takut yang menggetarkan dan rasa rindu yang menggelisahkan didalam hati. (16:20 WIB)
    57. Selama manusia itu mencintai dunia niscaya mustahil manusia akan takut kepada Allah SWT, karena yang menjadi ketakutannya adalah takut menjadi miskin, bukan takut amalnya tidak diterima, takut tidak bisa masuk surga.  (16:21 WIB)
    58. Mustahil manusia itu akan merasakan rindu kepada Rasulullah SAW selama dihatinya masih menginginkan dunia, walaupun setiap hari mulutnya senantiasa menyebut nama Nabi Muhammad SAW. (16:22 WIB)
    59. Sejatinya manusia itu selalu takut akan rugi perniagaannya tetapi tidak takut akan kerugian dalam amal ibadah akhiratnya. (16:23 WIB)
    60. Barangsiapa yang ingin berubah nasibnya, maka rubahlah tabiatmu, dan mustahil manusia dapat merubah tabiat melainkan dia mendapatkan pertolongan dari Allah SWT. (16:24 WIB)
    61. Tidak akan manusia itu dapat menghilangkan kecintaan terhadap dunia, selama dihatinya masih tertancap pohon dunia, selama itu dipotong maka akan tumbuh lagi, maka cabutlah sampai akarnya. (16:25 WIB)
    62. Apabila manusia itu menganggap dunia ini sangat berarti pasti dia akan menganggap akhirat itu tidak berarti, bergitupun sebaliknya apabila akhirat ini dianggap sesuatu yang berarti niscaya dunia ini tidaklah berarti. (16:26 WIB)
    63. Dosa dapat mengingatkan karunia Allah SWT, kadang dosa menghampirimu agar dirimu mengetahui tentang karunia Allah SWT. (16:27 WIB)
    64. Barangsiapa yang mengetahui kebesaran Allah SWT niscaya dia melihat dunia ini sangatlah kecil. (16:28 WIB)
    65. Barangsiapa yang melihat dunia ini besar dan berarti niscaya dia akan menganggap Allah SWT itu kecil dan tidak berarti. (16:28 WIB)
    66. Orang yang kuat itu dia tidak membutuhkan apa-apa, dan termasuk orang yang lemah apabila menggantungkan segala urusannya kepada mahluk yang lainnya. (16:30 WIB)

Minggu, 11 November 2018 0 komentar

1 Rabiul Awal 1440 H (09 November 2018)

بسم الله الرّحمن الرّحيم

  1. Banyaknya orang yang datang menuntut ilmu adalah salah  niat, datang menuntut ilmu berharap untuk menjadi seperti gurunya. (13:44 WIB)
  2. Kemuliaan itu diletakkan kepada takwa yang penuh dengan ujian dan hinaan, maka di akhir zaman ini apabila kamu mencari Guru sejati, carilah guru yang banyak di fitnah oleh orang itulah tanda-tanda akan datangnya kemuliaan. (13:49 WIB)
  3. Barangsiapa yang menuntut ilmu bersedia menerima kehinaan dan kerendahan niscaya dia akan meraih kemuliaan.  (13:50 WIB)
  4. Sesungguhnya kedudukan habaib itu sangatlah tinggi, bahkan 1000 kyai apabila dibandingkan dengan 1 orang habaib yang tidak memiliki ilmu masih lebih tinggi kedudukan para cucu Rasulullah SAW. (13:52 WIB)
  5. Seorang ulama menjadi tinggi disebabkan memiliki sifat Rasulullah SAW, sedangkan para Habaib mereka memiliki zat Rasulullah SAW. (13:54 WIB)
  6. Apabila kamu ingin mendapatkan cinta Allah SWT dan Rasulullah SAW niscaya akan didatangkan dalam hidupmu semua manusia yang kamu benci, apabila kamu marah maka cintamu adalah dusta. (13:56 WIB)
  7. Manusia yang memiliki kecintaan terhadap Allah SWT dibersihkan hatinya dari sifat sangka buruk terhadap orang lain. (13:57 WIB)
  8. Janganlah engkau marah terhadap orang yang menipumu, ketahuilah bukankah dirimu juga menipu Allah SWT dalam setiap ibadah dan doamu, namun Allah SWT tetap memandang dirimu. (13:58 WIB)
  9. Manusia yang selalu memandang kebesaran Allah SWT dia senantiasa berdoa, bahkan apabila dia memandang keburukan dihadapannya, dia tetap bersangka baik dan berdoa memohonkan kebaikan atas keburukan yang ada dihadapannya. (14:01 WIB)
  10. Dizaman yang rusak ini apabila dirimu susah dalam mencari guru maka perbanyaklah bersholawat kepada Rasulullah SAW. (14:06 WIB)
  11. Ibadah seperti apapun mustahil kamu dapat berjumpa Rasulullah SAW tanpa melalui Sayyidina Ali bin Abi Thalib, karena beliaulah puncak dari ilmu. (14:13 WIB)
  12. Barangsiapa ingin cepat berjumpa dengan Rasulullah SAW hendaknya dia mendekat dengan para Habaib. (14:13 WIB)
  13. Berjumpa dengan Nabi Khidir adalah puncak dari semua ilmu, dan selalu disertai dengan sesuatu yang tidak kamu sukai, apabila hatimu marah niscaya kamu akan berakhir dengan su'ul khatimah karena telah menghina ilmu.  (14:16 WIB)
  14. Apabila manusia ingin berjumpa dengan Allah SWT janganlah kamu membawa dunia, karena dunia itu adalah sesuatu yang dibenci oleh Allah SWT. (14:17 WIB)
  15. Sesungguhnya yang menjadi wali itu bukanlah mereka yang banyak ibadahnya, melainkan mereka yang bergerak dan berjuang dijalan Allah SWT sehingga bermanfaat. (14:22 WIB)
  16. Sesungguhnya tidak akan pernah ada yang namanya bekas guru, yang ada hanyalah bekas murid. (14:29 WIB)
  17. Kehendak ikhlas dalam beramal adalah untuk mengagungkan Allah SWT, melaksanakan perintah Allah SWT, meraih balasan dan pahala dari Allah SWT, dan membersihkan hati dari segala kekotoran. (14:31 WIB)
  18. Sesungguhnya bentuk ikhlas itu adalah pemberian dari Allah SWT. Begitu pula cinta, manusia tidak akan bisa cinta kepada Allah SWT sebelum dia mendapatkan cinta itu sendiri dari Allah SWT. (14:32 WIB)
  19. Manusia yang memberi makan tetapi untuk kepentingan dirinya dan berharap sesuatu balasan, sesungguhnya itu bukanlah termasuk orang yang memberi makan melainkan dia memakan orang, karena hakikatnya orang memberi makan adalah dia mengetahui rasa lapar dan bentuk bersyukur atas apa yang dimakannya. (14:34 WIB)
  20. Segala sesuatu keajaiban yang dipamerkan dihadapan orang banyak sesungguhnya itu bukanlah karomah melainkan istidraj. (14:44 WIB)
  21. Makna Al-Fana adalah menampakkan keagungan dan kebesaran Allah SWT terhadap hambanya sehingga dapat melupakan dunia dan akhirat, lupa derajat, lupa keadaan, lupa kedudukan, lupa dzikir, bahkan lupa dari segalanya, lupa dirinya, bahkan lupa bahwa dirinya sedang lupa. (14:51 WIB)
  22. Al-Karim adalah apabila kemampuannya tidak diragukan lagi. Dia yang apabila berjanji, menepati janjinya, bila memberi ia melampaui batas harapan, tidak peduli berapa dan kepada siapa dia memberi dan tidak rela bila ada kebutuhan dia memohon kepada selain-Nya atau meminta pada orang lain. (15:05 WIB)
  23. Seorang hamba tidak akan sampai kepada hakikat tawadhu' kecuali dia mendapati seberkas sinar musyahada (kesaksian didalam hatinya). (15:09 WIB)
  24. Sesungguhnya bukanlah doa itu ditolak oleh Allah SWT, melainkan manusia itu masih melakukan sesuatu yang dilarang oleh Allah SWT. (15:14 WIB)
  25. Manusia yang beribadah puluhan tahun tetapi ternyata sia-sia apa yang dilakukannya disebabkan ibadahnya salah niat. (15:16 WIB)
  26. Barangsiapa yang dhahirnya menyebut Allah SWT tetapi hatinya menginginkan dunia sesungguhnya dia termasuk orang yang syirik, dan termasuk golongan orang yang syirik khofi. (15:16 WIB)
  27. Orang yang beriman dia tidak akan takut akan kematian, dan orang yang cerdas adalah orang yang banyak mengingat mati dan berbekal. (15:22 WIB)
  28. Rasulullah SAW bersabda: "Apabila kamu dalam keadaan junub, lantas ingin makan dan minum berwudhulah." (15:23 WIB)
  29. Habib Zein bin Ibrahim Smith berkata: Barangsiapa yang makan dan minum dalam keadaan tidak berwudhu atau junub, maka itu akan menutup rezeki. (15:24 WIB)
  30. Barangsiapa yang memakan makanan halal, lalu dia memakannya dalam keadaan suci, niscaya makanan itu akan menjadi penguat dirinya dalam beribadah kepada Allah SWT. (15:25 WIB)
  31. Riwayat dari Abu Hurairah r.a bahwasanya Rasulullah SAW bersabda: "Apakah kalian lemas menyetubuhi istri kalian pada setiap hari Jum’at? Karena menyetubuhi istri saat itu mendapat dua pahala yaitu pahala mandinya sendiri dan pahala menyebabkan istri mandi (karena disetubuhi). (15:32 WIB)
  32. Bila kamu ingin terang hatimu dari cahaya Allah SWT hendaknya banyak bertafakkur tentang ciptaan-Nya. (15:37 WIB)
  33. Mustahil manusia itu tafakkur sebelum dia berdzikir. Dan dzikir adalah sesuatu yang dapat melupakan segala sesuatu selain kepada Allah SWT. (15:39 WIB)
  34. Orang yang sakit tidak segera diobati maka semakin parah penyakitnya, membiarkan penyakit juga akan menambah cabang penyakit lainnya, sehingga tidak ada pengobatan dan hanya menunggu mati, begitu juga penyakit hati dan pikiran yang disebabkan kecintaan terhadap dunia. (15:42 WIB)
  35. Tanamlah keberadaanmu ditempat yang sepi dan tersembunyi, karena setiap benih yang tidak ditanam tidak akan mampu tumbuh dan berbuah. (15:55 WIB)
  36. Selain Allah SWT adalah kegelapan, sedangkan alam ini semuanya gelap sedangkan yang meneranginya adalah Allah SWT Yang Maha Benar. (16:06 WIB)
  37. Apabila kamu hendak bertamu niatkanlah dirimu karena Allah SWT, yaitu membawa berita gembira atau peringatan. Niscaya setiap orang akan mencintaimu dan memimpikanmu. (16:14 WIB)
  38. Sungguh heran manusia itu berdagang selalu menghitung kerugian dan keuntungannya, tetapi tidak pernah menghitung kerugian dan keuntungan dari amalnya, bahkan dia membiarkan terus menerus dirinya dalam kerugian. (16:19 WIB)
  39. Hitunglah amalmu sebelum dihitung amalmu oleh malaikat, dan persiapkanlah bekal untuk menghadap Allah SWT, itulah orang yang cerdas dan beruntung. (16:19 WIB)
  40. Manusia yang cerdas setiap gerakannya adalah mengingat kepada Allah SWT. (16:20 WIB)
  41. Andai Allah SWT memberikan rezeki dua yaitu makanan dan dzikir, niscaya aku akan memilih dzikir sebagai rezekiku, karena banyaknya manusia lalai terhadap Tuhannya disebabkan makanan, sedangkan dzikir selalu mengingat-Nya. Dan ketahuilah makanan itu banyak mendatangkan penyakit dan dzikir itu mendatangkan kebahagiaan. (16:22 WIB)
  42. Kosongkanlah perutmu apabila kamu hendak ingin berdzikir kepada Allah SWT, dan ketahuilah satu makanan itu membawa penyakit dan menambahkan keinginan pada manusia, apalagi makanan itu haram maka semakin merusak instrumen yang ada pada dirinya. (16:23 WIB)
  43. Tidak ada manusia yang tidak berdosa, maka manusia yang beriman adalah bukan bagaimana dia menghapus dosanya, melainkan mengimbanginya dengan menambah amal ibadah dan berharap Allah SWT mencurahkan rahmat kepada dirinya. (16:26 WIB)
  44. Amal itu sesuai dengan apa yang kamu lakukan semasa hidupmu, sehingga saat meninggal kamu akan memetik apa yang telah kamu tanam. (16:29 WIB)
Kamis, 08 November 2018 0 komentar

Gallery Foto Habib Muhammad bin Husein Al-Idrus (Habin Neon, Ampel - Surabaya)

بسم الله الرّحمن الرّحيم

Habib Muhammad bin Husein Al-Idrus (Habib Neon, Ampel - Surabaya)

Habib Muhammad bin Husein Al-Idrus (Habib Neon, Ampel - Surabaya)
Habib Muhammad bin Husein Al-Idrus (Habib Neon, Ampel - Surabaya)
Al-Habib Muhammad bin Husein Al-Idrus (Habib Neon - Surabaya)

Habib Neon (Ampel - Surabaya)



Makam Habib Muhammad bin Husein Al-Idrus

Makam Habib Neon Di Pegirian




 
;